MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 11 September 2019 15:36
Sugianto Gerak Cepat, Datang Pertama Melamar ke PDIP
Sugianto Sabran secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran calon gubernur 2020 dan diterima oleh Ketua DPD PDIP Kalteng Arton S Dohong, Sekretaris Sigit K Yunianto, Wakil Ketua Milo Emanual, dan Bendahara Wiyatno. (FOTO : ARJONI/KPC)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Menghadapi pemilihan gubernur (pilgub) Kalteng 2020 mendatang, dewan pimpinan daerah (DPD) telah membuka pendaftaran untuk calon gubernur dan wakil gubernur. Sehari usai waktu pendaftaran resmi dibuka, Sugianto Sabran menjadi orang pertama yang melamar ke partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Ia datang mengantarkan berkas pendaftaran ke Gedung DPD PDIP Kalteng, Jalan RTA Milono, Selasa pagi (10/9).

Sugianto Sabran mengakui, kedatangannyanya lebih awal melamar ke partai yang telah membesarkan namanya di kancah perpolitikan Bumi Tambun Bungai, lantaran tak ingin ketinggalan momen pada pemilihan gubernur, seperti yang pernah dialami pada pilkada periode sebelumnya. 

Kendati merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, gubernur periode 2016-2021 ini harus maju menggunakan perahu lain yaitu Gerindra, PAN, Demokrat, PKB, Golkar, dan PPP, karena tampil pada menit akhir pendaftaran pilgub kala itu. Oleh karena itu, sebagai petahana pada pertarungan pilgub Kalteng tahun 2020 mendatang, dirinya bergerak cepat agar menjadi orang pertama yang mendaftar di DPD PDIP Kalteng.

 “Saya datang diterima dengan sangat baik. Tentu dalam bertanding kami pernah merasakan hal itu, di mana karena keterlambatan saya mendaftar, maka tidak dapat menggunakan perahu partai sendiri,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia memilih datang lebih awal karena tak mau ketinggalan sebagaimana terjadi dahulu. Kali ini ia menjadi pelamar pertama. “Hari ini (kemarin pagi) saya menyatakan untuk maju menjadi bakal calon gubernur dari Partai PDIP, kendati keputusan selanjutnya adalah kewenangan DPP yang akan menentukan,” tegasnya.

Dirinya juga siap meyakinkan partai, agar bisa memenangkan pertarungan pilgub 2020 mendatang, dengan tetap menjadi petarung sejati dan menghadapi siapa pun lawan nanti. Ia juga menyambut positif kabar terkait majunya Ujang Iskandar, Nadalsyah, Abdul Razak, Arton S Dohong, Sigit K Yunianto, Willy M Yoseph, Habib Ismail Bin Yahya, serta beberapa tokoh lainnya dalam pentas demokrasi lima tahunan ini.

 “Semua punya kesempatan yang sama. Mereka adalah orang-orang hebat di Kalteng yang memiliki segudang pengalaman yang membulatkan tekad untuk memajukan Kalteng,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Bahkan orang nomor satu di Kalteng ini mengajak kepada semua tokoh yang akan maju pada pilgub untuk bertarung secara sehat.

 “Kami juga sudah siap dengan baik. Karena kalau tidak siap, maka kami tidak akan datang dan mendaftar hari ini. Kami sudah pikirkan dan sudah pamit dengan orang tua dan keluarga. Mereka mendukung. Karena kekuatan pertama adalah keluarga. Begitu juga dengan partai,” bebernya. Sugianto pun mengatakan, apabila DPP menunjuk kader atau calon lain di luar dirinya, maka ia siap untuk menerima konsekuensi dengan berbagai pertimbangan yang dilakukan oleh DPP ke depan nanti.

Sebab PDIP tidak akan pernah melihat dari sisi suku, agama, dan perbedaan lainnya. Semuanya dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Siapa pun yang akan ditunjuk nanti, harus siap.

 “Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, kami siap untuk mencalonkan diri pada pilgub mendatang. Kepada calon lain juga harus pertimbangkan 3,5 tahun menjabat,” ungkapnya.

Siapa pun yang akan menjadi calon wakil nanti, akan menunggu arahan partai. Tidak menutup kemungkinan dari kader sendiri, karena PDIP merupakan partai yang sangat solid. Sejauh ini PDIP belum mengantongi nama calon yang dipersiapkan. Untuk posisi wakil pun perlu arahan dan petunjuk Ketua Umum PDIP Hj Megawati Soekarno Putri. Dari sekian banyak kader PDIP, semua dinilai siap untuk menjadi calon gubernur maupun calon wakil gubernur.

 “Kalau sudah diperintahkan, maka siapa pun yang ditunjuk, harus siap. Termasuk saya. Karena kader PDIP merupakan petarung,” tegasnya.

Selain ke PDIP, Sugianto juga belum berkomunikasi dengan partai lain. Secara teknis, calon gubernur bersangkutan yang akan berkomunikasi dengan DPP dan DPD terkait strategi yang akan dimainkan.  “Jika semua strategi berjalan baik, maka pendekatan-pendekatan mungkin boleh dilakukan ke depan,” tuturnya.

Mengenai adanya harapan agar gubernur tidak pecah kongsi dengan Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya, Sugianto menegaskan bahwa itu akan tergantung komunikasi dengan DPP nantinya.  “Saya mengajak semua pihak dan masyarakat Kalteng agar tetap membawa keteduhan. Hal yang baik disampaikan. Tidak perlu membuat situasi memanas,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Kalteng Arton S Dohong mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi mendaftarnya Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui perahu PDIP.  “Gubernur merupakan orang yang pertama kali mendaftar. Kader lain juga bisa mendaftar dan tidak menutup kemungkinan dari partai lain yang juga akan ikut mendaftar,” katanya.

Mantan Bupati Gunung Mas tersebut menjelaskan, siapa saja yang ditugaskan nanti merupakan kewenangan DPP. DPD akan menerima siapa saja yang mendaftar.  “Karena memang diinstruksikan oleh DPP. Kami hanya menerima dan seleksi berkas. Jika ada berkas yang kurang lengkap, akan dikomunikasikan. Saya juga bisa mendaftar di ruangan ini,” pungkasnya lagi.

Secara teknis, dengan posisinya sebagai incumbent atau petahana, gubernur dinilai lebih berpeluang. Jika hasil survei tinggi, maka akan menjadi bahan pertimbangan untuk menjadi calon gubernur.

 “Calon wakil bisa saja terjadi atas usul bakal calon. Bisa juga atas penugasan partai. Karena itu, kader yang diusung harus menang,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Arton pun menyampaikan bahwa DPD PDIP Kalteng sangat berbahagia karena gubernur sebagai kader partai mendaftarkan diri sebagai bakal calon. Sebagai kader, tentu akan selalu siap kapan dan di mana pun ditugaskan. Semua akan diberlakukan sama. Tak ada prioritas.

 “Kami merupakan petugas partai yang diminta untuk berjuang bersama rakyat untuk memberikan visi misi PDIP sesuai pesan Ir Soekarno, yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berbudaya di bidang budaya,” tutupnya.

 

HENDRA LESMANA SEBUT SUGIANTO PANTAS DUA PERIODE

H Hendra Lesmana menyatakan pandangan politiknya secara personal terkait pilgub mendatang. Menurutnya, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran pantas diberi kesempatan untuk memimpin provinsi ini satu periode lagi.

Pandangan Hendra yang saat ini menjabat Bupati Lamandau itu, bukanlah tanpa alasan. Ada dasar kuat sehingga ia berani menyatakan Sugianto Sabran pantas memimpin provinsi yang berjuluk Bumi Tambun Bungai ini untuk periode kedua.

Pertama, kata Hendra, melihat kinerja Gubernur Suginto Sabran selama empat tahun terakhir ini. Hendra melihat adanya komitmen dan konsistensi untuk membangun Kalimantan Tengah secara serius di berbagai bidang, baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, olahraga, dan sebagainya.

"Jika bicara Kalimantan, pasti orang melihat barometer pembangunan adanya hanya di Kaltim (Kalimantan Timur). Dan itu penilaian lama. Karena sejak beliau (Sugianto Sabran) yang pimpin, justru Kalteng kerap menjadi daerah yang juga diperhitungkan secara nasional," kata Hendra kepada awak media, Selasa (10/9).

Hendra juga menyebut, banyak akselerasi dan fondasi pembangunan yang telah diletakkan Gubernur Sugianto Sabran melalui berbagai program Kalteng BERKAH-nya. Sehingga tidaklah 'fair' dan tidaklah logis jika fondasi yang telah diletakkan secara baik itu tidak diselesikan tuntas.

"Memang sehebat apa pun akselerasi pembangunan, pasti ada saja yang merasa tidak puas. Itu pasti. Namun yang terpenting, jangan sampai ritme pembangunan Kalteng yang sudah baik ini, justru terhambat hanya karena ingin coba-coba berganti pimpinan," imbuhnya.

Hendra yang saat ini juga merupakan ketua DPD Partai Golkar Lamandau, mengaku telah mantap mendukung Sugianto Sabran. Bukan karena hubungan kekeluargaan semata, tapi melalui pertimbangan-pertimbangan yang matang, termasuk pertimbangan kemaslahatan. Misalnya, potensi dan upaya Sugianto Sabran dalam mewujudkan percepatan pembangunan Kalteng selama ini terasa nyata.

"Beliau adalah kepala daerah yang progresif, berorientasi pada hasil (pembangunan), dan memiliki terobosan-terobosan yang solutif. Artinya, beliau merupakan pemimpin yang dibutuhkan Kalteng saat ini dan lima tahun ke depan," tegas Hendra.

Disinggung perihal dukungan partai, Hendra sepenuhnya menyerahkan mekanisme dan prosedur berjalan sebagaimana mestinya. Hendra meyakini jika arah politik Partai Golkar pun merupakan pengejawantahan suara rakyat. Tidaklah mungkin berjudi untuk melepas sumber daya potensial yang sedang berusaha mewujudkan hadirnya kesejahteraan untuk masyarakat Kalteng saat ini dan masa akan datang. (nue/*cho/ce/ala)


BACA JUGA

Minggu, 17 November 2019 14:00

RAMPOK KENA BATUNYA..!! Perampok Bos Sarang Walet Bonyok Dihajar Dimassa, 1 Tewas

PANGKALAN BUN-Nasib sial menghampiri lima orang perampok. Niatnya merampok barang…

Rabu, 13 November 2019 10:21

ASTAGAA..!! Bocah Dibawah Umur Disetubuhi di Teras Sekolah

BUNTOK-Anggota Polsek Dusun Selatan (Dusel) mengamankan MS, remaja berusia 15…

Rabu, 13 November 2019 10:16

Banyak Pejuang Asal Kalteng yang Tak Terdata

PALANGKA RAYA-Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalteng H Sudarsono mendorong…

Rabu, 13 November 2019 10:15

Jika Ribut Terus, Gubernur Akan Ambil Alih KONI

PALANGKA RAYA-Setiap berganti periode kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)…

Sabtu, 09 November 2019 12:47

Soal Pendaftaran CPNS Pemprov, Ini Penjelasan BKD Kalteng, SABAR AJA..!!

PALANGKA RAYA-Masyarakat yang menunggu penerimaan serta rincian formasi calon pegawai…

Selasa, 05 November 2019 11:59

WOW BANYAK JUGA..!! Duit Rp 100 Miliar untuk Beli Alat Cegah Karhutla

Tahun 2020, Kalteng diprediksi akan mengalami kekeringan melebihi tahun ini.…

Senin, 04 November 2019 13:40

Bupati Ini Sarankan Warganya Punya 5 Anak

KASONGAN–Dalam rangka meningkatkan jumlah penduduk di Kabupaten Katingan. Seluruh warga…

Senin, 04 November 2019 12:56

Lempar Botol, Gubernur Akhirnya Minta Maaf

PALANGKA RAYA- Buntut insiden di sela-sela pertandingan Kalteng Putra melawan…

Minggu, 03 November 2019 10:41

Soal Lempar Botol ke Bench, Begini Penjelasan Gubernur Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA- Cemohan datang dari setiap sudat lapangan kepada wasit…

Minggu, 03 November 2019 10:17

Kemarau Berakhir, Puncak Hujan Diperkirakan Desember

PALANGKA RAYA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*