MANAGED BY:
SELASA
01 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 16 November 2018 16:03
Tak Hadir, Otomatis Gugur
Tim pengawas memberikan stempel di tangan peserta yang mengikuti tes CPNS di kantor BKPP Kobar, Kamis (15/111). (HUSRIN A LATIF/KALTENG POS)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN – Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah memasuki hari keempat, Kamis (15/11). Total sudah ada 36 peserta yang lulus seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dilaksanakan di kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kobar di Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun, sejak Senin (12/11).

Selain rendahnya tingkat kelulusan, pelaksanaan tes CPNS di Bumi Marunting Batu Aji kali ini juga diwarnai dengan minimnya tingkat kehadiran peserta yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus berkas. Sejak hari pertama 12 November lalu, ada tiga peserta yang tidak hadir. Pada hari kedua, Selasa (13/111), bertambah menjadi enam orang dan hari ketiga, Rabu (14/11) bertambah menjadi 16 orang. Pada hari keempat, bertambah lagi hingga total ada 38 peserta tidak mengikuti tes CPNS dengan sistem computer assisted test (CAT) tersebut. 

Kepala Bidang Penempatan dan Mutasi BKPP Kobar Nujuludin menyebutkan, hingga kemarin sudah ada 36 peserta yang dinyatakan lulus SKD dan melanjutkan ke tahap selanjutnya. Yakni seleksi kompetensi bidang (SKB). “Memasuki sesi keempat, total sudah ada 36 orang yang lulus. Hari ini (kemarin) tinggal dua sesi lagi,” ujar Nujuludin kepada Kalteng Pos, Kamis (15/11).

Terkait peserta yang tidak hadir, Nujuludin memastikan, peserta CPNS tersebut otomatis dinyatakan gugur di SKD. “Mereka (peserta) tidak datang,” terangnya.

Dijelaskan Nujulidin, meskipun ada puluhan peserta yang tidak hadir, untuk tingkat kehadiran tes CPNS di Kobar sendiri masih cukup tinggi. "Sampai sesi 22 yang hadir 1.106. Kalau dipersentasenya tinggi yakni 96,7 persen. Sedangkan yang tidak hadir 38 peserta," ungkapnya.

Sebelumnya Kepala BKPP Kobar Aida Lailawati mengungkapkan, banyaknya pelamar yang tidak lulus lantaran soal yang dirasa cukup sulit, ditambah waktu untuk mengerjakan 100 soal hanya 90 menit. “Jadi salah satu keluhan pelamar selain masalah soal dan keterbatasan waktu, juga lantaran passing grade yang dinilai cukup tinggi. Sehingga sulit dicapai oleh peserta. Apalagi ini metata se-Indonesia,” ujar perempuan berjilbab ini.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers