MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 13 November 2019 10:19
Budaya Manugal Bisa Saja Punah, Ini Penyebab-Penyebabnya...
Budaya Manugal masih dilestarikan oleh masyarakat di Batara, salah satunya oleh warga Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru. (ANTON UNTUK KALTENG POS)

PROKAL.CO,

MUARA TEWEH-Bulan November tahun ini, merupakan kesempatan yang tepat bagi peladang untuk melakukan penanaman benih padi. Budaya Kearifan lokal yang masih dilestarikan, terlihat masyarakat berbondong-bondong saling bahu-membahu gotong royong melakukan serangkaian proses penanaman.

Andri Maulana (22), pemuda Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru mengatakan bahwa berladang secara tradisional seperti ini sudah dilakukan sejak nenek moyang mereka. Bahkan, ini merupakan rutinitas tahunan yang sarat akan nilai budaya, yang harus  dilestarikan.

"Sejak dulu kalau berladang ketika musim tanam, pasti dilakukan dengan bergotong royong. Selain mengajarkan makna kebersamaan dalam bermasyarakat, budaya berladang juga mengenalkan kita dengan varietas padi dan tanaman lokal yang kita miliki," jelasnya.

Gotong royong tanpa pamrih sudah menjadi kebiasaan warga Kabupaten Batara. Ketika musim tanam, masyarakat saling gotong royong dan bagi-bagi tugas. Ada yang membuat lubang tanam menggunakan kayu tundang dan ada yang memasukan benih padi ke dalam lubang yang sudah dibuat tersebut.

"Manugal bahasa kami di sini pasti dilakukan oleh banyak orang. Jika tidak pernah ikut manugal berarti bukan orang Dayak asli," tuturnya sambil tersenyum.

Namun, akhir-akhir ini. Andri merasa khawatir, tradisi yang sudah dilakukan sejak berabad-abad tahun lamanya. Kemungkinan besar akan punah dan tersisa hanyalah kenangan. Kenapa demikian, diungkapkan oleh Andri bahwa banyak saudara-saudara mereka saat membuka ladang ditangkap oleh aparat, bagaikan teroris dengan alih-alih tuduhan membakar hutan.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 24 September 2020 10:49

Banjir di Kasongan Telan Korban Jiwa

KASONGAN-Bencana banjir di wilayah Kabupaten Katingan tahun ini tak hanya…

Sabtu, 27 Juni 2020 10:06

PT BEK Dituntut Berlaku Adil

MUARA TEWEH-Beberapa perwakilan warga Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten…

Kamis, 25 Juni 2020 12:34

MUI Kota Dukung Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mendapat dukungan untuk maju kembali…

Sabtu, 20 Juni 2020 12:06

Satu Karyawan Perusahaan Ini Positif Covid-19

TAMIANG LAYANG-Seorang karyawan PT Saptaindra Sejati (SIS) terkonfirmasi positif Covid…

Rabu, 17 Juni 2020 13:44

Jalur Ditutup, Pedagang Plaza Beringin Berunjuk Rasa

Para pedagang Plaza Beringin Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar…

Rabu, 17 Juni 2020 10:02

Polemik PT SRE, Besok Pemkab Buat Keputusan

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah melayangkan panggilan mediasi…

Senin, 15 Juni 2020 11:34

Positif Covid-19 di Barito Timur Bertambah

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Kabupaten Barito…

Senin, 15 Juni 2020 11:33

Satu Terjangkit, Semua Kepala Sekolah Di-Rapid Test Lagi

MUARA TEWEH-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barito Utara akan melakukan…

Minggu, 14 Juni 2020 11:21

Permudah Koneksi ke Lumbung Pangan Baru, Bangun Jembatan

PALANGKA RAYA-Proyek pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok…

Kamis, 11 Juni 2020 13:33

Penipu Rp300 Juta Ditangkap

KUALA KAPUAS-Resmob Polres Kapuas dan unit Reskrim Polsek Kapuas Murung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers