MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 03 September 2019 10:24
SADIS..!! Dibuat Mabuk, Disembelih, Lalu Dimutilasi
Detang memperlihatkan kepala sapinya yang telah dipotong pencuri pada Minggu malam (1/9). (SENDRI UNTUK KALTENG POS)

PROKAL.CO, PULANG PISAU-Peternak sapi di Kabupaten Pulang Pisau harus waspada. Pasalnya komplotan pencuri sapi tengah bergentayangan. Bahkan dalam melakukan aksinya, kawanan pencuri sapi ini terbilang sadis.

Sebelum membawa kabur barang curiannya, pelaku terlebih dahulu memotong sapi dan selanjutnya dimutilasi untuk memudahkan membawa barang curian tersebut. Ini seperti yang terjadi di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Minggu malam (1/9).

Dalam kejadian itu, Detang (55) harus kehilangan dua ekor sapi, karena telah dimutilasi oleh pelaku. Namun tidak semua anggota tubuh sapi itu diangkut pelaku. Dua kepala sapi dan satu paha dilempar pelaku dari lokasi kejadian. Detang mengaku, sapi-sapi miliknya memang dilepas di bawah Jembatan Tumbang Nusa untuk mencari makan. “Ada yang merawat. Ilik yang mengelola sapi-sapi saya,” kata Detang.

Dia mengaku mendapatkan kabar sapinya telah dicuri orang setelah ditelepon Ilik, Minggu (1/9) sekira pukul 22.12 WIB. “Setelah saya kenali talinya, benar itu sapi saya,” ungkap dia.

Dia mengungkapkan, dari penuturan warga yang sempat melihat ada mobil Innova yang diduga digunakan pelaku ke lokasi kejadian. “Untuk dua ekor sapi, kerugian saya sekitar Rp30 juta lebih,” ucapnya.

Sementara itu, Ilik mengaku dirinya hanya menemukan dua kepala dan satu kaki yang dilemparkan pelaku di sekitaran Desa Pilang. Dia mengaku, sebelumnya dirinya ada melihat orang mancing dan seperti gelandangan. “Tetapi saya tidak menghiraukan. Ternyata dia itu mengincar sapi. Sebenarnya, setiap orang yang datang, baik orang mancing atau sedang apapun di lokasi saya tanya,” ujar Ilik.

Dia juga menduga, pelaku memberikan obat agar sapi-sapi itu mabuk dan mudah untuk dipotong dan kemudian diangkut ke mobil. (art/ami)


BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers