MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 15 November 2018 11:53
Melihat Cara Pemprov Kalteng Meningkatkan Perekonomian Masyarakat
Kesulitan Memasarkan, 1.000 UMKM Dikumpulkan
Pemprov bersama Bank Indonesia, OJK, dan industri keuangan berencana menggelar pertemuan bersama seribu UMKM, pekan depan. (ANISA/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Angka pertumbuhan ekonomi Kalteng di atas rata-rata nasional. Bahkan se-Kalimantan, perekonomian Kalteng menduduki angka tertinggi. Namun, tren pertumbuhan ekonomi di Bumi Tambun Bungai belum lepas dari kekayaan alam. Lantas, bagaimana upaya mengurangi ketergantungan tersebut? Berikut ulasannya!

 

ANISA B WAHDAH, Palangka Raya

 

PADA triwulan III tahun 2018, pertumbuhan ekonomi Kalteng tercatat sebesar 6,486 persen. Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang angkanya 5,17 persen saja. Secara regional, Kalteng juga tercatat paling tinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan.

Berdasarkan data yang dirilis Bank Indonesia (BI) di Aula Betang Hapakat BI Kalteng, Rabu (14/11), pertumbuhan ekonomi lapangan usaha (LU) terbesar dibandingkan LU pertanian, kehutanan, dan perikanan. Utamanya bersumber dari komoditas kelapa sawit sebesar 19,83 persen, diikuti LU industri pengolahan CPO sebesar 15,91 persen. Sedangkan LU perdagangan besar dan eceran sebesar 13,17 persen, dan LU pertambangan dan penggalian sebesar 11,85 persen.

Selain itu, ekspor dari Kalteng masih didominasi dengan bahan mentah batu bara sebesar 65,83 persen, CPO 8,44 persen, karet 6,58 persen, dan kayu 6,34 persen. Karena itu, perlu beberapa upaya mengurangi ketergantungan terhadap kekayaan SDA dan ekspor bahan mentah. Tujuannya, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Kalteng.

Ada beberapa upaya dapat dilakukan. Salah satunya melalui pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Namun, dalam mengembangkan UMKM sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di Kalteng, terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan kemampuan dan pengetahuan. Hal tersebut dapat dilihat dari pelaku usaha yang masih menggunakan alat-alat sederhana dan kurang memerhatikan kualitas barang.

Tak hanya itu. Pelaku UMKM pun mengaku sulit dalam melakukan penjualan produk, karena pemasaran hanya dalam lingkup kota, kabupaten, dan kecamatan saja. Ditambah lagi dengan terbatasnya akses permodalan para pelaku UMKM.

Kepala BI Perwakilan Kalteng Wuryanto mengatakan, salah satu yang bisa dilakukan, yakni duduk bersama mencari jalan keluarnya. Pertemuan bersama 1.000 UMKM se-Kalteng akan digelar, Sabtu (17/11). Menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, perbankan dan asosiasi industri usaha mikro kecil dan menengah AKUMANDIRI.

“Kegiatan ini rencananya akan dihadiri Menteri Koperasi dan UMKM, deputi gubernur BI, anggota dewan komisioner OJK, dan gubernur Kalteng,” ungkapnya, kemarin.

Dalam pertemuan itu, akan dilangsungkan penandatanganan surat perjanjian kredit atau pembiayaan oleh perbankan kepada 100 pelaku usaha UMKM terpilih. Tujuannya, untuk mengatasi salah satu permasalahan permodalan. Selain itu, juga akan dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat hak cipta, merek dan halal, dan penyerahan sertifikat IUMK.

“Iya, nanti akan dilangsungkan penandatanganan surat perjanjian kredit kepada 100 pelaku usaha terpilih, sekaligus penyerahan secara simbolis sertifikat,” katanya.

Harapannya, kegiatan ini mampu bersinergi antara BI, OJK, Pemprov Kalteng, dan industri keuangan khususnya perbankan, sehingga bersama-sama mendorong percepatan akses keuangan daerah.

“Tidak hanya sekadar bertemu. Kami akan terus melakukan pembinaan kepada UMKM,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan tidak menjadi yang terakhir, tetapi menjadi starting point yang baik untuk pengembangan UMKM, khususnya industri produktif di Kalteng. Mengingat, kata dia, UMKM adalah usaha yang memiliki penyerapan tenaga kerja paling banyak.

“Oleh karena itu, menjadi kewajiban bersama untuk mengembangkan UMKM yang ada Kalteng, sehingga perekonomian lebih meningkat,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalteng, Lies Fahimah berharap agar kegiatan ini benar-benar berjalan sesuai dengan visi dan misi gubernur Kalteng. Mengingat misi keempat gubernur Kalteng adalah mengendalikan inflasi dan pertumbuhan serta meminimalkan kemiskinan.

“Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut, jila perlu dilakukan setiap tahunnya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan kepedulian perbankan, untuk memberikan peluang besar kepada pelaku usaha. Ke depan, kata dia, industri keuangan tak hanya sekadar memberikan bantuan modal, tetapi juga memberikan pelatihan usaha yang lebih luas. (*/ce)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 16:20

64 SUTT Terdampak Karhutla

Karhutla selain melumpuhkan penerbangan, transportasi darat, transportasi air, juga mulai…

Selasa, 17 September 2019 15:23

Bandara Lumpuh, Jalur Air Rawan

SAMPIT- Pemkab Kotim sudah menetapkan status tanggap darurat. Jarak pandang…

Selasa, 17 September 2019 15:17

Asap Kian Pekat, Layak Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA-Kondisi asap di Kota Palangka Raya dua hari beruturut-turut…

Senin, 16 September 2019 15:10

Kotim Naikkan Status Jadi Berbahaya, Palangka Raya Belum

BERBAHAYA. Begitu kategori kualitas udara di Kota Palangka Raya dan…

Senin, 16 September 2019 13:50

Tak Ada Lagi Ruang Bebas Asap, Jangan Menunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – Ancaman Presiden RI Joko Widodo terkait pemecatan…

Senin, 16 September 2019 12:13

Warga Kalteng Memburu Udara Segar

BATITA itu duduk di pangkuan ibunya. Didekap hangat. Perawat berusaha…

Senin, 16 September 2019 01:13

Kalimantan Ditutupi Asap, Penerbangan Lumpuh

PALANGKA RAYA - Kabut asap akibatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Senin, 16 September 2019 01:10

Wali Kota Minta Maaf ke Warga, Lapor ke Presiden Lewat Media Sosial

PALANGKA RAYA – Semakin parahnya kondisi kebakaran hutan dan lahan yang…

Senin, 16 September 2019 01:06

Mulai Senin Ini, Jam Masuk Kerja ASN Dimundurkan

PALANGKA RAYA – Setelah meniadakan proses belajar mengajar atau meliburkan sekolah,…

Minggu, 15 September 2019 09:13

Prediksi Pilgub Kalteng, Selain Dari Parpol ada 1 Independen

PALANGKA RAYA-Pengamat Politik Kota Palangka Raya Dr Jhon Retei Alfri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*