MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 16 November 2018 16:03
Tak Hadir, Otomatis Gugur
Tim pengawas memberikan stempel di tangan peserta yang mengikuti tes CPNS di kantor BKPP Kobar, Kamis (15/111). (HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah memasuki hari keempat, Kamis (15/11). Total sudah ada 36 peserta yang lulus seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dilaksanakan di kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kobar di Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun, sejak Senin (12/11).

Selain rendahnya tingkat kelulusan, pelaksanaan tes CPNS di Bumi Marunting Batu Aji kali ini juga diwarnai dengan minimnya tingkat kehadiran peserta yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus berkas. Sejak hari pertama 12 November lalu, ada tiga peserta yang tidak hadir. Pada hari kedua, Selasa (13/111), bertambah menjadi enam orang dan hari ketiga, Rabu (14/11) bertambah menjadi 16 orang. Pada hari keempat, bertambah lagi hingga total ada 38 peserta tidak mengikuti tes CPNS dengan sistem computer assisted test (CAT) tersebut. 

Kepala Bidang Penempatan dan Mutasi BKPP Kobar Nujuludin menyebutkan, hingga kemarin sudah ada 36 peserta yang dinyatakan lulus SKD dan melanjutkan ke tahap selanjutnya. Yakni seleksi kompetensi bidang (SKB). “Memasuki sesi keempat, total sudah ada 36 orang yang lulus. Hari ini (kemarin) tinggal dua sesi lagi,” ujar Nujuludin kepada Kalteng Pos, Kamis (15/11).

Terkait peserta yang tidak hadir, Nujuludin memastikan, peserta CPNS tersebut otomatis dinyatakan gugur di SKD. “Mereka (peserta) tidak datang,” terangnya.

Dijelaskan Nujulidin, meskipun ada puluhan peserta yang tidak hadir, untuk tingkat kehadiran tes CPNS di Kobar sendiri masih cukup tinggi. "Sampai sesi 22 yang hadir 1.106. Kalau dipersentasenya tinggi yakni 96,7 persen. Sedangkan yang tidak hadir 38 peserta," ungkapnya.

Sebelumnya Kepala BKPP Kobar Aida Lailawati mengungkapkan, banyaknya pelamar yang tidak lulus lantaran soal yang dirasa cukup sulit, ditambah waktu untuk mengerjakan 100 soal hanya 90 menit. “Jadi salah satu keluhan pelamar selain masalah soal dan keterbatasan waktu, juga lantaran passing grade yang dinilai cukup tinggi. Sehingga sulit dicapai oleh peserta. Apalagi ini metata se-Indonesia,” ujar perempuan berjilbab ini.

Meskipun demikian, lanjut Aida, ada informasi baru dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia. “Wacana pertama adalah Kemenpan RB mengubah peraturannya, yakni ada dua rencana. Pertama menurunkan passing grade dan sistem ranking untuk menentukan kelulusan CPNS,” jelas mantan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar ini.

Menurut Aida, apapun nantinya keputusan dari Kemenpan RB, Kobar tetap akan menerima. Asalkan, kata Aida, semua formasi yang sudah disediakan  bisa terisi dan tidak kosong. “Kita tinggal menunggu seperti apa kebijakan dari Kemenpan. Apakah sistem ranking atau menurunkan passing grade,” pungkasnya. (ala/ens)


BACA JUGA

Kamis, 09 April 2020 13:56

Kejari Awasi Aliran Dana Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA-Kajari Palangka Raya Zet Tadung Allo menuturkan, pihaknya siap…

Kamis, 09 April 2020 13:47

Berikut Kronologi Meninggalnya Pasien PDP Klaster Gowa

PALANGKA RAYA - Almarhum MA (74) menghembuskan nafas terakhir sekitar…

Kamis, 09 April 2020 13:45
BREAKING NEWS

1 Pasien PDP Gejala Covid-19 Klaster Gowa Meninggal di RSDS

PALANGKA RAYA - Satu orang pasien corona virus atau covid-19…

Kamis, 09 April 2020 13:44

Sepakat Dana Pilkada Tangani Corona, Warga Diimbau Tak Mudik

Dengan semakin meluasnya penyebaran virus corona, maka perlu ada penanganan…

Kamis, 09 April 2020 13:42

WADUH..!! Kotawaringin Barat Deteksi 182 OTG

“OTG ini bisa berjalan ke mana-mana selayaknya orang sehat, dan…

Kamis, 09 April 2020 13:40

Paskah di Pemakaman Ditiadakan

PALANGKA RAYA-Perayaan Paskah oleh umat nasrani di Kota Palangka Raya…

Rabu, 08 April 2020 14:52

DUH..!! Empat Daerah di Kalteng Zona Merah

PALANGKA RAYA - Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kalteng Loenard…

Rabu, 08 April 2020 13:38

35 Orang Klaster Gowa di Murung Raya, 4 Sudah PDP

Di Murung Raya dari 44 klaster Gowa, 4 orang sudah…

Rabu, 08 April 2020 13:35

Cegah Hoaks, Tim Gugus Harus Informasikan Data Tiap Hari

Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Partai NasDem, Nicksen S Bahat,…

Rabu, 08 April 2020 13:33

OTG Positif Covid-19 Perlu Diwaspadai

PALANGKA RAYA-Di beberapa daerah sudah ditemukan orang tanpa gejala (OTG)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers