MANAGED BY:
SELASA
10 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 13 November 2019 10:19
Budaya Manugal Bisa Saja Punah, Ini Penyebab-Penyebabnya...
Budaya Manugal masih dilestarikan oleh masyarakat di Batara, salah satunya oleh warga Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru. (ANTON UNTUK KALTENG POS)

PROKAL.CO, MUARA TEWEH-Bulan November tahun ini, merupakan kesempatan yang tepat bagi peladang untuk melakukan penanaman benih padi. Budaya Kearifan lokal yang masih dilestarikan, terlihat masyarakat berbondong-bondong saling bahu-membahu gotong royong melakukan serangkaian proses penanaman.

Andri Maulana (22), pemuda Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru mengatakan bahwa berladang secara tradisional seperti ini sudah dilakukan sejak nenek moyang mereka. Bahkan, ini merupakan rutinitas tahunan yang sarat akan nilai budaya, yang harus  dilestarikan.

"Sejak dulu kalau berladang ketika musim tanam, pasti dilakukan dengan bergotong royong. Selain mengajarkan makna kebersamaan dalam bermasyarakat, budaya berladang juga mengenalkan kita dengan varietas padi dan tanaman lokal yang kita miliki," jelasnya.

Gotong royong tanpa pamrih sudah menjadi kebiasaan warga Kabupaten Batara. Ketika musim tanam, masyarakat saling gotong royong dan bagi-bagi tugas. Ada yang membuat lubang tanam menggunakan kayu tundang dan ada yang memasukan benih padi ke dalam lubang yang sudah dibuat tersebut.

"Manugal bahasa kami di sini pasti dilakukan oleh banyak orang. Jika tidak pernah ikut manugal berarti bukan orang Dayak asli," tuturnya sambil tersenyum.

Namun, akhir-akhir ini. Andri merasa khawatir, tradisi yang sudah dilakukan sejak berabad-abad tahun lamanya. Kemungkinan besar akan punah dan tersisa hanyalah kenangan. Kenapa demikian, diungkapkan oleh Andri bahwa banyak saudara-saudara mereka saat membuka ladang ditangkap oleh aparat, bagaikan teroris dengan alih-alih tuduhan membakar hutan.

"Sebenarnya, oknum saja yang melakukan pembakaran sampai merambat ke wilayah lahan yang lain. Kalau memang benar-benar peladang, tidak mungkin akan merambat karena secara teknis para peladang sudah menggunakan cara yang aman dengan memperhatikan lingkungan sekitar" ujarnya.(adl/ram)


BACA JUGA

Senin, 09 Desember 2019 10:27

Hilang 3 Hari, Jasad Siswa SD Itu Ditemukan Tanpa Kepala

KASONGAN-Setelah dinyatakan hilang selama tiga hari, seorang murid SD Tumabang…

Selasa, 03 Desember 2019 10:06

GEGER..!! Ada Mayat Tergeletak di Atap Rumah

PALANGKA RAYA - Warga Jalan Talenta Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya,…

Selasa, 03 Desember 2019 10:03

Kasus HIV/AIDS, Sudah 9 Orang yang Meninggal

PURUK CAHU-Penderita HIV/Aids di Kabupaten Murung Raya (Mura) meningkat setiap…

Senin, 02 Desember 2019 13:36

Warga Ketakutan..!! Buaya Lapar Masih Meneror

SAMPIT - Kemunculan buaya di Desa Palangan Kecamatan Kota Besi, Kotawaringin…

Senin, 02 Desember 2019 13:34

Alasan Ini, Polisi Hentikan Kasus Perselingkuhan Pejabat

KASONGAN - Kasus dugaan perselingkuhan dan penggerebekan terhadap oknum pejabat Kepala…

Minggu, 01 Desember 2019 11:53
Pascaterbakar, Siswa-Siswi SMA Karya Menumpang Belajar di SMP Pancasila /// Sub

“Fasilitas Belajar Ludes Semua, tapi Tidak dengan Semangat Kami”

Peserta didik SMP dan SMA Karya berusaha membuang jauh-jauh ingatan…

Jumat, 29 November 2019 10:58

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Dituntut 7 Tahun Penjara

NANGA BULIK-Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten…

Jumat, 29 November 2019 10:55

Petaka Rombongan Pelayat, Mobil Laju Kencang, 3 Orang Tewas, 10 Terluka

KASONGAN-Teriakan histeris dan jerit tangis pecah dari penumpang mobil Toyota…

Kamis, 28 November 2019 12:47

KOK BISA ..!! PUPR Tebang Pohon, Lalu Menimpa Pasutri

KUALA PEMBUANG-Tidak menyangka. Itulah yang dirasakan oleh pasangan suami istri…

Senin, 25 November 2019 12:04

Gara-Gara Rokok Yudi Tenggelam

SAMPIT-Seorang pemuda Yudi (20) diduga didorong hingga tenggelam di Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.