MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 22 September 2019 09:48
Sudah Ribuan Warga yang Terpapar ISPA
ilustrasi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti Syamsul menyebutkan, jumlah penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada September minggu kedua tercatat sebanyak 3.394 orang. Angka ini mengalami kenaikan 495 orang dari minggu pertama September yang hanya 2.899 orang.

Sesuai instruksi Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran untuk melakukan upaya-upaya selama berstatus tanggap darurat ini seperti penguatan jejaring layanan kesehatan antara Dinkes Kalteng, kabupaten/kota, RSt dan kantor kesehatan pelabuhan.

“Kami juga membentuk Emergency Mobile Team (EMT) yang memberikan pelayanan kesehatan kepada petugas lapangan dan penduduk sekitar yang terdampak. Total warga masyarakat yang telah dilayani sejak Agustus sampai saat ini berjumlah 2.400 orang,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, sudah dibangun ruang sehat dengan fasilitas oksigen di 194 tempat se-Kalteng baik yang berlokasi. Rinciannya, 159 buah di puskesmas, 20 buah di  rumah sakit dan 15 buah ruang lain yang dimanfaatkan.

Terhadap instruksi dari gubernur terhadap pembebasan biaya bagi pasien terdampak tidak melalui prosdur, cukup datang dan akan dilayani secara gratis. Penggratisan ini akan berlangsung selama kabut asap di Kalteng masih berlangsung.

“Kami juga siap melakukan evaluasi bagi masyarakat yang memang membutuhkan penanganan untuk dilakukan evakuasi, tapi sampai saat ini belum ada permintaan,”tegasnya.

Nantinya, lanjut Suyuti, jika memang perlu dilakukan evakuasi maka akan diungsikan ke RSUD dr Doris Sylvanus, jika tidak mencukupi maka bisa di Hotel Dandang Tingang. “Evakuasi bagi masyarakat yang mungkin rumahnya terkepung asap dan perlu penanganan,” ucapnya.

Sementara itu, terkait dana, pihaknya menyebut menggunakan dana tidak terduga. Sampai saat ini pun tidak ada bantuan dari korporasi bahkan terhadap pendistribusian logistik. “Tidak ada bantuan dari korporasi, baik itu dana maupun logistik,” katanya.

Suyuti juga menyebutkan, terhadap pihak ketiga yang ingin membangun fasilitas kesehatan agar berkoordinaasi dengan Dinkes Kalteng. Tetapi, sampai saat ini tenaga kesehatan sudah cukup untuk menangani dampak karhutla ini.

Sementara itu, Plt Direktur RS dr Doris Sylvanus Yayu Indriaty menyebutkan, tren pasien di Doris mengalami kenaikan tiga kali lipat dari Agustus. Terdiri dari penderita ISPA, asma, PPOK dan lainnya.

“Saat ini sudah ada 613 pasien di Doris terkait ini,” tegasnya. Yayu menyebutkan, golongan usia yang paling banyak terdampak kabut asap yakni ISPA berada di usia 0-5 tahun. Sedangkan pasien lainnya banyak juga yang sebelumnya memiliki riwayat kronis lainnya.

“Tetapi memang asap ini berpengaruh terhadap penyakitnya,” kata Yayu.(abw/ram)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers