MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 15 Juli 2019 08:23
ASN di Desa Tak Boleh Pindah ke Kota
Nadalsyah

PROKAL.CO, MUARA TEWEH-Larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya tenaga kesehatan (Nakes) pindah dari desa ke kota, diberlakukan Pemkab Barito Utara (Batara). Larangan itu ditujukan bagi ASN yang belum memenuhi syarat, namun mengajukan usulan pindah.

“Maksud saya ASN yang baru bertugas di desa dan belum sampai batasan waktunya yang ditentukan pemerintah sudah mengusulkan pindah ke kota, bahkan ke luar daerah itu yang tidak boleh,” tegas Bupati Batara H Nadalsyah seperti diberitakan Kaltengpost.co.

Pernyataan bupati yang akrab disapa Koyem ini melengkapi pemberitaan sebelumnya. Di mana orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu menyampaikan adanya edaran pemerintah daerah, terkait larangan pemindahan tenaga medis maupun tenaga kesehatan yang belum memenuhi ketentuan undang-undang.

Diungkapkan Koyem, kebanyakan sekarang wilayah Kabupaten Batara hanya tempat menopang tes ASN saja. Begitu lulus setahun dua tahun bekerja di Batara sudah mengajukan pindah ke tempat asalnya. “Ini juga tidak boleh, itu yang kami maksud,” cetus suami Sri Hidayati tersebut.

Sebagai informasi, sebelumnya pemerataan tenaga medis menjadi perhatian Bupati Barito Utara H Nadalsyah. Terlebih Batara memiliki wilayah sangat luas, sehingga warga yang memerlukan penanganan medis cepat ditangani.

“Kami akan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) tenaga medis yang ada di desa-desa,” ucap Koyem, sapaan akrab bupat. Hal ini dilakukan untuk menjawab keluhan warga terhadap pelayanan tenaga medis dipedesaan seluruh Kabupaten Batara. Bupati telah membuat surat edaran terkait aturan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Termasuk larangan keras pemindahan tenaga medis dari desa ke kota yang belum waktunya, sebab akan membuat kurangnya pelayanan kesehatan di desa. 

“Kebijakan sudah dikeluarkan supaya Kabupaten Batara tidak hanya menjadi tempat numpang tes masuk ASN. Setelah lima tahun lalu mengajukan pindah keluar Batara,” ungkap Nadalsyah.   

Diutarakan Koyem, kehadiran tenaga medis di desa sangat diharapkan pemerintah untuk membantu masyarakat. Dia menginginkan di setiap desa ada penempatan tenaga medis. "Saya harapkan kinerja aparatur tenaga medis terus diperbaiki," tutupnya. (cah/abe)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*