MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 03 Oktober 2019 13:26
TAK ADA SOLUSI..!! Harga Elpiji Masih Mahal
Selama setengah tahun terakhir ini, harga gas elpiji bersubsidi 3 kg di Batara masih lebih tinggi dari HET. (FADLI/KALTENG POS)

PROKAL.CO,

MUARA TEWEH-Sejak bulan Maret 2019 hingga sekarang, terkesan tidak ada solusi untuk masyarakat terkait masalah harga gas elpiji bersubsidi 3 kg yang masih tinggi di tingkat pengencer ataupun di pangkalan yang ada di Batara, khususnya wilayah kota Muara Teweh. Pasalnya, hampir setengah tahun lamanya, harga gas elpiji meroket dibanding harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemkab. Kondisi ini, membuat rakyat menjerit.

Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co) mengecek harga di salah satu agen gas elpiji bersubsidi 3 kg yang berada di simpang Dermaga, Jalan Yetro Sinseng Muara Teweh. Pihak PT Cahaya Barito Migas, Taufik hanya menjelaskan bahwa gas melon ini jumlahnya masih mengalami kekurangan.

"Ada sekitar 30 pangkalan milik saya yang tersebar di beberapa desa dan kelurahan, dan itu selalu kurang. Kalau harga di agen sekitar Rp17 ribu saja," jelasnya.

Sementara, masyarakat kota Muara Teweh yang tinggal di Jalan Persemaian Kelurahan Lanjas, Melki mengatakan, belum lama ini ia membeli gas elpiji 3 kg di warung yang berada kawasan perumahannya. Kata dia, harganya mencapai Rp40 ribu. “Masih mending kalau di situ (Pangkalan/eceren sebelumnya, red) Rp30 ribu saja, coba di daerah kami, saya kemarin (baru-baru ini, red) beli Rp40 ribu,” ujarnya.

Sementara, Dinas Disperindagsar Kabupaten Batara saat dikonfirmasi melalui Kabid Perdagangan Juni Rantetampang mengatakan, pihaknya masih berencana akan segara turun lapangan, melakukan tindakan tegas bagi agen atau pangkalan yang masih menetapkan harga di atas harga HET.

“Memang kami akui belum, mereka belum mengikuti sesuai HET. Oleh karena itu ke depan mungkin kita lakukan tindakan-tindakan yang lebih. Karena HET nya sudah kita sampaikan dan kita minta untuk mengikuti HET itu. Kalau juga masih belum mau mengikuti itu tindakannya akan lebih tegas lagi,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 27 Juni 2020 10:06

PT BEK Dituntut Berlaku Adil

MUARA TEWEH-Beberapa perwakilan warga Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten…

Kamis, 25 Juni 2020 12:34

MUI Kota Dukung Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mendapat dukungan untuk maju kembali…

Sabtu, 20 Juni 2020 12:06

Satu Karyawan Perusahaan Ini Positif Covid-19

TAMIANG LAYANG-Seorang karyawan PT Saptaindra Sejati (SIS) terkonfirmasi positif Covid…

Rabu, 17 Juni 2020 13:44

Jalur Ditutup, Pedagang Plaza Beringin Berunjuk Rasa

Para pedagang Plaza Beringin Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar…

Rabu, 17 Juni 2020 10:02

Polemik PT SRE, Besok Pemkab Buat Keputusan

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah melayangkan panggilan mediasi…

Senin, 15 Juni 2020 11:34

Positif Covid-19 di Barito Timur Bertambah

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Kabupaten Barito…

Senin, 15 Juni 2020 11:33

Satu Terjangkit, Semua Kepala Sekolah Di-Rapid Test Lagi

MUARA TEWEH-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barito Utara akan melakukan…

Minggu, 14 Juni 2020 11:21

Permudah Koneksi ke Lumbung Pangan Baru, Bangun Jembatan

PALANGKA RAYA-Proyek pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok…

Kamis, 11 Juni 2020 13:33

Penipu Rp300 Juta Ditangkap

KUALA KAPUAS-Resmob Polres Kapuas dan unit Reskrim Polsek Kapuas Murung…

Kamis, 11 Juni 2020 13:30

Pasien PDP Meninggal, Istri Diisolasi

Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial RS (63), warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers