MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:46
Teman Mengapung di Air, Dibangunkan Ternyata Sudah Tak Bernyawa
dr Ricka Brillianty Zaluchu bersama tim melakukan visum terhadap jenazah Beny, di Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus, kemarin. (RIDUAN/KALTENG POS)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA-Beny, ditemukan tewas mengapung di parit, tak jauh dari bahu Jalan Tjilik Riwut Km 22, Jumat (17/8) tengah malam. Remaja 18 tahun itu diduga tercebur, ketika asyik memancing di tengah kegelapan malam.

Pemancing itu ditemukan pertama kali oleh rekannya Rizki, yang juga sedang memancing ikan. Tidak berjauhan. Peristiwa itu terjadi sekitar sejam setelah sampai di lokasi. Dua sekawan itu berpencar mencari titik pemancingan.

Kecurigaan terjadi sesuatu hal terhadap Beny, dirasakan Rizki. Beny tak menjawab sahutan Rizki. Beberapa kali. Penasaran, Rizki mendatangi. Dia melihat rekannya itu telungkup. Mengapung.

“Saat saya lihat teman saya sudah telungkup mengapung di air, langsung saya angkat dan bawa ke pinggir jalan. Sempat mencoba membangunkan. Namun korban sudah tak bernyawa lagi,” katanya di hadapan polisi.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut, Polres Palangka Raya beserta jajaran bergegas menuju lokasi kejadian. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar. Ditemukan sosok mayat laki-laki yang diketahui warga Tjilik Riwut Km 14, Kelurahan Bukit Tunggal.

Jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus, untuk dilakukan visum luar oleh dokter forensik. Dinyatakan meninggal dunia oleh dokter, karena tenggelam.

Diduga kuat korban meninggal karena tenggelam. Bukan karena digigit ular atau penganiayaan. Karena dari hasil visum luar yang dilakukan dokter forensic, tak ada bekas tindak kekerasan di sekujur tubuhnya.

“Tak ada tanda kekerasan. Murni tenggelam,” jelasnya kepada awak media di Ruang Kamboja RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Ia menambahkan, diduga kuat korban dengan sengaja menceburkan diri ke dalam sungai yang dipenuhi semak-semak. Tidak menyadari air dalam, sehingga membuat korban tenggelam. (idu/ce/ram)


BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers