MANAGED BY:
MINGGU
17 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

OLAHRAGA

Rabu, 25 September 2019 10:37
Kecewa, Suporter Beri Kritikan
PROTES : Dua Suporter Kalteng Putra masing-masing meluapkan kekecewaan, baik untuk manajemen dan juga beberapa hasil pertandingan.DENAR/KALTENG POS

NYANYIAN chants kesan sindiran kepada manajemen Kalteng Putra terdengar menyeruak di tribun timur Stadion Tuah Pahoe, kala memasuki menit akhir pertandingan Kalteng putra menjamu PSIS Semarang, kemarin (24/9).

Hasil laga kandang yang diperoleh Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng Putra, tentu kurang memuaskan pendukung setianya. Ya, Kalteng Mania dan Pasus 1970 yang memberikan kobaran semangat sepanjang 90 menit pertandingan, tak membuahkan hasil yang diinginkan. Tim besutan pelatih Wesley Gomes de Oliveira ini, harus saling berbagi poin lantaran bermain imbang kemarin.

Tentu hasil minor ini, mengakibat tim kebanggaan kedua supoter itu harus menghuni zona degradasi dengan hanya mengumpulkan 19 poin. Kondisi tersebut membuat Pasus 1970 dan Kalteng Mania meluapkan kekecewaannya usai laga kemarin.

Dari dalam lapangan, sekelompok suporter melakukan aksi protes terkait kepemimpinan wasit dengan membentangkan spanduk.

“Ini ada apa, saat di kandang gol dianulir wasit. Padahal posisi pemain onside. Ini ada apa dengan wasit Liga 1,” ungkap koordinator Pasus 1970 , Bahrianoor dengan kecewa.

Bukan hanya itu, dari hasil laga away di Lampung, Bahri juga beranggapan adanya kejanggalan keputusan wasit yang memimpin. Mulai dari separuh pemain diganjar kartu kuning hingga dengan keputusan penalti. Dirinya juga geram, mendengar tim Kalteng Putra I Gede Sukadana mengalami insiden pemukulan oleh oknum Satpol PP.

”Jelas tidak ada kontak badan kok diberi penalty. Satpol PP yang mengamankan juga turut memukul pemain kita,” cetusnya.

Besar harapannya kepada pemain untuk bisa melupakan hal tersebut dan fokus pada pertandingan selanjutnya.

“Baik tim dan manajemen harus bisa bangkit. Karena kita sudah berada di zona degradasi,” imbuhnya.

Berbeda dengan Kalteng Mania yang meluapkan kekecewaan dan meminta manajemen serius menangani tim. Rasa kecewa ini dipicu dari lepasnya beberapa pemain yang dianggap berkontribusi banyak kepada tim.

“Kenapa pemain bagus malah dilepas. Terlepas atittudenya tapi dia bermain bagus kok malah dilepas. Kita tidak mengatakan pemain baru kurang bagus, namun butuh waktu untuk mereka beradaptasi dengan pemain-pemain yang ada,” tegas koordinator suporter Kalteng Mania, Ahmad Syarif kepada Kalteng Pos tadi malam.

Dia meminta kepada manajemen tim untuk lebih serius menangani Kalteng Putra.

”Jangan main-main, kita ini sudah di Liga 1. Jangan sampai hanya numpang lewat saja karena hal bisnis semata,” tambahnya. (ena/hen)


BACA JUGA

Kamis, 10 Oktober 2013 13:46

Warga Minta Dana Sewa dan Makan

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA - </strong>Warga korban kebakaran di daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers