MANAGED BY:
KAMIS
23 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 21 Oktober 2019 10:36
Melihat Kegigihan Bidan Rezki Fauzianti di Pedalaman Kotim
Cinta Profesi dan Terus Ingin Mengabdi
PERTOLONGAN: Rezki Fauzianti (kerudung) di Sungai Mentaya saat merujuk pasien yang akan melahirkan di Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Antang Kalang, belum lama ini. DOK PRIBADI REZKI UNTUK KALTENG POS

PROKAL.CO, Rezki Fauzianti sangat mencintai profesinya sebagai bidan. Sudah sejak lima tahun lalu, lulusan Akbid Muhammadiyah Sampit tahun 2012 ini mengabadikan diri dan membantu masyarakat Kecamatan Antang Kalang, Kotawaringin Timur (Kotim).

 

TASRIFINOOR, Sampit

LIMA tahun berada di pedalaman Kotim sebagai bidan tentu tidak mudah. Meski statusnya hanya sebagai tenaga kontrak daerah, tidak menyurutkan semangat Rezki membantu sesama. Apalagi dengan keterbatasan saran dan prasara serta berbagai hal. Rezki Fauzianti tetap menjalani profesinya dengan tulus dengan berbagai pengalaman menegangkan hingga unik.

Anak pertama dari dua bersaudara ini mengaku sangat mencintai profesinya sebagai bidan dan terus ingin mengabdikan diri kepada masyarakat. Dia betah berada di pedalaman di wilayah Utara Kecamatan Antang Kalang.

“Saat ini sudah susah mencari kerja dan terpenting lagi saya sangat menikmati dengan pekerjaaan yang saya lakukan ini,” ujarnya kepada Kalteng Pos, Minggu (20/10).

Dia bercerita, tinggal di pedalaman tidaklah mudah, namun dia senang bisa membantu warga sekitar. Dia menceritakan pernah membantu salah satu pasien yang ingin melahirkan di Desa Tumbang Gagu. Untuk menuju desa itu hanya bisa di lalui melalui jalur sungai. Banyak riamnya. Tidak ada jalan darat yang tembus.

“Saya terpaksa menggunakan jasa kelotok untuk membawa pasien itu ke Puskesmas Antang Kalang meski dengan kondisi riamnya banyak,” ujarnya.

Ketika itu ada masalah pada mesin perahu. Padahal itu malam hari, gelap, dan ada riam. “Masih banyak hal yang sulit untuk disebutkan. Itu semua saya lakukan untuk tetap melayani masyarakat di sana,” paparnya.

Dia menggunakan jasa perahu harus dengan sistem carteran. Biayanya bisa sampai Rp7 jutaan. “Namun itu semua pemerintah yang membayarnya menggunakan Jaminan Persalinan atau (Jampersal). Alhamdulillah bantuan itu cukup dan sangat membantu masyarakat yang tidak mampu,” tuturnya.

Dia juga pernah membantu persalinan di dalam mobil saat menuju Kota Sampit. “Namun itu pernah terjadi satu kali saja. Namun itu merupakan pengalaman yang tidak pernah saya lupakan seumur hidup saya,” terangnya. (*)


BACA JUGA

Kamis, 23 Januari 2020 14:35

Cek Disini..!! Ini Jadwal Pelaksaaan Tes SKD CPNS di Kalteng

PALANGKA RAYA-Pelaksanaan tes kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil…

Kamis, 23 Januari 2020 13:48

WADUH..!! Jembatan Tumbang Samba Terancam Diportal

“Kami Juga Akan Melakukan Upaya Hukum untuk Memperjuangkan Hak-Hak Kami”…

Kamis, 23 Januari 2020 12:46

Kasus Demam di Pulpis Akibat Virus Japanese Encephalitis...??

PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng tidak berani memastikan…

Kamis, 23 Januari 2020 12:44

ISTIMEWA NIH..!! Taman Nasional Sebangau Bakal Dikunjungi Raja dan Ratu Belanda

PALANGKA RAYA- Camat Sebangau, Teguh mendampingi Sekretaris daerah Kalteng, Komandan…

Kamis, 23 Januari 2020 12:25

Di Tahanan, Terdakwa Pembakar Lahan yang Sudah Kai-Kai Itu Mengaku Gemetaran

MUARA TEWEH-Tak pernah terpikirkan sebelumnya, hari-hari pada masa tuanya dilalui…

Kamis, 23 Januari 2020 11:06

KASIHAN..!! 5 Peladang Divonis 5 Bulan Penjara dan Denda Rp50 Juta

NANGA BULIK - Dewis, hanya bisa duduk pasrah menyaksikan suaminya duduk di…

Rabu, 22 Januari 2020 13:42

Sepuluh Pemda CAT CPNS Mandiri

PALANGKA RAYA-Pelaksanaan tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di…

Rabu, 22 Januari 2020 01:15

Temuan Rp 12 M di Bank Kalteng, Kata Gubernur Sedang Diproses OJK, Ini Harus Dituntaskan

PALANGKA RAYA - Temuan Rp 12 Miliar di Bank Kalteng…

Selasa, 21 Januari 2020 11:20

Gubernur Minta Tuntaskan Soal Temuan Uang Rp 12 M di Bank Kalteng

“Nanti kami akan klarifikasi, yang pasti kami konsolidasi dengan komisaris…

Selasa, 21 Januari 2020 10:28

RAJA TEGA..!! Dicekoki "Banyu Bungul" Dulu, Lalu 5 Pria Ini "Gilir" 2 Gadis

TAMIANG LAYANG-Lima pelaku tindak pidana asusila berinisial ASM (22), KIP…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers