MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 15 September 2019 09:11
Sudah Dua Ribuan Warga Kena ISPA
ilustrasi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi ancaman nyata di kondisi kabut asap saat ini. Tiap hari kian bertambah jumlah penderitanya. Di semua daerah. Di Kalteng. Dalam sepekan atau minggu pertama bulan September, ada 2.364 orang terpapar ISPA.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Endang Sri Lestari kepada Kalteng Pos, Jumat (14/9). Meski, menurutnya, tidak dapat disimpulkan bahwa ISPA yang diderita masyarakat Kalteng semuanya dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kami tidak bisa mengatakan bahwa penderita ISPA ini dikarenakan asap karhutla, tetapi memang dampak asap ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyakit ISPA,”katanya.

ISPA menyasar orang berusia lanjut, dewasa sampai anak-anak. “Berdasarkan data di lapangan, yang paling banyak adalah anak-anak,”ungkapnya. Anak-anak rentan terkena ISPA. Sedangkan untuk orang dewasa yang terkena ISPA adalah mereka yang memiliki potensi atau riwayat penyakit asma,"ucapnya.

Dijelaskan Endang, dampak dari pada asap karhutla untuk jangka pendek memang hanya ISPA. Tetapi, dampak ini akan berakibat ke jangka panjang seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

"Untuk gangguan penyakit dalam, asap ini hanya akan berakibat pada ISPA. Mungkin  dalam hitungan bulan, atau tahun akan berpotensi menimbulkan PPOK,"jelasnya.

Selanjutnya, akibat asap ini nantinya juga akan berdampak pada kanker, tetapi perlu diingat harus melalui penelitian. Sedangkan untuk dampak luar tubuh seperti ke mata dan kulit. 

"Perlu juga menggunakan kacamata untuk menghindari asap sampai ke mata, kemudian bagi pemadam juga harus memperhatikan keselataman kulit karena dapat mengakibatkan alergi,"pungkasnya. (nue/abw/*oiq/*sja/ram)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers