MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 02 September 2019 12:46
Ayah Tega Bunuh Anak Sendiri
EMOSI..!! Pisau Dilempar, Jleeebbb..!! Menembus Jantung Si Sulung
Mardi mengaku khilaf karena sudah merenggut nyawa anak kandung saya sendiri. (FOTO : AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Emosi negatif muncul tiba-tiba dan tak bisa dibendung Mardi. Dibayar dengan hilangnya nyawa. Mata pisau sang ayah menembus jantung anaknya sendiri, ES, yang masih berusia 15 tahun. Si sulung itu berlumuran darah. Akhirnya tewas. Nyawanya tak terselamatkan. Meski tindakan medis sudah diberikan.

Peristiwa penganiayaan di lingkungan keluarga berujung tewasnya pelajar kelas IX itu terjadi Sabtu sore (31/8). Baru tercium petugas beberapa jam kemudian. Anggota Polsek Sebangau dan Polres Palangka Raya mendatangi rumah duka di Gang Kenanga I, Jalan Manunggal, Kelurahan Kalampangan.

“Jenazah memang sempat disemayamkan. Kami (polisi, red) mendapat laporan jika ada yang meninggal karena luka tusuk. Untuk keperluan penyelidikan, kami memutuskan membawa jenazah untuk keperluan outopsi,” ucap Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, kemarin (1/9).

Sang ayah sempat berusaha menutup rapat fakta kejadian. Tak ingin mengaku jika ulahnya menyebakan anak sulung dari dua bersaudara itu terbunuh. Kepada awak media dan kepolisian, saat di kamar jenazah RSUD dr Doris Sylvanus, pria 37 tahun itu mengaku anaknya terjatuh.

Pria yang sehari-hari menjual sayur di pasar subuh itu menceritakan alur kejadian. Berawal ketika dirinya sedang mengupas kulit jagung bersama istrinya, Puryati. Kamudian menyuruh korban membeli makanan dan minuman ringan. Dibekali uang pecahan Rp100 ribu. Sampai di rumah, korban membawa susu kemasan Indomilk dan biskuit merek Biskuat.

Susu kemasan itu diberikan kepada adiknya berinisial DN (5). Akan tetapi, balita itu juga menginginkan biskuit yang ada di tangan kakaknya. Terjadilah perkelahian kecil dan kejar-kejaran antara keduanya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:43

Fakultas Kedokteran UPR Masih Kekurangan SDM Pengajar

PALANGKA RAYA -Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Palangka Raya (UPR) menjadi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:41

Tunjangan dan Insentif Dokter Selalu Lancar

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalteng dr Mikko Uriamapas Ludjen…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:39

Menumpuk di Kota, 24 Puskesmas Tak Punya Dokter

PALANGKA RAYA- Setiap 24 Oktober dirayakan sebagai Hari Dokter Nasional.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:36

Cerita dr Djono Koesanto selama Mengabdi di Tanah Borneo

Dokter Djono Koesanto memiliki pengabdian yang luar biasa pada bidang…

Jumat, 09 Oktober 2020 14:17
Presiden Jokowi Tinjau Percontohan Kawasan Food Estate Kalteng

Garap Food Estate dengan Teknologi Canggih

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan lapangan ke Desa Belanti Siam,…

Kamis, 08 Oktober 2020 12:36

Lion Air Berpenumpang 123 Orang Mendarat Darurat

PALANGKA RAYA-Pesawat Lion Air Boeing 737-900ER dengan rute penerbangan dari…

Kamis, 08 Oktober 2020 12:32

Di Kalteng, Kampanye Tatap Muka Masih Dominan

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalteng menilai sejauh ini…

Selasa, 29 September 2020 10:38

Muhamad Aditia, Memberi Semangat Teman dan Guru lewat Lagu

Penonton begitu menghayati ketika Muhamad Aditia menyanyi. Tak sedikit yang…

Minggu, 27 September 2020 13:11

Buka Food Estate di Gumas, Petani Lokal Punya Peran

PALANGKA RAYA-Lumbung pangan bukan hanya di wilayah Kabupaten Kapuas dan…

Minggu, 27 September 2020 09:56

Cerita Mereka yang Bekerja di Balik Persiapan Pelaksanaan Megaproyek Food Estate

 Andai tiada aral, megaproyek food estate akan meluncur pekan pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers