MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Kamis, 02 Mei 2019 11:17
Gubernur Panggil PT IJTS

Tongkang Batu Bara Penabrak Jembatan Kalahien Ditahan

Sugianto Sabran

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Insiden ambruknya fender Jembatan Kalahien di Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan yang tertabrak tongkang bermuatan batu bara beberapa waktu lalu, menggegerkan masyarakat Kalteng. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran langsung bereaksi. Orang nomo satu di Bumi Tambun Bungai itu secara tegas akan memanggil perusahaan yang terlibat, yakni PT Indo Jaya Trans Samudera (PT IJTS).

Diungkapkan gubernur, terkait insiden tersebut, pihaknya sudah memerintahkan kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalteng untuk menahan tongkang yang diduga ditarik oleh tugboat TB ITS Diamons. Selaku pemerintah provinsi (pemprov), pihaknya akan melakukan pemeriksaan mengenai hal tersebut.

“Kami sudah memerintahkan kepala Dishub Kalteng untuk menahan tongkang itu dan kami akan melakukan pemeriksaan,” ungkapnya saat diwawancarai usai penutupan Seleksi Tilawatil Quran di Lapangan Sanaman Mantikei, Selasa (30/4).

Dijelaskannya, pihak perusahaan harus mempertanggungjawabkan insiden tersebut, karena yang ditabrak adalah infrastruktur pemerintah. Perlu diketahui bahwa Jembatan Kalahien ini masih termasuk dalam proyek jalan nasional.

“Atas kejadian itu, kami meminta pertanggungjawaban pihak perusahaan. Kami akan memprosesnya,” tegas Sugianto.

Lebih lanjut dikatakan gubernur, wilayah tersebut dikenal sebagai penghasil sejumlah komoditas, seperti batu bara dan lainnya. Tentunya bahan baku komoditas tersebut harus dibawa keluar dari Kalteng untuk pengolahan lebih lanjut.

“Tetapi harus sesuai standar. Jangan sampai mengabaikan aturan yang telah ditetapkan,” ucapnya kepada media.

Pihaknya menilai bahwa insiden tersebut terjadi karena adanya keteledoran pembawa tugboat, yang diduga tidak memiliki pandu. Agar kejadian serupa tak terulang lagi di kemudian hari, pihaknya menginginkan agar disiapkan pandu 24 jam. Nantinya pandu tersebut masuk untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng, H Shalahuddin mengungkapkan, insiden tersebut mendapatkan perhatian serius dari Pemprov Kalteng.

“Yang ditabrak kan fendernya. Maka kami meminta tanggung jawab perusahaan pemilik tongkang itu. Mesti segera diperbaiki kerusakan tersebut,” kata Salahuddin.

Apa yang dikatakan H Shalahuddin cukup beralasan. Sebab, fender adalah pengaman jembatan. Apabila pengamannya sudah rusak, dikawatirkan akan memengaruhi konstruksi jembatan.

“Ke depan harus bisa diperhitungkan saat melewati jembatan itu. Apalagi saya melihat bahwa konfigurasi jembatan sudah cukup lebar, tapi kok masih bisa ditabrak. Kami minta persoalan ini segera ditindaklanjuti,” harapnya.

Berdasarkan pengamatan lapangan, hingga kini kondisi jembatan masih terbilang aman. Seandainya lantai atau tiang pancang yang ditabrak, maka akan sangat memengaruhi konstruksi jembatan.

“Untuk lalu lintas, sampai saat ini masih aman dan tak ada masalah. Namun, untuk sementara waktu tongkang tak diperbolehkan melewati jembatan itu karena masih rusaknya fender. Akan sangat berisiko untuk jembatan itu,” tegasnya lagi.

***

Sementara itu, Polsek Dusun Selatan bersama pegawai Kementerian PU perwakilan Kalimantan Tengah dari Balai Besar Banjarmasin bersama-sama mengecek kondisi Jembatan Kalahien, khususnya terkait fender jembatan yang tertabrak tongkang beberapa waktu lalu.

“Kami berkoordinasi dengan Kementerian PU perwakilan Kalteng, dalam hal ini Balai Besar Banjarmasin, untuk melakukan pengecekan fender jembatan yang tertabrak tongkang,” ungkap Kapolsek Dusun Selatan Ipda Abi Karsa SH kepada Kalteng Pos, kemarin (1/5).

Dikatakannya, pengecekan itu dilakukan setelah terjadinya kecelakaan air tugboat ITS Diamond yang menarik tongkang BG Indotrans 3006 PT Indo Jaya Trans Samudera 300 fit. Tongkang itu membawa batu bara 7.800 MT. Bagian kiri lambung tongkang menyenggol atau menabrak fender penyangga atau pelindung tiang Jembatan Kalahien.

Akibatnya, lanjut dia, abutment fender, slof fender, dan tiang pilar fender yang tertabrak roboh, Selasa (30/4) sekitar pukul 05.10 WIB.

“Kami telah memeriksa kapal dan saksi-saksi serta mengamankan TBS ITS Diamond dan BG Indotrans 3006 TP IJTS,” jelasnya.

Dijelaskannya, soal kerugian material belum bisa dipastikan. Masih menunggu hasil penghitungan oleh tim Kementerian PU.

“Untuk transportasi melewati Jembatan Kalahien masih aman dan lancar. Karena yang tertabrak itu hanya fender atau pengaman jembatan,” bebernya.

Polsek Dusun Selatan pun masih terus melakukan penyelidikan terkait insiden ini. Edi Susanto yang menjadi kapten Kapal ITS Diamond masih terus diperiksa secara intensif di mapolsek setempat. Selain itu, guna kepentingan penyidikan maupun penyelidikan, tongkang bermuatan batu bara sudah diamankan di Sungai Barito, tepatnya di seberang Desa Kalahien.

Kapolsek Dusun Selatan Ipda Abi Karsa SH saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Rabu (1/5), membenarkan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait tongkang yang menabrak fender Jembatan Kalahien itu.

“Kami masih menyelidikinya, mas,” kata Abi Karsa singkat.

Dijelaskan perwira pertama (pama) itu, berdasarkan keterangan Kapten Kapal ITS Diamond Edi Susanto, insiden tersebut terjadi karena arus Sungai Barito di sekitar Jembatan Kalahien sangat kencang dan deras. Sehingga, lanjut dia, tongkang yang ditarik oleh tugboat tidak bisa dikendalikan lagi, terpeper ke kiri, lalu menabrak fender jembatan.

"Arus di sekitar Jembatan Kalahien sangat deras. Akibatnya, tongkang tidak bisa dikendalikan lagi sehingga menabrak fender jembatan,” bebernya.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Satiano W Sigi yang merupakan warga Desa Kalahien, tugboat ITS Diamond memandu tongkang bermuatan batu bara, datang dari arah Paring Lahung menuju Banjarmasin. Sekitar pukul 05.10 WIB, terjadilah insiden tabrakan itu di Jembatan Kalahien.

Kuat dugaan, kata mantan anggota DPRD Barsel itu, tongkang menabrak fender jembatan karena derasnya arus Sungai Barito di sekitar Jembatan Kalahien. Tongkang yang ditarik oleh tugboat tak bisa dikendalikan lagi sehingga menabrak fender jembatan.

"Kejadiannya sekitar pukul 05.10 WIB. Karena arus, jadi kapal tidak bisa dikendalikan. Akhirnya bagian kiri lambung tongkang yang ditarik tugboat menghantam fender jembatan," sebut Satiano. (abw/nue/ner/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 13 Mei 2020 10:36

Bandara Tjilik Riwut Sudah Buka Layanan Penerbangan

Bandar Udara (Bandara) Tjilik Riwut Palangka Raya sudah mulai membuka…

Senin, 11 Mei 2020 11:29

Kalteng Sempat Kehabisan Reagen PCR

PALANGKA RAYA-Sejak Senin (4/5) lalu, laboratorium mikrobiologi Rumah Sakit Umum…

Senin, 11 Mei 2020 11:27

Satu Nakes Terjangkit Covid-19, Puskesmas Panarung Lockdown

PALANGKA RAYA-Selama pandemi Covid-19, sudah ada tiga puskesmas di Kalteng…

Minggu, 10 Mei 2020 13:40

Transmisi Lokal Bisa Diputus, Begini Langkahnya

Salah satu alasan PSBB di Kota Palangka Raya adalah tingginya…

Selasa, 28 April 2020 12:30

2.055 Karyawan Dirumahkan, 160 Karyawan di-PHK

Hampir dua bulan pandemi Covid-19 melanda Kota Palangka Raya, dan…

Sabtu, 25 April 2020 14:39

Usai Ditangkap Polisi, Warga Ponton Meninggal

PALANGKA RAYA-Penggerebekan di Kompleks Ponton meninggalkan kabar duka. Di antara…

Senin, 20 April 2020 11:40

Pengusaha Tahu Ditusuk Karyawannya

PALANGKA RAYA-Kasus perkelahian terjadi antara pengusaha tahu dengan karyawannya. Kejadian…

Sabtu, 18 April 2020 11:22

Perlu Pemahaman, Rapid Test Bukan Diagnosis Pasti

 Sementara itu, berkenaan dengan meninggalnya tiga PDP di Kalteng sebelum…

Kamis, 16 April 2020 12:55

Di Kalteng Tiga Transmisi Lokal, Lima Klaster Gowa

PALANGKA RAYA-Senin lalu (13/4), Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Rabu, 15 April 2020 12:38

Realokasi APBD Kalteng Masih Berproses

Sesuai arahan pemerintah pusat, seluruh pemerintah daerah wajib melakukan realokasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers