MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 15 September 2019 09:06
Kabut Asap Menebal, Gubernur Keluarkan Instruksi, Liburkan Siswa
Petugas PLN berusaha memadamkan kebakaran yang terjadi dekat tiang SUTT di daerah Kalampangan, kemarin sore (13/9). (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Beberapa wilayah di Kalteng masih diselimuti asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Oleh karena itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor; 188.5/741/BU perihal pelaksanakan proses pembelajaran satuan pendidikan jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK,/SLB.

Instruksi itu dikeluarkan pada 13 September. Inti dari instruksi tersebut yakni penetapan libur sekolah disesuaikan kondisi kabut asap di wilayah kabupaten/kota masing-masing.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri pun membenarkan adanya instruksi gubernur, dengan poin-poin ketentuan berdasarkan yang telah tertuang dalam instruksi itu. “Iya, instruksi itu benar. Diharapkan dapat dijalankan sesuai ketentuan pada surat itu,” katanya saat dikonfirmasi Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co).

Instruksi tersebut memuat lima ketentuan. Pertama, melakukan langkah-langkah perlindungan keselamatan bagi para peserta didik. Sehubungan dengan kondisi kabut asap yang sangat tidak sehat akibat karhutla, maka ditetapkanlah libur sekolah. Kedua, penetapan libur sekolah disesuaikan dengan kondisi kabut asap di wilayah kabupaten/kota masing-masing.

Ketiga, selama sekolah diliburkan, para guru mesti memberi tugas pekerjaan rumah bagi para peserta didik. Keempat, apabila kondisi kabut asap atau kualitas udara di wilayah masing-masing kembali normal, maka proses belajar mengajar diaktifkan kembali. Kelima, wajib melaporkan langkah-langkah yang telah ditetapkan dalam kesempatan pertama.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Slamet Winaryo mengatakan, dalam menerapkan instruksi gubernur, pihaknya telah berkoordinasi dengan Disdik Kota Palangka Raya maupun Dinas Pendidikan kabupaten se-Kalteng.

“Saat ini standar ISPU di kabupaten/kota se-Kalteng berada pada kualitas udara tidak sehat. Untuk itu kami sepakat mengundurkan jam masuk dan mempercepat jam pulang sekolah bagi peserta didik,” katanya saat dikonformasi, kemarin.

Pengunduran jam masuk dan percepatan jam pulang ini sudah diterapkan beberapa waktu lalu di daerah-daerah yang terdampak asap. Nanti, lanjutnya, apabila kondisi tertentu dengan kualitas udara benar-benar tidak sehat, maka aktivitas belajar mengajar di sekolah diliburkan.

“Penetapan libur itu berdasarkan pengamatan ISPU dan juga kepekatan udara di wilayah masing-masing,” tegasnya. Slamet menambahkan, hingga hari Minggu pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi asap yang menyelimuti beberapa wilayah. Apabila, lanjutnya, keadaan asap semakin berbahaya, maka akan diambil kebijakan meliburkan sekolah.

“Jika memang Minggu (besok, red) kondisi asap membahayakan, maka pada Senin nanti akan kami adakan pertemuan untuk mengambil kebijakan,” singkatnya.

Instruksi gubernur yang telah dikeluarkan akan dijadikan sebagai acuan untuk membuat kebijakan.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya Sahdin Hasan mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi keadaan dan kondisi asap selama dua hari ke depan. Sebab, terdapat sejumlah sekolah yang menerapkan full day school.

“Tentunya kami akan jalankan intrusksi tersebut, sambil melihat perkembangan kualitas udara dan kabut asap di kota ini selama dua hari ke depan,” ujarnya saat dikonfirmasi Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), kemarin. 

Sahdin menambahkan, mengacu pada instruksi tersebut, maka apabila kualitas udara di suatu wilayah sudah sangat tak sehat, sekolah bisa langsung mengambil kebijakan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar.(abw/ari/*sja/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers