MANAGED BY:
JUMAT
10 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 05 November 2019 13:07
Ribet Pakai Ambulans, Terpaksa Bawa Jenazah Pakai Pikap
Jenazah Abi dibawa menggunakan pikap menuju TPU Jalan Talawang Raya, Kelurahan Tanjung Pinang, kemarin (4/11). Remaja tersebut meninggal dunia karena tenggelam saat berenang bersama temannya. (AINUR ROFIQ/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Seorang remaja ditemukan tewas di bekas galian di Jalan Talawang Raya, Kelurahan Tanjung Pinang, kemarin siang (4/11). Abi (17) tenggelam ketika mandi bersama dua orang temannya.

Jenazah Abi langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Karanggan XX, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut. Tak sempat dibawa ke rumah sakit atau puskesmas.

Sore harinya, jenazah dibawa ke tempat pemakaman umum (TPU) Jalan Talawang Raya. Jaraknya sekitar dua kilometer. Mirisnya, jenazah hanya dibawa menggunakan pikap yang biasa digunakan untuk mengangkut kayu dan pasir.

Di atas pikap itu, tampak kedua orang tua, adik, dan kerabat turut memegang keranda. Wanita paruh baya berbaju putih sesekali mengeluarkan air mata.

“Saya sudah sering mengantarkan jenazah menggunakan pikap, jika ada tetangga sekitar yang meninggal dunia,” katanya.

Kenapa melakukan hal demikian? Menurut Edi, warga sekitar merasa ribet jika hendak menggunakan jasa ambulans. Ada banyak urusan yang mesti diselesaikan. Bahkan bisa memperlambat pengantaran jenazah.

Sebenarnya kelurahan memiliki mobil ambulans. Akan tetapi warga merasa terlalu rumit dalam prosesnya, harus laporan dahulu, mengurus ini dan itu. Karena itulah banyak yang memilih menggunakan pikap untuk menghemat waktu,” ungkapnya.

“Karena kami bertindak secara kekeluargaan. Jika ada warga yang meninggal dunia, biasanya kami menggunakan pikap milik tetangga. Bahkan kami juga pernah membawa jenazah hanya dengan berjalan kaki. Sebenarnya ambulans ada, tapi ya itulah (prosesnya ribet). Kami bertindak secara kekeluargaan,” timpal Abdul Karisno, warga yang turut melayat.

Menanggapi hal itu, Lurah Tanjung Pinang Fitriadi mengatakan, pihak Kelurahan Tanjung Pinang telah menyediakan fasilitas ambulans bagi warga yang meningga dunia. Pihaknya siap untuk memfasilitasi jika ada warga yang melapor ingin menggunakan ambulans.

“Dari pihak keluarga tidak melapor, saya juga baru tahu bahwa jenazah diantar menggunakan pikap. Padahal pihak Kelurahan Tanjung Pinang sudah menyediakan ambulans di Masjid Al Azhar, Jalan Bengaris. Itu peruntukan bagi semua warga yang masuk dalam wilayah Kelurahan Tanjung Pinang. Fasilitas ambulans itu gratis, tanpa dipungut biaya,” jelasnya saat dikonfirmasi Kalteng Pos per telepon. (*oiq/ce/ram)


BACA JUGA

Rabu, 08 April 2020 13:36

Tiga Orang Klaster Gowa Asal Batara Dirujuk ke RSDS

Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah terus meminta Tim Gugus…

Senin, 06 April 2020 10:08

Digerebek dan Digeledah, Polisi Temukan Senpi dan Peluru

TAMIANG LAYANG- Muis, warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah,…

Minggu, 05 April 2020 11:58

Biarkan Kambing Keliaran, Pemiliknya pun Diadili

NANGA BULIK - Meski sedang ada pandemi Covid-19, proses sidang di Pengadilan…

Minggu, 05 April 2020 11:46

Positif Covid-19 di Kobar Bertambah 1 Orang

PANGKALAN BUN - Setelah dilakukan pemeriksaan serta hasil laboratorium di BBLK…

Sabtu, 04 April 2020 11:55

Jangan Coba-Coba Lari dari Pemeriksaan..!! Bakal Dikejar sampai Dapat

MUARA TEWEH - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19…

Senin, 30 Maret 2020 10:24

CEK LOKASINYA..!! Ini Sebaran Virus Corona di Kobar

PANGKALAN BUN - Hingga Sabtu (28/3) sekitar pukul 15.00 WIB, sebanyak…

Senin, 30 Maret 2020 10:16

Bripka Dodi Temukan Bocah Ini di Dasar Kolam Bekas Galian, Begini Kondisinya

PALANGKA RAYA - Setelah dilakukan pencarian dan penyisiran di kolam…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:09

ASN Katingan Bolak-balik ke Palangka Raya..? Kendaraan Dinas Bakal Disita

KASONGAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan akan mengambil tindakan tegas terhadap aparatur…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:05

Pasar Dibuka Terbatas Hanya 4 Jam Per Hari

PURUK CAHU - Harga gula melambung di tengah pandemi virus corona…

Kamis, 26 Maret 2020 13:34

Kapuas Masuk Kategori Zona Hijau Covid-19

KUALA KAPUAS – Dalam upaya pencegahan dan antisipasi menghadapi penyebaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers