MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 21 Agustus 2019 12:09
Korban Disetubuhi Lalu Direkam
ilustrasi

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS- Sungguh miris nasib salah seorang gadis desa, sebut saja Melati (17) di salah satu desa di Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas. Dara muda ini harus batal bertunangan karena pernah dicabuli dan direkam oleh Ja. "Setelah mendapatkan laporan, kami berhasil membekuk terlapor untuk proses hukum lebih lanjut," ungkap Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kapolsek Kapuas Murung Iptu Subandi.

Kapolsek menambahkan, barang bukti diamankan satu lembar celana dalam, satu lembar daster, dan satu buah BH. "Terlapor dijerat tindak pidana persetubuhan dengan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan ke-2 atas UU RI Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," jelasnya.

Kejadian bermula pada suatu hari di bulan Juli 2019 di rumah kakek korban. Sekitar pukul 18.30 WIB, terlapor yang pernah berpacaran dengan korban ini bertanya kepada korban melalui chat WhatsApp tentang posisi korban, dan dijawab korban sedang di rumah kakeknya.

“Lalu terlapor bertanya kembali, "Apakah aku boleh ke rumah dan di rumah ada siapa saja?" dan dijawab korban "Ya boleh, aku sendiri saja di rumah." Sekitar jam 21.00 WIB terlapor mendatangi korban di rumah kakek korban,” lanjut dia.

Pada mulanya, tambahnya, terlapor dan korban ngobrol di ruang tamu sekitar pukul 22.00 WIB, terlapor mengajak korban untuk masuk ke kamar korban dan melakukan hubungan badan. Setelah melakukan hubungan badan tersebut, korban sempat tertidur. Pada saat terbangun korban melihat terlapor sedang merekam menggunakan telepon seluler milik terlapor, kemudian korban berusaha merebut dengan maksud ingin menghapus rekaman tersebut. “Namun terlapor menolak dengan alasan untuk kenang-kenangan,” tambah dia.

Sementara itu, pada hari Minggu tanggal 11 Agustus 2019 saat calon tunangan korban datang ke rumah korban, dan menunjukan video yang isinya korban sedang tidur dengan terlapor, akhirnya calon tunangan korban tersebut memutuskan hubungan dengan korban. “Atas kejadian tersebut, orang tua korban melapor ke Polsek Kapuas Murung guna proses lebih lanjut,” pungkasnya. (alh/ami)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*