MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 13 September 2019 12:00
Karhutla Menjadi-Jadi, Sumber Air Jauh, Pemprov Pusing
Lahan di jalan lingkar luar Mahir Mahar kembali terbakar, kemarin (12/9). Api yang merembet mendekati rumah warga, akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan Damkar. (DENAR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin menjadi-jadi. Kabut asap semakin pekat. Peningkatan jumlah luas lahan terbakar tak terkendali. Total ada 7.349 hektare yang ludes terbakar. Palangka Raya menjadi wilayah dengan jumlah tertinggi yakni seluas 1.870,25 hektare. Menyusul Kotim 1.755, 88 hektare dan Seruyan 1.064,9 hektare.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng pun dibuat pusing. Pemadaman melalui darat sudah tak mampu membendung si jago merah. Pemadaman udara menjadi hal yang mungkin untuk mempercepat pemadaman di lahan yang sulit dijangkau.

Rencananya, pemprov akan meminta pemerintah pusat untuk menambah unit helikopter. Saat ini, ada enam unit helikopter water bombing dan dua unit helikopter patroli yang mengudara di langit Bumi Tambun Bungai.

Untuk diketahui, terhitung hingga 11 September, total ada 8.149 kali bom air yang sudah dilakukan. Meski demikian, belum cukup memadamkan kebakaran lahan.

“Kami sudah mengusulkan tambahan empat unit helikopter water bombing untuk membantu pemadaman,” kata Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, (12/9).

Saat ini tercatat delapan helikopter yang bekerja di Kalteng. Satu unit helikopter water bombing dan satu helikopter patroli ditempatkan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Dua unit helikopter water bombing disiagakan di Bandara H Asan Sampit. Sementara tiga unit helikopter water bombing lagi stand by di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. 

Berdasarkan hasil pengecekan, lokasi kebakaran yan terjadi saat ini jauh dari akses jalan dan sungai. Beberapa waktu lalu, pemprov sudah mendapatkan tambahan helikopter. Akan tetapi, yang diberikan adalah helikopter patroli, bukan helikopter untuk bom air.(abw/nue/*oiq/ce/ram)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers