MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:48
Kejaksaan Musnahkan Barbuk Puluhan Perkara

PROKAL.CO, PALANGKARAYA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya memusnahkan barang bukti (barbuk) pidana narkotika dari 53 kasus sejak Agustus 2018 sampai Februari 2019. Pemusnahan dilakukan di halaman samping Kantor Kejari Palangka Raya, Jalan Diponegoro, kemarin (14/3).

Pemusnahan barang bukti sabu tersebut dengan cara dilarutkan. Sedangkan barbuk obat-obatan dan ponsel dimusnahkan dengan cara dibakar. Kegiatan tersebut melibatkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng, Polres Palangka Raya, Balai POM, BNN Palangka Raya, dan Pengadilan Negeri Palangka Raya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palangka Raya Zet Tadung Allo mengatakan, tugas fungsi kejari adalah memberantas tindak pidana narkoba, baik berupa upaya preventif maupun represif.

“Sejak Januari hingga Maret, kasus narkoba yang ditangani kejari berasal dari polres dan BNNP Kalteng,” tuturnya kepada kalteng Pos usai pemusnahan barang bukti tersebut.

Kajari menjelaskan, SPDP dari polres berjumlah 11 perkara. Sedangkan yang tahap dua, dari Januari sampai sekarang, sudah mencapai 81 perkara. Untuk penyampaian SPDP tahap I disampaikan ke kejati. Sedangkan tahap II diserahkan kepada Kejari Palangka Raya.

“24 perkara dari polres dan 57 perkara dari polda. Jadi untuk jumlah perkara yang kami tangani dalam tiga bulan terakhir ini sudah mencapai 81 perkara,” bebernya.

Ia menegaskan, sebagai wujud penegakan hukum, pihaknya patut mengapresiasi tugas dari polda, BNNP, dan pihak terkait lainnya. Apalagi perkembangan atau penyebaran narkoba semakin menjadi-jadi belakangan ini.

“Hal ini yang menyedihkan kita. Fenomena narkoba sudah seperti gunung es. Di mana-mana orang cerita narkoba. Namun di sisi lain, penindakan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan juga fasilitas negara,” jelasnya.

Hal yang sangat memprihatinkan adalah kenyataan bahwa peredaran narkoba dikendalikan oleh oknum penghuni jeruji besi. Kepala BNN pun mengakui bahwa sebagian besar peredaran narkoba dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Bukan penegakan hukumnya yang bisa dibuktikan di pengadilan, mengenai keberhasilan penanganan narkoba dalam konteks pemberantasan. Tetapi tentang bagaimana narkoba itu diberantas, mulai dari peredarannya, jaringannya, hingga menyelamatkan penggunanya.

Berdasarkan data nasional, pengguna narkoba di Indonesia sudah mencapai 4,2 juta jiwa. Setiap hari 50 orang meninggal karena narkoba. Artinya, dalam sejam narkoba bisa merenggut 1 atau 2 nyawa bangsa ini.

“Dari sisi sosial ekonomi, narkoba ini mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai 63 triliun per tahun. Hingga saat ini, sudah ada 60 orang terpidana mati kasus narkoba yang menunggu dieksekusi,” tegasnya.

Zet mengatakan, di Kalteng belum pernah tertangkap pelaku kelas kakap. Teranyar, pihaknya hanya mendapat berkas perkara dari BNNP Kalteng dengan jumlah barang buktinya mencapai 3 kg. Kasus tersebut sedang dalam proses penuntutan di persidangan. 

“Mudah-mudahan bisa mendapatkan hukuman yang setinggi-tingginya dan seberat-beratnya. Beberapa kali, kepada pers saya mengatakan begini; kalau untuk narkoba ini, lebih baik menangkap satu pengedar (bandar) daripada menangkap 100 pengguna. Itu sama efektifnya dengan menyelamatkan jutaan calon pengguna atau generasi penerus bangsa,” pungkasnya.   (old/*ana/ce/ala)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 10:22

Mbak Shopie Bilang, Jangan Malu dan Jujurlah....

PALANGKA RAYA-Menanggapi tentang status Kota Palangka Raya saat ini tanggap…

Senin, 30 Maret 2020 10:19

Demi Pencegahan Covid-19, Tiga Resepsi Pernikahan Dibubarkan Polisi

PALANGKA RAYA - Demi memutus rantai penyebaran Covid-19 atau Virus…

Minggu, 29 Maret 2020 12:49

Lurah, TNI, dan Polri Gagal Meluluhkan Hati, Orangtua Tolak Tunda Pesta Pernikahan

PALANGKA RAYA-Telanjur “tercebur”. Begitulah yang dirasakan Fauzi, tuan rumah resepsi…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:07

Disarankan Tutup Akses Keluar Masuk Palangka Raya, Ini Pendapat Wali Kota

PALANGKA RAYA-Seruan dari wakil rakyat yang menginginkan ditutupnya akses keluar…

Kamis, 26 Maret 2020 14:26

Residivis Kasus Pencurian Didor

PALANGKA RAYA-Kebiasan buruk Arif Wijaya kambuh lagi. Setelah bebas dari…

Kamis, 26 Maret 2020 13:39

Yang di Zona Merah, Kurangi Keluar Rumah dan Diimbau Salat Jumat Diganti Zuhur

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng bersama Majelis Ulama…

Kamis, 26 Maret 2020 13:29

Salut..!! Gaji dan Tunjangan Gubernur untuk Korban Corona

PALANGKA RAYA-Sebagai bentuk keprihatinan atas musibah Covid-19 di Kalimantan Tengah…

Kamis, 26 Maret 2020 12:41

Gubernur : Harus Siap, Keamanan di Bandara Perlu Ditingkatkan

PALANGKA RAYA - Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran bersama Tim…

Rabu, 25 Maret 2020 11:54

Jauh Mainnya..!! Pemuda Asal Surabaya Maling Motor dan Curat di Palangkaraya, Kakinya Ditembak..!!

PALANGKA RAYA - Kepolisian  berhasil memburu AW (45), yang telah…

Senin, 23 Maret 2020 14:57

Ada Mayat Mengambang di Bawah Jembatan Kahayan

PALANGKA RAYA - Penemuan mayat seorang pria yang mengambang di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers