MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 06 Oktober 2018 13:48
Harga Turun, Petani Kelapa Banyak Gulung Tikar
ILUSTRASI/NET

KUALA PEMBUANG– Harga kelapa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan turun. Saat ini harganya hanya Rp 800 perbiji. Padahal, sebelumnya mencapai Rp 1.500 perbiji. Harga kelapa yang belum stabil ini membuat para petani kelapa mengeluh.

Bahkan, para petani lokal tidak mengerti lagi harus berbuat apa menghadapi kondisi itu. Sebab, tidak sedikit ekonomi mereka bergantung dari hasil penjualan kelapa.

Kondisi belum stabilnya harga kelapa ini sudah terjadi sejak empat bulan lalu. Tidak sedikit, akibat harga kelapa yang murah ini membuat sebagian para petani kelapa memilih untuk mencari pekerjaan lain.

"Harga kelapa atau kopra sampai saat masih Rp 800 perbiji. Padahal sebelumnya perbiji mencapai Rp 1.500," kata Ibas, salah seorang petani kelapa di wilayah setempat.

Ia menambahkan, penurunan harga kelapa ini sendiri sudah terjadi sejak empat bulan lalu. Kalau masih seperti ini, tentunya akan membuat para petani kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Dampak dari harga yang tidak kunjung stabil ini membuat produktifitas kelapa sendiri mulai sulit. Beberapa industri kelapa satu persatu mulai gulung tikar karena tidak sanggup dengan kondisi seperti ini,” ujar dia.

 Ibas khawatir jika kondisi harga kelapa terus seperti ini maka industry kelapa di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir akan melemah. Dia berharap pemerintah segera mengambil sikap. “Karena kalau terus-terusan seperti ini kasihan para petani kelapa,” tandasnya. (son/bad)

 


BACA JUGA

Rabu, 09 Oktober 2013 17:17

Dalam Waktu Dekat Akan Ditetapkan Tersangka

<div> <div>PALANGKA RAYA-Keseriusan jajaran Polres Katingan dalam menangani tindak pidana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers