MANAGED BY:
MINGGU
12 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 19 September 2019 09:31
Berton-ton Garam Sudah Disemai di Awan, Berdoalah Hujan Turun...
Petugas dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dibantu TNI AU siap menyemai garam. (FOTO : DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA- Petugas dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dibantu TNI AU sibuk dengan tugasnya masing-masing. Di bawah pesawat CN-295 AU, mereka berdiri melingkar. Salah satu dari mereka mengutak-atik ponsel pintar. Berkoordinasi. Menunggu kepastian dimulainya penerbangan.

Petugas lain menenteng plastik putih berisi garam. Memasukkan ke dalam tabung berbentuk kerucut berbahan logam.

Tak lama kemudian, pesawat berwarna hijau gelap itu terbang. Menyemai garam di langit Kalteng. Kemarin (18/9), menjadi hari kedua proses penyemaian. Sudah tiga ton zat higroskopis atau seperti garam dapur (NaCl) dan CaCl2 yang disemai pada bibit awan yang berpotensi turun hujan. Lokasi bibit awan yang disemai yakni di atas wilayah Kabupaten Barsel, Kapuas, dan Pulang Pisau.

Diberitakan Kaltengpost.co.di, garam-garam berbentuk butiran halus dengan diameter 10-50 mikron itu, diharapkan akan membentuk titik-titik uap air dan membantu turunnya hujan.

Teknologi modifikasi cuaca (TMC) diprediksi bisa berhasil. Berdasarkan perkiraan cuaca yang diterima, tidak ada gangguan yang bisa menggagalkan upaya modifikasi cuaca ini. Satu hal yang dikhawatirkan adalah adanya tiupan angin kencang yang berpotensi menggagalkan upaya itu.

“Keberhasilan tergantung kondisi alam. Salah satunya adalah angin. Apabila angin bertiup kencang, maka otomatis akan membuyarkan garam di awan. Hujan pun tidak dapat terwujud,” kata Koodinator Lapangan BPPT Perwakilan Kalteng Fikri Nur Muhammad kepada Kalteng Pos, di posko udara Bandar Udara (Bandara) Tjilik Riwut.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 11 Juli 2020 11:28

Cara Mereka yang Menolak Menyerah di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam kesempitan ada kesempatan. Tentu bagi siapa saja yang jeli.…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:18

Warga Zona Merah Masih Takut Di-Rapid Test

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya…

Jumat, 10 Juli 2020 14:18

Food Estate di Kalteng, Cegah Ancaman Krisis Pangan

“Jika dalam negeri kekurangan pangan maka akan disuplai dari sini…

Kamis, 09 Juli 2020 15:01

Selamat Datang Pak Jokowi, Program Food Estate, Masyarakat Dayak Dilibatkan

PALANGKA RAYA-Kedatangan Presiden RI Joko Widodo disambut baik oleh sejumlah…

Kamis, 09 Juli 2020 14:54

NPHD Pilkada Cair 100 Persen

PALANGKA RAYA-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng 2020 dipastikan tidak…

Kamis, 09 Juli 2020 14:53

PAD Kalteng di Atas Lima Puluh Persen

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng terus berupaya meningkatkan pendapatan asli…

Kamis, 09 Juli 2020 14:51

Raperda Belum Bisa Jadi Acuan

Raperda Pengendalian Kebakaran Lahan Kalteng sudah disetujui antara eksekutif dan…

Kamis, 09 Juli 2020 14:49

Peladang Tradisional Belum Aman

PALANGKA RAYA-Raperda Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian Kebakaran Lahan sudah…

Rabu, 08 Juli 2020 14:01

Royalti Pertambangan Kalteng Capai Target Nasional

PALANGKA RAYA-Selama masa kepemimpinannya, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui…

Rabu, 08 Juli 2020 14:00

Raperda Pengendalian Kebakaran Lahan, Satu Desa Diizinkan Bakar 20 Hektare selama 1 Hari

PALANGKA RAYA-Eksekutif dan legislatif akhirnya menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers