MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Jumat, 15 Maret 2019 13:48
Kejaksaan Musnahkan Barbuk Puluhan Perkara

PROKAL.CO, PALANGKARAYA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya memusnahkan barang bukti (barbuk) pidana narkotika dari 53 kasus sejak Agustus 2018 sampai Februari 2019. Pemusnahan dilakukan di halaman samping Kantor Kejari Palangka Raya, Jalan Diponegoro, kemarin (14/3).

Pemusnahan barang bukti sabu tersebut dengan cara dilarutkan. Sedangkan barbuk obat-obatan dan ponsel dimusnahkan dengan cara dibakar. Kegiatan tersebut melibatkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng, Polres Palangka Raya, Balai POM, BNN Palangka Raya, dan Pengadilan Negeri Palangka Raya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palangka Raya Zet Tadung Allo mengatakan, tugas fungsi kejari adalah memberantas tindak pidana narkoba, baik berupa upaya preventif maupun represif.

“Sejak Januari hingga Maret, kasus narkoba yang ditangani kejari berasal dari polres dan BNNP Kalteng,” tuturnya kepada kalteng Pos usai pemusnahan barang bukti tersebut.

Kajari menjelaskan, SPDP dari polres berjumlah 11 perkara. Sedangkan yang tahap dua, dari Januari sampai sekarang, sudah mencapai 81 perkara. Untuk penyampaian SPDP tahap I disampaikan ke kejati. Sedangkan tahap II diserahkan kepada Kejari Palangka Raya.

“24 perkara dari polres dan 57 perkara dari polda. Jadi untuk jumlah perkara yang kami tangani dalam tiga bulan terakhir ini sudah mencapai 81 perkara,” bebernya.

Ia menegaskan, sebagai wujud penegakan hukum, pihaknya patut mengapresiasi tugas dari polda, BNNP, dan pihak terkait lainnya. Apalagi perkembangan atau penyebaran narkoba semakin menjadi-jadi belakangan ini.

“Hal ini yang menyedihkan kita. Fenomena narkoba sudah seperti gunung es. Di mana-mana orang cerita narkoba. Namun di sisi lain, penindakan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan juga fasilitas negara,” jelasnya.

Hal yang sangat memprihatinkan adalah kenyataan bahwa peredaran narkoba dikendalikan oleh oknum penghuni jeruji besi. Kepala BNN pun mengakui bahwa sebagian besar peredaran narkoba dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Bukan penegakan hukumnya yang bisa dibuktikan di pengadilan, mengenai keberhasilan penanganan narkoba dalam konteks pemberantasan. Tetapi tentang bagaimana narkoba itu diberantas, mulai dari peredarannya, jaringannya, hingga menyelamatkan penggunanya.

Berdasarkan data nasional, pengguna narkoba di Indonesia sudah mencapai 4,2 juta jiwa. Setiap hari 50 orang meninggal karena narkoba. Artinya, dalam sejam narkoba bisa merenggut 1 atau 2 nyawa bangsa ini.

“Dari sisi sosial ekonomi, narkoba ini mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai 63 triliun per tahun. Hingga saat ini, sudah ada 60 orang terpidana mati kasus narkoba yang menunggu dieksekusi,” tegasnya.

Zet mengatakan, di Kalteng belum pernah tertangkap pelaku kelas kakap. Teranyar, pihaknya hanya mendapat berkas perkara dari BNNP Kalteng dengan jumlah barang buktinya mencapai 3 kg. Kasus tersebut sedang dalam proses penuntutan di persidangan. 

“Mudah-mudahan bisa mendapatkan hukuman yang setinggi-tingginya dan seberat-beratnya. Beberapa kali, kepada pers saya mengatakan begini; kalau untuk narkoba ini, lebih baik menangkap satu pengedar (bandar) daripada menangkap 100 pengguna. Itu sama efektifnya dengan menyelamatkan jutaan calon pengguna atau generasi penerus bangsa,” pungkasnya.   (old/*ana/ce/ala)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 12:30

Akhirnya, Pemprov akan Ambil Alih Jalan Eks Pertamina

PALANGKA RAYA-Polemik penutupan jalan eks Pertamina yang dilakukan oleh anak…

Jumat, 17 Januari 2020 09:10

Pak RT Ini Minta Maaf ke Warganya, Ternyata Gara-Gara Ini...

PALANGKA RAYA - Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang pria melaporkan Ketua RT di…

Jumat, 17 Januari 2020 09:01

Terdakwa Korupsi Pengadaan Tanah RS Telawang Divonis Bebas

PALANGKA RAYA – Terdakwa kasus korupsi penilaian properti pengadaan tanah untuk…

Kamis, 16 Januari 2020 13:28

Jangan Coba-Coba Usik Sarang Tawon Sendirian..!!

PALANGKA RAYA - Menyusul banyaknya sarang tawon yang meresahkan warga…

Kamis, 16 Januari 2020 13:26

Jangan Anggap Enteng, Sengatan Tawon Bisa Bikin Tewas

PALANGKA RAYA - Melihat anaknya seakan tak berdaya karena sengatan…

Kamis, 16 Januari 2020 10:50

Perusahaan Ini Akui Gaji Pekerjanya di Bawah UMK

“Bisa dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun dan…

Rabu, 15 Januari 2020 22:00

Bisa Membunuh..!! Evakuasi Sarang Tawon Menegangkan

PALANGKA RAYA - Dikarenakan tawon ndas sangat berbahaya, petugas sedikit mengalami…

Rabu, 15 Januari 2020 21:48

Geger, Pemuda Stres Panjat Tower Setinggi 50 Meter Malam-malam

PALANGKA RAYA – Warga Gang Sayur Jalan Riau, Palangka Raya, Rabu (15/1/2020)…

Rabu, 15 Januari 2020 12:19

Api Berkobar di SDN 2 Panarung, Murid Histeris Berhamburan ke Luar Ruangan

PALANGKA RAYA- Insiden kebakaran terjadi di SDN 2 Panarung, Jalan…

Rabu, 15 Januari 2020 12:18

SDN 2 Panarung Terbakar, Anggaran Pembangunan Segera Diusulkan

PALANGKA RAYA-Dari balik jendela ruangan kelas IV, kepulan asap terlihat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers