MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 20 Agustus 2019 13:30
Penderita ISPA Naik 100 Persen, 64 Lokasi Karhutla, 5 Ditetapkan Tersangka

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Hujan deras mengguyur Kota PalangkaRaya tadi malam, diyakini mampu memadamkan karhutla dan menghilangkan kabut asap. Akan tetapi, akibat terpapar kabut asap beberapa pekan ini, jumlah penderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) meningkat 100 persen.

“Itu hasil sensus harian kami. Bulan Juni naik 100 persen dan Agustus juga naik 100 persen. Padahal bulan sebelumnya hanya terdata yang rawat jalan 34 pasien dan rawat inap 10 pasien,” kata Direktur RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, drg Yayu Indriyati, ketika diwawancarai awak media di gedung DPRD Kalteng, Senin (19/8).

Menurutnya, pasien penderita ISPA mengalami peningkatan cukup signifikan. Bahkan, pihaknya cukup terkejut dengan jumlah pasien berdasarkan data yang diterima.

“Jumlah penderita ISPA bukan hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa dan lansia,” beber mantan plt kepala Dinas Kesehatan Kalteng itu.

Hingga saat ini, jumlah pasien terdata mencapai 70 penderita ISPA, gabungan pasien rawat jalan dan rawat inap. Jika dibandingkan dengan bulan Juli, naik 100 persen.

Menyikapi perubahan kualitas udara akhir-akhir ini, Yayu meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan.

“Kalau ada faktor risiko terjadi dan mudah terdampak dari kabut asap, diharapkan untuk mengantisipasi dengan mengurangi kegiatan di luar rumah,” harapnya.

Selain harus mengonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, penggunaan vitamin dan obat-obat harus sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan.

“Begitu merasakan sesak napas, segeralah datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan, agar tidak berdampak buruk pada kesehatan,” harapnya.

RSUD Doris Sylvanus membuka rumah oksigen dengan menyediakan lima tempat tidur. Sudah beroperasi sejak seminggu yang lalu. Dibuka selama 24 jam untuk melayani pasien yang terkena dampak kabut asap. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi untuk pelayanan rumah oksigen di Dinas Sosial Kalteng, bandara, maupun beberapa tempat lainnya.

“Tim ambulans selalu berpatroli ke posko-posko untuk membantu pengobatan kesehatan bagi tenaga sukarelawan yang melakukan pemadaman api,” tuturnya.

LIMA TERSANGKA DARI TEMPAT BERBEDA

Sementara itu, dugaan pembakaran hutan dan lahan alias karhutla di Kota Palangka Raya terus diselidiki. Polres Palangka Raya menyegel 64 tempat kejadian perkara (TKP) dan menangkap 5 tersangka dari tempat berbeda.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap lokasi lahan yang telah disegel. Lima di antaranya dinaikkan status penyelidikan.

“Sebagian dari pelaku ini tertangkap tangan dan ada yang dari proses penyelidikan. Salah satu pelaku karhutla sedang berada di RSJ Kalawa Atei untuk diperiksa kondisi kejiwaaanya, karena setiap dimintai keterangan, jawabannya selalu berubah-ubah,” katanya, Senin (19/8).

Alasan para tersangka melakukan pembakaran karena disuruh pemilik tanah untuk melakukan pembersihan lahan. Ada yang dibersihkan untuk membangun rumah, sarang walet, dan lainnya.

Dalam proses penyelidikan terhadap 64 TKP tersebut, para pemilik tanah pun dipanggil untuk diminta keterangan.

“Kami terus melakukan sosialisasi sebagai upaya mencegahan dini. Akan tetapi, tindakan tegas tetap diberikan bagi siapa saja yang kedapatan membuka lahan dengan cara membakar,” ucap kapolres seraya mengatakan saat ini wilayah Sebangau terdeteksi rawan kebakaran. (nue/ndo/ce/abe)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 16:20

64 SUTT Terdampak Karhutla

Karhutla selain melumpuhkan penerbangan, transportasi darat, transportasi air, juga mulai…

Selasa, 17 September 2019 15:23

Bandara Lumpuh, Jalur Air Rawan

SAMPIT- Pemkab Kotim sudah menetapkan status tanggap darurat. Jarak pandang…

Selasa, 17 September 2019 15:17

Asap Kian Pekat, Layak Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA-Kondisi asap di Kota Palangka Raya dua hari beruturut-turut…

Senin, 16 September 2019 15:10

Kotim Naikkan Status Jadi Berbahaya, Palangka Raya Belum

BERBAHAYA. Begitu kategori kualitas udara di Kota Palangka Raya dan…

Senin, 16 September 2019 13:50

Tak Ada Lagi Ruang Bebas Asap, Jangan Menunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – Ancaman Presiden RI Joko Widodo terkait pemecatan…

Senin, 16 September 2019 12:13

Warga Kalteng Memburu Udara Segar

BATITA itu duduk di pangkuan ibunya. Didekap hangat. Perawat berusaha…

Senin, 16 September 2019 01:13

Kalimantan Ditutupi Asap, Penerbangan Lumpuh

PALANGKA RAYA - Kabut asap akibatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Senin, 16 September 2019 01:10

Wali Kota Minta Maaf ke Warga, Lapor ke Presiden Lewat Media Sosial

PALANGKA RAYA – Semakin parahnya kondisi kebakaran hutan dan lahan yang…

Senin, 16 September 2019 01:06

Mulai Senin Ini, Jam Masuk Kerja ASN Dimundurkan

PALANGKA RAYA – Setelah meniadakan proses belajar mengajar atau meliburkan sekolah,…

Minggu, 15 September 2019 09:13

Prediksi Pilgub Kalteng, Selain Dari Parpol ada 1 Independen

PALANGKA RAYA-Pengamat Politik Kota Palangka Raya Dr Jhon Retei Alfri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*