MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 15 Agustus 2019 12:13
Ternyata Gubernur Tahu Nama Bos Pembakar Lahan
Sugianto

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Tertangkapnya pelaku pembakaran lahan, Haryadi (43) dinilai merupakan pintu masuk mengungkap komplotan pembakar lahan di Palangka Raya yang diduga teroganisir. Bahkan, pelaku sudah menyebutkan nama yang menyuruh membakar lahan.

Itu diungkpakan Gubernur Sugianto Sabran usai mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Penerus Perjuangan Gerakan Mandau Talawang Pancasila (DPP APP-GMTPS) Kalteng masa jabatan 2019-2024 di Istana Isen Mulang, Rabu (14/8/2019).

Gubernur mengatakan, saat ditanya pelaku memang terkesan memberikan keterangan berbeda-beda. Hal itu sepertinya sudah dipersiapkan, dan pelaku sudah diajari lebih dulu. Sehingga seandainya dia tertangkap, bisa membuat alibi.

"Kemaren sempat saya tanya, kenapa membakar lahan. Dan dia mengaku orang Seruyan dan tinggal di Kotawaringi Barat serta pernah bekerja di Tanjung Lingga. Setelah kita cek tidak ada, inikan seperti sudah diajari. Bahkan ketika ditanya wartawan mengaku membakar agar wali kota diganti," ucapnya.

Namun menurut gubernur, saat dirinya berbicara dengan pelaku, pria tersebut sempat menyebutkan nama yang memerintahkannya untuk membakar lahan.

"Pelaku sudah mengakui disuruh oleh seseorang untuk membakar. Dia juga ada menyebutkan nama seseorang yang memberi perintah membakar. Ini memang tidak saya ungkap, karena kita minta ini diselidiki oleh aparat berwenang," ujarnya.

Gubernur meminta, siapapun nanti terlibat harus diusut tuntas. Dia meminta aparat tidak pandang bulu terhadap pelaku pembakaran yang merugikan masyarakat Kalteng.

"Siapapun, mau orang miskin atau atau orang kaya atau pejabat. Semua harus diusut tuntas, karena ini merugikan masyarakat Kalteng," tegasnya. 

Gubernur menyayangkan, jika pelaku disebut orang gila. "Nanti kalau semua disebut orang gila, banyak kasus yang tidak terungkap. Sebab, semua disebut orang gila yang melakukan. Intinya kasus ini kita serahkan kepada aparat penagak hukum untuk diproses," tandasnya. (arj/nto)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 15:13

GAWAT..!! Karena Pekatnya Asap, Heli Water Bombing Lumpuh

SAMPIT- Helikopter Water Bombing tidak bisa melakukan pemadaman di Kabupaten…

Rabu, 18 September 2019 13:58

Diduga Cemburu, Suami Tuduh Istri Selingkuh hingga Bakar Rumah

SAMPIT - Kebakaran rumah terjadi di Jalan Podang, RT 20/RW…

Rabu, 18 September 2019 13:55

Di Palangka Raya, Satu Meninggal Akibat Asap Pekat

PALANGKA RAYA- Satu warga diduga menjadi korban pekatnya kabut asap…

Selasa, 17 September 2019 16:20

64 SUTT Terdampak Karhutla

Karhutla selain melumpuhkan penerbangan, transportasi darat, transportasi air, juga mulai…

Selasa, 17 September 2019 15:23

Bandara Lumpuh, Jalur Air Rawan

SAMPIT- Pemkab Kotim sudah menetapkan status tanggap darurat. Jarak pandang…

Selasa, 17 September 2019 15:17

Asap Kian Pekat, Layak Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA-Kondisi asap di Kota Palangka Raya dua hari beruturut-turut…

Senin, 16 September 2019 15:10

Kotim Naikkan Status Jadi Berbahaya, Palangka Raya Belum

BERBAHAYA. Begitu kategori kualitas udara di Kota Palangka Raya dan…

Senin, 16 September 2019 13:50

Tak Ada Lagi Ruang Bebas Asap, Jangan Menunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – Ancaman Presiden RI Joko Widodo terkait pemecatan…

Senin, 16 September 2019 12:13

Warga Kalteng Memburu Udara Segar

BATITA itu duduk di pangkuan ibunya. Didekap hangat. Perawat berusaha…

Senin, 16 September 2019 01:13

Kalimantan Ditutupi Asap, Penerbangan Lumpuh

PALANGKA RAYA - Kabut asap akibatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*