MANAGED BY:
SENIN
01 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 28 November 2019 12:49
Dua Pembakar Lahan Divonis Berbeda
Karhutla di Kalteng beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Dua hari terakhir, dua perkara kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya. Sama-sama beragendakan putusan. Dua terdakwa, dua vonis berbeda dijatuhkan majelis hakim.

Pertama, sidang atas nama terdakwa Puji Rohman. Pria paruh baya itu divonis 1 bulan kurungan penjara oleh majelis hakikm yang diketuai Zulkifli. Naik 2 bulan kurungan penjara dari tuntutan jaksa penuntut umum.

Puji sendiri diduga menyebabkan kebakaran meluas. Dilakukan dua kali, pertama 15 Agustus dan 17 Agustus lalu. Ketika itu membersihkan ilalang dan semak belukar tanah pekarangan seluas kurang lebih 5x10 m2 di Jalan Gurame II, Palangka Raya dan kembali mengumpulkannya untuk dibakar menggunakan korek api. Sekira 30 menit kemudian tiba-tiba datang petugas kepolisian dan menegur terdakwa untuk mematikan api yang membakar ilalang dan daun daun kering tersebutdan saat dilakukan pemeriksaan ditemukan satu buah korek api gas dan sebilah sabit yang dibawa oleh terdakwa.

Terdakwa kedua yang disidang adalah Syahbira alias Bira. Dia menerima vonis penjara selama 5 bulan karena terbukti melakukan pembakaran lahan di Jalan Keranggan XXI, Kelurahan Tanjung Pinang ,Palangka Raya.

“Menyatakan terdakwa Syahbira secara sah terbukti bersalah dan dipidana kurungan penjara selama 5 bulan di potong masa selama penahanan,” demikian bunyi putusan dari majelis hakim yang dibacakan ketua majelis hakim Alfon, Rabu (27/11).

Dalam pertimbangannya majelis hakim sependapat dengan dakwaan dari JPU yang beranggapan terdakwa Syahbira bersalah melanggar dakwaan sekunder yaitu pasal187-1 KUHPidana terkait sengaja melakukan pembakaran.

Selain menghukum terdakwa dengan pidana penjara,hakim juga dalam vonisnya memutuskan seluruh barang bukti bekas bakaran berupa batang kayu dan akar kayu yang ditemukan di lokasi kebakaran dirampas negara untuk dimusnahkan.

Vonis yang di jatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut Syahbira dengan pidana penjara selama 8 bulan.(*sja/ram)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers