MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 01 Januari 2019 10:08
Bini Keasyikan Main Handphone, Suami Emosi, Cekik Bini Sampai Koit
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMPIT-Diduga emosi melihat istrinya masih memainkan handphone (hp) di tengah malam, ditambah istri tak ingin disentuh, Said Johar (55) tak kuasa membendung amarahnya. Istrinya, Kartika Seriani (48), yang sudah bersamanya sejak 2004 silam, yang mengajukan gugat cerai kepadanya, tewas ditangannya sendiri.

Informasi yang dihimpun Kalteng Post, peristiwa nahas itu terjadi Minggu (31/12) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, Kartika Seriani dan Said Johar berada di kediaman mereka. Rumah beton itu menjadi saksi bisu, berakhirnya nyawa Kartika Seriani di tangan suaminya sendiri. Kejadian itu diduga dipicu emosi. Lantaran, informasi yang diterima, dini hari itu, pelaku melihat korban masih memainkan telepon selulernya. Hingga larut pun pelaku kembali mengecek ke kamar dan bermaksud untuk tidur di samping korban. Namun, saat ingin disentuh, korban menangkis.

Setelah itu, pelaku pun kembali menyentuh istrinya. Namun, jari tengah tangan sebelah kanan pelaku digigit oleh korban. Merasa demikian, diduga pelaku emosi hingga menaiki tubuh korban dan mencekik leher istrinya yang berprofesi sebagai guru di SMPN 9 Sampit tersebut.

Usai mengetahui sang istri tidak bernapas, pelaku pun sempat mengangkat korban ke atas kasur hingga meninggalkannya. Pelaku kemudian pergi mendatangi keluarganya di Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau. Setelah tiba, ia pun menceritakan kepada keponakannya bahwa dia telah mencekik istrinya hingga tewas. Diduga karena ingat kesalahannya, ia pun meminta keponakannya untuk mengantarkannya menyerahkan diri ke kantor polisi.

Di rumah beton nomor 60 Jalan Walter Conrad, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang itu, mereka tinggal bersama anak bungsu yang duduk di bangku SMP. Sebelumnya, bahtera rumah tangga pasangan suami istri (pasutri) dirundung masalah. Sebulan terakhir, sang istri mengajukan gugatan cerai.

"Kami mendapat kabar ditelepon oleh anaknya. Katanya, mamah meninggal. Saya tanya, kenapa? Dia jawab, dibunuh oleh bapak. Lalu kami ke sini,” ucap Haidi Nur, suami dari Anida S Nelwan adik kandung korban, saat dibincangi di rumah duka, Senin (31/12).

Menurut Haidi, pelaku memang tidak bekerja dan pasutri ini mau bercerai. “Dia (korban, red) mau mengajukan gugatan cerai," tambahnya.

Bahkah rencananya, Selasa 1 Januari 2019, korban akan melaksakan akikah cucu yang ketiga. Bahan-bahan masakan, dan undangan pun sudah disebarkan. Pihak keluarga tidak mengira Kartika akan tewas ditangan suaminya sendiri.

"Mereka sudah menikah dari tahun 2004. Kalau masalah ini, memang sudah lama mengajukan gugatan cerai sebulan yang lalu. Ayah kandung saya sudah meninggal," ucap Reski Yuliani anak kandung korban saat dibincangi di halaman Kamar Jenazah RSUD dr Murjani Sampit, Senin (31/12).

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo mengatakan pihaknya mendapat laporan hingga menjemput pelaku yang telah menyerahkan diri di Polsek KPM. Pihaknya juga telah mendatangi rumah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengavakuasi korban dan melakukan visum di RSUD dr Murjani Sampit.

“Pelaku sudah kami jemput dan diamankan,” kata Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo saat di konfirmasi di Polres Kotim.

Korban sudah dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan oleh pihak keluarga. Diduga, motif pembunuhan ini lantaran istri mengajukan gugatan cerai dan pelaku tidak ingin bercerai atau masih ingin bersama. (ais/ami)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 13:50

Tak Ada Lagi Ruang Bebas Asap, Jangan Menunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – Ancaman Presiden RI Joko Widodo terkait pemecatan…

Senin, 16 September 2019 12:13

Warga Kalteng Memburu Udara Segar

BATITA itu duduk di pangkuan ibunya. Didekap hangat. Perawat berusaha…

Senin, 16 September 2019 01:13

Kalimantan Ditutupi Asap, Penerbangan Lumpuh

PALANGKA RAYA - Kabut asap akibatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Senin, 16 September 2019 01:10

Wali Kota Minta Maaf ke Warga, Lapor ke Presiden Lewat Media Sosial

PALANGKA RAYA – Semakin parahnya kondisi kebakaran hutan dan lahan yang…

Senin, 16 September 2019 01:06

Mulai Senin Ini, Jam Masuk Kerja ASN Dimundurkan

PALANGKA RAYA – Setelah meniadakan proses belajar mengajar atau meliburkan sekolah,…

Minggu, 15 September 2019 09:13

Prediksi Pilgub Kalteng, Selain Dari Parpol ada 1 Independen

PALANGKA RAYA-Pengamat Politik Kota Palangka Raya Dr Jhon Retei Alfri…

Minggu, 15 September 2019 09:11

Sudah Dua Ribuan Warga Kena ISPA

PALANGKA RAYA- Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi ancaman nyata…

Minggu, 15 September 2019 09:06

Kabut Asap Menebal, Gubernur Keluarkan Instruksi, Liburkan Siswa

PALANGKA RAYA-Beberapa wilayah di Kalteng masih diselimuti asap akibat kebakaran…

Jumat, 13 September 2019 12:00

Karhutla Menjadi-Jadi, Sumber Air Jauh, Pemprov Pusing

PALANGKA RAYA-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin menjadi-jadi. Kabut asap…

Jumat, 13 September 2019 11:58

Kasus Korupsi Disparpora, Saksi Bisa Jadi Tersangka

KUALA KURUN-Lama tak terdengar, kasus dugaan korupsi yang terjadi di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*