MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 11 Juni 2019 23:33
Audit Lingkungan, Pemprov Akan Turunkan Tim
-

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Aktivitas ilegal dan melanggar aturan hingga merusak lingkungan yang diduga dilakukan oleh salah satu perusahaan besar sawit (PBS) di Kabupaten Seruyan, akhirnya menjadi sorotan Pemprov Kalteng. Pasalnya, penggiat lingkungan meminta agar pemprov melakukan audit lingkungan terhadap PBS perkebunan dan pertambangan. Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalteng dan Save Our Borneo (SOB) pun telah bekerja sama mendampingi warga di sekitar Danau Sembuluh, terkait dugaan aktivitas melanggar aturan atas keberadaan pabrik kelapa sawit (PKS) PT Salonok Ladang Mas (SLM).

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui Sekda Kalteng H Fahrizal Fitri menegaskan, pihaknya akan menurunkan tim untuk memverifikasi seberapa jauh tindakan pencemaran yang telah dilakukan. “Kalau merugikan dan merusak lingkungan, pasti akan ada sanksinya,” tegasnya kepada Kalteng Pos, Senin (10/6).

Audit lingkungan, lanjut dia, bisa dilakukan. Namun, mesti ada laporan yang diterima terlebih dahulu. “Sebab di setiap kabupaten/kota memiliki Dinas Lingkungan Hidup dan pos pengajuan yang bisa menerima laporan soal pencemaran,” lanjutnya.

Apabila kabupaten/kota tidak bisa mengatasi, tambah dia, barulah dilaporkan ke provinsi untuk bersama-sama mencari solusi atau jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi.

“Penanganan secara berjenjang. Terlebih dahulu ditangani oleh kabupaten. Kecuali jika kabupaten tidak memiliki pejabat yang berkompeten untuk melakukan pengawasan, maka silakan dilanjutkan kepada pemerintah provinsi,” tambahnya.

Menurut pria yang murah senyum ini, terkait evaluasi perizinan dan lainnya terhadap sektor perkebunan, pertambangan, dan perhutanan (3P) yang beroperasi di wilayah provinsi ini, meski dilihat dari berbagai sudut pandang. “Baik evaluasi penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, maupun kontribusi terhadap pembangunan daerah. Juga dinilai dari sisi lingkungan. Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan perhutanan harus memerhatikan lingkungan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rawing Rambang mengungkapkan, pengawasan untuk sektor perkebunan menuntut koordinasi yang baik antara pemprov dan pemerintah kabupaten/kota. “Karena perizinan merupakan kewenangan kepala daerah (kabupaten/kota, red) setempat. Ketika izin dikeluarkan, maka menjadi tanggung jawab mereka. Gubernur bisa melakukan pengawasan secara berjenjang,” tuturnya.

Jika kepala daerah seperti bupati mengalami kekurangan perangkat dan lain-lain, lanjut Rawing, maka gubernur bersama perangkatnya akan turun tangan menyelesaikan permasalahan yang belum bisa ditangani kabupaten/kota.

Terpisah, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng Ermal Subhan mengutarakan, pengawasan tingkat kepatuhan PBS pertambangan sudah mulai membaik. “Memang, (untuk mengurai, red) dari karut-marut masalah menuju arah yang baik, tentu membutuhkan proses. Hal ini yang akan terus ditingkatkan ke depannya. Kami akan tetap memperketat pengawasan. Semua laporan yang diterima dari masyarakat akan kami tindak lanjut,” tegasnya.

Belakangan ini PT SLM menjadi perhatian serius penggiat lingkungan. Perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan diduga melakukan aktivitas ilegal dan melanggar aturan. Salah satunya, pada 2009-2010 perusahaan memindahkan lokasi pembangunan PKS ke lokasi baru yang tak sesuai analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Masih adanya dugaan pelanggaran dalam hal perizinan ini, mendorong para penggiat lingkungan mendesak agar aktivitas maupun perizinan perusahaan pertambangan dan perkebunan yang beroperasi di Kalteng ini dilakukan audit lingkungan. (nue/ce/ami)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 17 November 2019 14:00

RAMPOK KENA BATUNYA..!! Perampok Bos Sarang Walet Bonyok Dihajar Dimassa, 1 Tewas

PANGKALAN BUN-Nasib sial menghampiri lima orang perampok. Niatnya merampok barang…

Rabu, 13 November 2019 10:21

ASTAGAA..!! Bocah Dibawah Umur Disetubuhi di Teras Sekolah

BUNTOK-Anggota Polsek Dusun Selatan (Dusel) mengamankan MS, remaja berusia 15…

Rabu, 13 November 2019 10:16

Banyak Pejuang Asal Kalteng yang Tak Terdata

PALANGKA RAYA-Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalteng H Sudarsono mendorong…

Rabu, 13 November 2019 10:15

Jika Ribut Terus, Gubernur Akan Ambil Alih KONI

PALANGKA RAYA-Setiap berganti periode kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)…

Sabtu, 09 November 2019 12:47

Soal Pendaftaran CPNS Pemprov, Ini Penjelasan BKD Kalteng, SABAR AJA..!!

PALANGKA RAYA-Masyarakat yang menunggu penerimaan serta rincian formasi calon pegawai…

Selasa, 05 November 2019 11:59

WOW BANYAK JUGA..!! Duit Rp 100 Miliar untuk Beli Alat Cegah Karhutla

Tahun 2020, Kalteng diprediksi akan mengalami kekeringan melebihi tahun ini.…

Senin, 04 November 2019 13:40

Bupati Ini Sarankan Warganya Punya 5 Anak

KASONGAN–Dalam rangka meningkatkan jumlah penduduk di Kabupaten Katingan. Seluruh warga…

Senin, 04 November 2019 12:56

Lempar Botol, Gubernur Akhirnya Minta Maaf

PALANGKA RAYA- Buntut insiden di sela-sela pertandingan Kalteng Putra melawan…

Minggu, 03 November 2019 10:41

Soal Lempar Botol ke Bench, Begini Penjelasan Gubernur Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA- Cemohan datang dari setiap sudat lapangan kepada wasit…

Minggu, 03 November 2019 10:17

Kemarau Berakhir, Puncak Hujan Diperkirakan Desember

PALANGKA RAYA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*