MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 24 November 2018 11:52
Geledah Kantor BPN, 179 Buku Tanah Disita
Tim penyidik Kejari Kotim saat penggeledahan di kantor BPN Kotim, Kamis malam (22/11). (KEJARI KOTIM FOR/KALTENG POS)

PROKAL.CO, SAMPIT-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menggeledah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kotim. Penggeledahan merupakan tindak lanjut terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin, di Jalan Jendral Sudirman Km 05 Sampit, Kamis malam (22/11).

Sekitar enam jam melakukan penggeledahan, penyidik Kejari Kotim menemukan sebanyak 179 buku tanah, baik atas nama Jamaludin maupun keluarga hingga orang kepercayaan. 

Kepala Kejari Kotim Wahyudi, melalui Kasi Pidana Khusus, Agung Hari Indrayudatama mengatakan, mereka telah melakukan penggeledahan di Kantor BPN Kotim, terkait harta benda yang diduga didapat dari hasil tindak pidanan sebelumnya.

“Penggeledahan yang kita lakukan di BPN Kotim, terkait penanganan perkara tindak pidana pencucian uang atas nama Jamaludin, terkait harta benda yang diduga di dapat atau atau dihasilkan terhadap tindak pidana sebelumnya,” kata Agung saat dikonfirmasi di ruang kerja, Jumat (23/11).

Penggeledahan sebelumnya juga terkait tindak pidana IP4T dan tanah milik Diknas Kotim. Setelah perkara tersebut diangkat ke tahap penuntutan, disinyalir dari kedua tindakan Tipikor tersebut  Jamaludin memiliki harta benda aset, baik atas nama sendiri ataupun nama keluarga serta ada beberapa atas nama orang kepercayaan Jamaludin.

“Hasil penggeledahan di dapat sebanyak 179 buku tanah atas nama Jamaludin, keluara dan orang kepercayaan, hingga dilakukan penyitaan di Pengadilan Negeri Tipikor Palangka Raya,” ujarnya

Penggeledahan mulai sekitar pukul 14.30 hingga pukul 20.30 WIB, didukung pihak BPN Kotim kooperatif membantu penyidik melakukan penggeledahan, mengingat penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah Kejari Kotim.

“Tidak menutup kemungkinan apakah nanti bisa bertamabah, sesuai informasi yang terkumpul,” tandasnya. (ais/abe)


BACA JUGA

Selasa, 18 Februari 2020 13:58

Potensi Ada, Tinggal Promonya

PALANGKA RAYA- Amelia Nurmawati Edmil akan tampil pada grand final…

Selasa, 18 Februari 2020 13:54

Tawon Berbahaya Ini Buat Sarang di Kursi, Pemiliknya Disengat di Kepala

PALANGKA RAYA - Tim Rescue dari Dinas Damkar dan Penyelamatan…

Selasa, 18 Februari 2020 13:53

Ya Tuhan..!! Ada yang Tega Buang Orok, Diduga Digugurkan Pakai Obat-obatan

KUALA KAPUAS - Polsek Selat dibackup Polres Kapuas masih memburu…

Selasa, 18 Februari 2020 13:51

Gubernur Bertemu Buruh Sawit, Ini yang Disampaikannya...

PALANGKA RAYA-Aktivitas PT Sukajadi Sawit Makmur (SSM) sedang menjadi sorotan.…

Senin, 17 Februari 2020 11:44

Begini Jadinya Kalau Baca Berita Cuma Lihat Judulnya

PALANGKA RAYA - Hendaklah menjadi pelajaran bagi kita semua. Kalau…

Senin, 17 Februari 2020 11:42

Sudah Saatnya Larangan Ekspor Rotan Dicabut

PALANGKA RAYA - Larangan ekspor hasil hutan berupa rotan, mendapat…

Senin, 17 Februari 2020 11:38

Melukai Polisi, Pencuri Ini Terkapar Mati Ditembak

KUALA KAPUAS- Langkah tegas ditempuh oleh kepolisian dalam melumpuhkan terduga…

Senin, 17 Februari 2020 11:35

Dayak Jangan Saling Sikut, Jangan Mau Diadu Domba

FOTO   Abdul Rasyid AS Sugianto Sabran     “Sebagai…

Minggu, 16 Februari 2020 11:55

Jembatan Layang Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama Diresmikan

PALANGLA RAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran resmikan jembatan layang…

Sabtu, 15 Februari 2020 12:34

Peringatan Terakhir untuk PSHT, Ancam Bubarkan jika Kekerasan Terulang

SAMPIT – Organisasi dan lembaga adat Dayak memberi peringatan terakhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers