MANAGED BY:
SABTU
27 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)
Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar
Misrita (kerudung hitam) saat memberikan pelatihan kepada anggota Dharma Wanita UPR, bagaimana membatik menggunakan daun, di Aula Perumahan Dosen UPR, beberapa waktu lalu. (ANISA/KALTENG POS)

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka, justru batik Kalteng pun unik dan menarik untuk dikembangkan. Apalagi, berbahan dasar getah kayu hutan dan dedaunan.

ANISA B WAHADAH, Palangka Raya

==========-

SIANG selepas azan Zuhur berkumandang, satu per satu anggota Dharma Wanita UPR mendatangi aula perumahan dosen UPR. Tujuanya tidak lain adalah belajar membatik. Yang unik dan menariknya, yang mau dipelajari mereka adalah membatik dengan bahan daun yang diambil dari alam.

Batik berbahan daun tersebut digagas salah satu dosen Universitas Palangka Raya (UPR), Misrita. Belajar membatik bersamanya, tak perlu membawa peralatan. Semua sudah disiapkan.

Saat memasuki ruangan berukuran 4x4 meter itu, siapa saja akan disambut bau aneh dan asing ditangkap indra penciuman.

Ternyata, bau tersebut bersumber bahan yang sudah dikumpulkan Misrita sebagai bahan untuk membatik.

Berbagai macam daun. Ada daun tamih, ulin, cemara, jambu, dan daun mawar. Direndam dalam air bercampur tunjung (obat khusus perendaman membatik). Di sekeliling ember hijau untuk merendam bahan tersebut, terdapat berbagai macam alat dan bahan membatik. Di antaranya, benang, gunting, pengukus, kompor, cuka, ember, air, palu, tunjung, dan plastik.

“Inilah bahan yang akan kita buat untuk membatik,” kata Misrita menjelaskan kegunaan alat dan bahan tersebut.

Sebagian peserta terlihat paham sambil menganggukkan kepala. Namun, sebagian yang masih tak paham, mengajukan pertanyaan. Dengan telaten, perempuan yang sudah menjadi dosen sejak 1999 itu, kembali menjelaskan. Perlahan, peserta mulai memahami, sembari celotehan-celotehan lucu terucap dari setiap peserta.

Sekitar 30 menit mendapat panduan dari perempuan asli Desa Patai, Kabupaten Kotawaringin Timur ini, praktik membatik dimulai. Berawal dengan menuangkan satu cuka makanan ke dalam air dengan perbandingan 1:1 liter. Memang. Baunya sangat tak sedap alias menyengat. Tapi itu sudah menjadi salah satu proses membatik.

“Baiklah, cuka sudah dicampur dengan air. Selanjutnya memasukkan kain sutra. Direndam beberapa detik saja. Lalu, peras dengan kuat,” ucapnya  memberi arahan kepada peserta pelatihan. (ce/bersambung)


BACA JUGA

Selasa, 09 November 2021 10:34
Karyanya Sudah Laku 25 Item, Dibanderol Rp95 Ribu

Melihat Karya Seni String Art SLBN 2 Pangkalan Bun

Anak-anak disabilitas di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini makin dikenal berkat…

Senin, 18 Oktober 2021 13:57

Melihat Usaha Peternakan Kelinci di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap berbagai macam usaha. Dari yang skala…

Sabtu, 09 Oktober 2021 11:52
Semangat Menggebu Pejuang Pendidikan di Kalteng

Tak Bisa Sekolah Daring, Jangankan Internet, Telepon Pun Susah

Lurah Kameloh Baru Rulissantie saat ditemui di kantornya mengatakan, pada…

Sabtu, 09 Oktober 2021 11:50
Semangat Menggebu Pejuang Pendidikan di Kameloh Baru

Murid Tak Mengeluh karena Sudah Terbiasa Susah

Sajidin yang sudah mengabdi menjadi guru sejak 1990 ini menjabarkan,…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:51
Dari Pemilihan Duta Tambun Bungai Kalteng 2021

Manfaatkan Kemajuan Teknologi untuk Promosikasi Budaya dan Pariwisata

Andra Pratama dan Yoan Agnes Theresia akhirnya dinobatan sebagai Duta…

Selasa, 24 Agustus 2021 11:13

Mengenal Muhamad Ridwan, Dokter yang Rutin Berbagi Berkah Tiap Jumat

Sekali dalam sepekan Muhamad Ridwan rutin menebar kebaikan. Dokter muda…

Jumat, 09 Juli 2021 11:16
Mengikuti Kegiatan Donasi Literasi di Tanjung Pusaka (2/selesai)

Desanya Hanya 400 Meter, Satu Sekolah 14 Murid

Menikmati fasilitas pendidikan yang layak merupakan hak bagi setiap anak…

Senin, 14 Juni 2021 11:05

Melihat Keberadaan Bank Sampah Jekan Mandiri, Anggota Mencapai Ratusan Orang, Hasilnya Cukup Menggiurkan

Masalah sampah menjadi persoalan klasik di kota-kota yang sedang berkembang.…

Selasa, 07 Juli 2020 12:40
Mengenal Lindu Anugraha, YouTuber Kalteng yang Mengusung Kearifan Lokal (2/selesai)

Konsisten Bikin Konten, Warga Dilibatkan sebagai Model

Menjadi salah satu peraih silver play button dari YouTube tentunya…

Selasa, 10 Maret 2020 11:56

Abdullah Gampang, Perintis Usaha Ukiran Kayu Motif Dayak

Hasil kerajinan khas Dayak semakin terkenal dan banyak peminatnya. Mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers