MANAGED BY:
SENIN
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 11 Agustus 2018 12:26
Memanfaatkan Bekas Peralatan Elektronik Menjadi Barang Unik
Kreativitas dan Karya dari Balik Penjara
Kerajinan dari barang bekas peralatan elektronik, diubah menjadi cantik di tangan sejumlah warga binaan. (APRIANDO/KALTENG POS)

PROKAL.CO, Hidup di balik jeruji besi sudah pasti terisolasi. Terkurung dan terbatas dengan dunia luar. Namun, kreativitas tak mengenal batas. Selagi ada kemauan dan berpikir lurus, karya seni bisa tercipta di mana saja.

 

APRIANDO, Kuala Kapuas

==============-

SEPERTI kebanyakan rumah tahanan maupun lembaga pemasyarakatan, punya kesan membosankan. Menghabiskan waktu dan bertanggung jawab atas pelanggaran hukum yang dibuat, membuat narapidana bertahun-tahun mendekam di penjara.

Dituntut supersabar dan pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu menjalani hukuman hingga bebas dan menghirup udara bebas. Dituntut memiliki pengendalian diri yang luar biasa, agar tetap hidup sewajarnya sebagai warga binaan.

Oleh karena itu, banyak cara harus dilakukan seorang warga binaan, untuk mengisi hari-harinya. Ibadah, berdoa, berkarya, hingga terus berbuat hal positif. Seperti yang dilakukan sejumlah napi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas.

Berbekal pengalaman pernah bekerja di bidang otomotif, sejumlah napi membuat miniatur motor dan kapal, dari barang bekas peralatan elektronik. Lima napi kasus narkoba dan satu kasus pemalakan. Bambang, Fatan, Try, Budi, Alex, Yano, dan Hengky tetap berkarya.

“Saya membuatnya. Karena saat sebelum masuk ke dalam rutan, pernah bekerja di tempat renovasi motor, membuat motor rakitan sendiri. Kegiatan ini sekaligus untuk menghilangkan rasa bosan,” kata Fatan menceritakan pembuatan miniatur motor kepada Kalteng Pos, Rabu (8/8).

Pria yang baru menjalani masa hukuman kurang lebih setahun tersebut, memanfaatkan barang yang dibawa oleh pihak lapas, seperti korek, kabel bekas, hardisk, sendok, dan segala macam alat elektronik, lalu disulap menjadi replika motor. Mirip seperti motor sungguhan yang dimodifikasi.

Sembari mengajarkan kelima temannya, napi kasus pemalakan itu mengatakan, untuk bahan membuat miniatur tersebut, diperoleh tanpa mengeluarkan uang seperser pun. Semuanya dari bahan elektronik bekas.

Sampah elektronik dikumpulkan dan dijadikan replika motor yang gagah, dengan warna-warni, model, serta bentuk berbeda. Muncul begitu saja saat merasa bosan, dan sekadar mengisi waktu luang. Apalagi, pengalaman pertama menjalani masa hukuman, sempat membuatnya depresi dan tak semangat, karena belum terbiasa dengan lingkungan.

Bambang, napi kasus narkoba, membuat miniatur perahu. Membuat kerajinan tersebut paling lama sekitar tiga hari. Tergantung model dan tingkat kerumitannya.

“Bisa selesai dengan bahan seadanya, tergantung model serta kerumitannya,” kata Bambang.

Sama seperti Fatan, bahan dari pihak lapas. Tapi ia harus merogoh kocek. Untuk membantu para napi menyalurkan hobi, karya dari balik penjara itu dipasarkan ke luar.

Seperti melalui pameran seluruh hasil karya para warga binaan lapas, menjelang HUT Kemerdekaan RI sebentar lagi.

Miniatur kapal layar dibanderol hingga Rp100 ribu, tergantung besar layar. Kalau motor, lebih mahal lagi. Karena bahannya susah didapatkan, khususnya barang bekas elektronik seperti hardisk, CD room, CPU, dan lain-lainnya. Pembuatannya pun lebih membutuhkan ketelitian, saat menggabungkan dan membentuk mirip motor sungguhan.

“Pekerjaan atau hasil karya mereka nantinya akan dipasarkan, sehingga tidak sia-sia. Sekaligus pemasukan bagi para napi sendiri, dan pembelian alat bahan yang diperlukan oleh mereka” ungkap Kepala Rutan Kelas IIB Kapuas, Husaini

Hasil jualan, dikembalikan ke warga binaan. Pihaknya hanya membantu untuk memberikan wadah dan fasilitas, agar kreativitas tetap terjaga, sembari sebagai modal warga binaan saat keluar dan kembali ke masyarakat umum nantinya. (*/ce)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…

Senin, 12 November 2018 09:44
Melihat Cara KPU Melindungi Suara Pemilih Milenial

Tak Masuk DPT, Malah Dikasih Hadiah

Pesta demokrasi akan digelar tahun depan. Masih lama. Banyak waktu…

Jumat, 09 November 2018 11:56
Menari Bersama Manekin dan Nekat Keliling Nusantara

Sekali Tampil Meraup Rp 700 Ribu

Menari dengan manekin atau boneka manusia, terdengar biasa saja. Namun,…

Kamis, 08 November 2018 10:33
Ketika Kasatbinmas Polres Kobar Jadi Irup di SMAN 2 Pangkalan Bun

Sosialisasi Saber Pungli, Wawasan Nusantara dan Narkoba

Pemandangan berbeda terlihat di SMAN 2 Pangkalan Bun. Kalau biasanya…

Selasa, 06 November 2018 15:24
Cara Membuat Batik Unik dan Menarik Khas Kalteng (1)

Berbahan Getah Daun Ulin dan Mawar

Batik memang lebih terkenal di Pulau Jawa. Tapi siapa sangka,…

Kamis, 01 November 2018 09:41
Dari Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Travel di Sampit

KEJAM..!! Ada 15 Adegan, Korban Sempat Dipukuli Lalu Dibuang ke Sungai Mentaya

Ada 15 adegan yang diperagakan tersangka pelaku dalam rekonstruksi kasus…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:49
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (2/Selesai)

Belajar Dalang karena Sering Ikut Orang Tua

Wayang,sebuah seni pertunjukan dengan memainkan tokoh-tokoh kerajaan masa lalu. Merupakan…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:20
Melihat Prosesi Ruwatan Sukerta dan Pergelaran Wayang Kulit (1)

Tak Ada Danau, Sumber Air Diambil dari Tujuh Rumah

Sukerta, dalam bahasa Jawa adalah orang yang dianggap memiliki aib atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*