MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 18 September 2019 13:58
Diduga Cemburu, Suami Tuduh Istri Selingkuh hingga Bakar Rumah

Pasutri Tewas Terpanggang

ilustrasi

PROKAL.CO, SAMPIT - Kebakaran rumah terjadi di Jalan Podang, RT 20/RW 04, Desa Gunung Makmur, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Senin (16/9) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Amukan si jago merah itu membuat warga sekitar geger. Karena selain menyebabkan 1 rumah ludes, satu pasangan suami istri (pasutri) penghuni rumah itu juga tewas terpanggang.

Salah satu warga berinisial SD yang kebetulan berkunjung ke desa tersebut mengaku melihat langsung kebakaran rumah itu. "Rumah keluarga saya tidak jauh dari rumah korban. Saat kejadian itu membuat warga heboh. Sebab rumah yang terbakar itu milik AR bersama istrinya YN berada di dalam rumah. Sedangkan kedua anaknya disuruh orang tuanya keluar rumah. Saat itu juga, AR membakar rumahnya setelah terlebih dahulu mengunci pintu rumah," kata SD kepada Kalteng Pos, Selasa (17/9).

Menurut SD, keluarga yang jadi korban kebakaran itu punya masalah. Diduga ada masalah kecemburuan antara AR dengan YN. "YN ini dituduh selingkuh. Sejak diketahui selingkuh inilah, pasangan suami istri ini sering bertengkar. Hal ini diketahui, jika keduanya bertengkar, tetangga yang jauh saja mendengar permasalahan tersebut," ungkapnya.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Antang Kalang Ipda Rino Heriyanto membenarkan ada pasangan suami istri tewas terpanggang dalam rumahnya yang terbakar di Desa Gunung Makmur.

“Korban yang terbakar itu adalah pasdang suami istri AR (39) dan YN (33). Salah satu saksi berinisial G yang pulang dari lading, melihat korban sudah terbakar dari arah belakang atau dapur. Api sudah membesar dan melahap atap rumah. Saat G ini mendengar suara minta tolong dari dalam rumah yang terbakar, kemudian G teriak minta tolong supaya tetangga mendengar dan memadamkan api," kata Rino kepada Kalteng Pos, Selasa (17/9).

Kapolsek menambahkan, setelah api padam, saksi G melihat dua mayat di tumpukan bangunan yang sudah terbakar. "Dugaan penyebab kebakaran dikarenakan korban AR membakar rumahnya sendiri,” ungkapnya.

Bangunan rumah milik AR terbuat dari kayu dan atap seng dengan ukuran 5 x 8 meter. "Api yang membakar rumah AR padam sekitar pukul 13.00 WIB. Mayat korban ditemukan di ruang tengah dan di dapur belakang rumah. Kedua pasangan suami istri ini meninggal dan tidak bisa dikenali lagi," akuinya.

Untuk mengungkap kebakaran rumah hingga menewaskan pasangan suami istri di Desa Gunung Makmur itu, polisi akan melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi. (rif/ens)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers