MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 15 November 2018 11:53
Melihat Cara Pemprov Kalteng Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
Kesulitan Memasarkan, 1.000 UMKM Dikumpulkan
Pemprov bersama Bank Indonesia, OJK, dan industri keuangan berencana menggelar pertemuan bersama seribu UMKM, pekan depan. (ANISA/KALTENG POS)

Angka pertumbuhan ekonomi Kalteng di atas rata-rata nasional. Bahkan se-Kalimantan, perekonomian Kalteng menduduki angka tertinggi. Namun, tren pertumbuhan ekonomi di Bumi Tambun Bungai belum lepas dari kekayaan alam. Lantas, bagaimana upaya mengurangi ketergantungan tersebut? Berikut ulasannya!

 

ANISA B WAHDAH, Palangka Raya

 

PADA triwulan III tahun 2018, pertumbuhan ekonomi Kalteng tercatat sebesar 6,486 persen. Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang angkanya 5,17 persen saja. Secara regional, Kalteng juga tercatat paling tinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan.

Berdasarkan data yang dirilis Bank Indonesia (BI) di Aula Betang Hapakat BI Kalteng, Rabu (14/11), pertumbuhan ekonomi lapangan usaha (LU) terbesar dibandingkan LU pertanian, kehutanan, dan perikanan. Utamanya bersumber dari komoditas kelapa sawit sebesar 19,83 persen, diikuti LU industri pengolahan CPO sebesar 15,91 persen. Sedangkan LU perdagangan besar dan eceran sebesar 13,17 persen, dan LU pertambangan dan penggalian sebesar 11,85 persen.

Selain itu, ekspor dari Kalteng masih didominasi dengan bahan mentah batu bara sebesar 65,83 persen, CPO 8,44 persen, karet 6,58 persen, dan kayu 6,34 persen. Karena itu, perlu beberapa upaya mengurangi ketergantungan terhadap kekayaan SDA dan ekspor bahan mentah. Tujuannya, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Kalteng.

Ada beberapa upaya dapat dilakukan. Salah satunya melalui pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Namun, dalam mengembangkan UMKM sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di Kalteng, terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan kemampuan dan pengetahuan. Hal tersebut dapat dilihat dari pelaku usaha yang masih menggunakan alat-alat sederhana dan kurang memerhatikan kualitas barang.

Tak hanya itu. Pelaku UMKM pun mengaku sulit dalam melakukan penjualan produk, karena pemasaran hanya dalam lingkup kota, kabupaten, dan kecamatan saja. Ditambah lagi dengan terbatasnya akses permodalan para pelaku UMKM.

Kepala BI Perwakilan Kalteng Wuryanto mengatakan, salah satu yang bisa dilakukan, yakni duduk bersama mencari jalan keluarnya. Pertemuan bersama 1.000 UMKM se-Kalteng akan digelar, Sabtu (17/11). Menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, perbankan dan asosiasi industri usaha mikro kecil dan menengah AKUMANDIRI.

“Kegiatan ini rencananya akan dihadiri Menteri Koperasi dan UMKM, deputi gubernur BI, anggota dewan komisioner OJK, dan gubernur Kalteng,” ungkapnya, kemarin.

Dalam pertemuan itu, akan dilangsungkan penandatanganan surat perjanjian kredit atau pembiayaan oleh perbankan kepada 100 pelaku usaha UMKM terpilih. Tujuannya, untuk mengatasi salah satu permasalahan permodalan. Selain itu, juga akan dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat hak cipta, merek dan halal, dan penyerahan sertifikat IUMK.

“Iya, nanti akan dilangsungkan penandatanganan surat perjanjian kredit kepada 100 pelaku usaha terpilih, sekaligus penyerahan secara simbolis sertifikat,” katanya.

Harapannya, kegiatan ini mampu bersinergi antara BI, OJK, Pemprov Kalteng, dan industri keuangan khususnya perbankan, sehingga bersama-sama mendorong percepatan akses keuangan daerah.

“Tidak hanya sekadar bertemu. Kami akan terus melakukan pembinaan kepada UMKM,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan tidak menjadi yang terakhir, tetapi menjadi starting point yang baik untuk pengembangan UMKM, khususnya industri produktif di Kalteng. Mengingat, kata dia, UMKM adalah usaha yang memiliki penyerapan tenaga kerja paling banyak.

“Oleh karena itu, menjadi kewajiban bersama untuk mengembangkan UMKM yang ada Kalteng, sehingga perekonomian lebih meningkat,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, Lies Fahimah berharap agar kegiatan ini benar-benar berjalan sesuai dengan visi dan misi gubernur Kalteng. Mengingat misi keempat gubernur Kalteng adalah mengendalikan inflasi dan pertumbuhan serta meminimalkan kemiskinan.

“Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut, jila perlu dilakukan setiap tahunnya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan kepedulian perbankan, untuk memberikan peluang besar kepada pelaku usaha. Ke depan, kata dia, industri keuangan tak hanya sekadar memberikan bantuan modal, tetapi juga memberikan pelatihan usaha yang lebih luas. (*/ce)


BACA JUGA

Selasa, 25 Januari 2022 12:26

Terlibat Narkoba, 6 Pegawai Kemenkumhan Kalteng Dipecat

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kalteng Ikmal Idrus menegaskan, pihaknya…

Selasa, 25 Januari 2022 10:36

Dari Raker Kalimantan Universities Consortium, 24 Perguruan Tinggi Bahas Kontribusi untuk IKN

Setelah disahkannnya UU Ibu Kota Negera (IKN), sebanyak 24 pimpinan…

Selasa, 25 Januari 2022 10:34

Dua Nama yang Identitasnya Dicatut Resmi Melapor ke Polda Kalteng

PALANGKA RAYA-Keberatan atas penggunaan data pribadi yang digunakan oknum untuk…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:31

Sengkon Disebut Tak Mau Ikuti Mekanisme

  PALANGKA RAYA-Surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:27

Dari Peninjauan PTM di SMAN-1 Palangka Raya, Satu Kelas Terisi Penuh, Sebulan Sekali Swab Antigen

Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah dilaksanakan sejak awal…

Jumat, 21 Januari 2022 12:32

Kalteng Penyangga IKN, Perkuat Sektor Pangan

PALANGKA RAYA-Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah disahkan…

Jumat, 21 Januari 2022 12:31

Capaian Vaksinasi Provinsi Kalteng Turun

PALANGKA RAYA-Data vaksinasi Covid-19 saat ini telah dilakukan migrasi. Sebelumnya…

Kamis, 20 Januari 2022 08:57

Enam Pekerja Tambang Emas Ditangkap, Bos Tambang Buron

PANGKALAN BUN - Aktivitas tambang ilegal di Arut Utara kembali…

Kamis, 20 Januari 2022 08:56

Serangan Misterius Seleksi Sekda

PALANGKA RAYA – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)…

Senin, 17 Januari 2022 09:03

Jabatan Bupati Barsel-Kobar Sisa 4 Bulan, Usulan Nama Pj ke Mendagri Sebulan sebelum Berakhir

PALANGKA RAYA-Lebih dari separuh kabupaten/kota se-Kalteng bakal diisi oleh penjabat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers