MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 19 Agustus 2019 12:23
Tiga Lahan Perusahaan di Kalteng Disegel, Pembakar Lahan Diamankan
Lahan di area Jalan Adonis Samad yang terbakar beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, pelaku yang membakar lahan tersebut masih diburu polisi. (AGUS PRAMONO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menyegel 19 lokasi lahan terbakar milik perusahaan pemegang konsesi. 3 perusahaan di Riau, 3 di Jambi, 10 di Kalbar, dan 3 di Kalteng.

Gemas dengan para pelaku karhutla, KLHK akan menggunakan semua instrumen hukum, mulai dari pidana, perdata, sanksi administrasi, hingga perampasan keuntungan perusahaan pelaku karhutla. 

Dirjen Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani meyakini, penyebab kebakaran hutan dan lahan, 99 persen diakibatkan oleh ulah manusia. Mulai dari yang iseng hingga yang sengaja ingin menghemat finansial saat pembukaan lahan.

“Penyebab lain karena faktor cuaca kering sehingga lahan gambut mudah terbakar,” jelasnya, dikutip dari Jawa Pos (Grup Kalteng Pos).

Jika terbukti melakukan itu, maka para pembakar hutan akan dijerat pasal berlapis. Yang pertama adalah UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Ada juga UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Kehutanan, dengan ancaman hukuman penjara mulai 10 hingga 15 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar. Kemudian UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.

Roy mengatakan, 110 surat peringatan telah dilayangkan kepada para pimpinan perusahaan pemegang konsesi. Penyelidikan terus dilakukan. Pimpinan perusahaan akan dipanggil dan akan dihukum jika terbukti bersalah.

Selain sanksi pidana, sanksi administrasi pun akan dikenakan, mulai dari penghentian hingga pencabutan izin.

“Jika terbukti perusahaan membakar dengan maksud meraih keuntungan finansial, maka negara juga berhak merampas keuntungan tersebut,” kata Roy.

Selama ini, kata Roy, perusahaan kerap mengelak ketika ditemukan kebakaran di wilayah yang menjadi tanggung jawab konsesinya. “Mereka berkelit dan mengatakan tidak membakar. Apinya lompat. Sekarang alasan semacam ini tidak akan kami terima. Tanggung jawab perusahaan penuh terhadap wilayah konsesinya,” jelasnya lagi.

Dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 32 Tahun 2018, kata Roy, dijelaskan bahwa perusahaan pemegang konsesi lahan gambut wajib memiliki regu pemadam kebakaran. Setiap 20 hektare lahan, wajib dijaga satu regu yang beranggotakan 15 orang dengan skill dan peralatan yang mumpuni.

Sementara itu, penyelidikan polisi terhadap pembakaran lahan membuahkan hasil. Polsek Pahandut menangkap pelaku yang diduga membakar lahan di Jalan Kranggan XXI, Kelurahan Tanjung Pinang pada 9 Agustus lalu. Pelaku berinisial SY ditangkap kemarin (18/8).

 “Penangkapan berdasarkan keterangan dari para saksi. Lahan yang dibakar berukuran 40x40 m2,” kata Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutaata. (old/jpg/ce/ram)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 16:20

64 SUTT Terdampak Karhutla

Karhutla selain melumpuhkan penerbangan, transportasi darat, transportasi air, juga mulai…

Selasa, 17 September 2019 15:23

Bandara Lumpuh, Jalur Air Rawan

SAMPIT- Pemkab Kotim sudah menetapkan status tanggap darurat. Jarak pandang…

Selasa, 17 September 2019 15:17

Asap Kian Pekat, Layak Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA-Kondisi asap di Kota Palangka Raya dua hari beruturut-turut…

Senin, 16 September 2019 15:10

Kotim Naikkan Status Jadi Berbahaya, Palangka Raya Belum

BERBAHAYA. Begitu kategori kualitas udara di Kota Palangka Raya dan…

Senin, 16 September 2019 13:50

Tak Ada Lagi Ruang Bebas Asap, Jangan Menunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – Ancaman Presiden RI Joko Widodo terkait pemecatan…

Senin, 16 September 2019 12:13

Warga Kalteng Memburu Udara Segar

BATITA itu duduk di pangkuan ibunya. Didekap hangat. Perawat berusaha…

Senin, 16 September 2019 01:13

Kalimantan Ditutupi Asap, Penerbangan Lumpuh

PALANGKA RAYA - Kabut asap akibatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Senin, 16 September 2019 01:10

Wali Kota Minta Maaf ke Warga, Lapor ke Presiden Lewat Media Sosial

PALANGKA RAYA – Semakin parahnya kondisi kebakaran hutan dan lahan yang…

Senin, 16 September 2019 01:06

Mulai Senin Ini, Jam Masuk Kerja ASN Dimundurkan

PALANGKA RAYA – Setelah meniadakan proses belajar mengajar atau meliburkan sekolah,…

Minggu, 15 September 2019 09:13

Prediksi Pilgub Kalteng, Selain Dari Parpol ada 1 Independen

PALANGKA RAYA-Pengamat Politik Kota Palangka Raya Dr Jhon Retei Alfri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*