MANAGED BY:
JUMAT
29 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 15 Agustus 2019 12:15
Tabrak Orang Lain Hingga 3 Tewas, Divonis 4 Bulan Penjara
Terdakwa AKP Mahmud saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya. (FOTO : HENI/KPC)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Majelis hakim menjatuhkan vonis 4 bulan penjara dan denda Rp1 juta dengan subsidair 2 bulan penjara, terhadap AKP Mahmud. Vonis itupun menimbulkan rasa ketidakpuasan. Salah satunya diungkapkan Yogi Sidabutar pacar dari Lamtio Simatupang salah satu korban yang meninggal dunia

"Ini kan 3 orang yang meninggal ditambah 1 lagi luka ringan. Sebenarnya saya juga luka, tetapi jaksa hanya memasukkan saya sebagai saksi bukan korban juga," kata Yogi kepada kaltengpos.co, Kamis (15/8).

Yogi yang saat kecelakaan maut tersebut berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga sebagai saksi dalam kasus tersebut, mengatakan, vonis tersebut menunjukan ketidakadilan dan ketimpangan.

"Yang meninggal ini kan bukan binatang, mereka ini manusia. Ini sangat murah sekali nyawa manusia seperti tidak ada artinya. Seandainya saya tidak melompat waktu itu pasti nyawa saya juga sudah hilang," pungkasnya

Ia mengungkapkan, untuk sikap selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan keluarga korban. Karena kasus tersebut adalah menghilangkan nyawa orang lain, bukan penamparan, penggelapan atau lainnya.

Walaupun pihak keluarga sudah menandatangani surat perdamaian ujar Yogi. Tetapi bukan berarti keluarga korban menginginkan hukuman ringan kepada penabrak.

"Apakah dengan berdamai yang menciptakan keadilan sehingga tidak lurus. Perdamaian itu berbentuk tali asih, sehingga pihak keluarga korban menandatangani surat perdamaian waktu itu. Waktu mereka menandatangani juga posisi keluarga korban masih berduka," ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa mempunyai video dari orang tua korban. Video tersebut merupakan pernyataan bahwa keluarga korban tidak menerima hukuman penjara hanya 4 bulan.

"Video pernyataan sikap dari keluarga Lamtio Simatupang, Ritson Pangaribuan dan satu lagi menyusul dari keluarga Syahril Malau," ucapnya.

Ia juga mengakui, jika orang tua korban beranggapan bahwa anaknya memang benar ditabrak. Mereka beranggapan anaknya bukan mengalami kecelakaan lalu lintas, tetapi kejadiannya ditabrak di sekitar taman.  

"Kalau lalu lintas kan di jalan raya, ini kan tidak. Apalagi penabraknya ini adalah oknum kepolisian yang katanya mengayomi tetapi ini justru menghilangkan nyawa," ujarnya. (atm/OL)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers