MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 03 Juli 2018 12:01
Uang Pemda yang Disimpan di BTN Raib, Mantan Bupati Katingan Tersangka
Yantenglie

erjalanan hidup mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menarik untuk diikuti. Pernah menghiasai media masa dengan kasus perselingkuhan, kini muncul dengan kejutan baru. Dia resmi menjadi tersangka raibnya uang kas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan Rp 35 miliar. Konon, uang sempat disimpan di Bank Tabungan Negara (BTN) Pondok Pinang, Jakarta.

Perihal status tersangka Yantenglie itu dibenarkan Polda Kalteng. Kabidhumas AKBP Hendra Rochmawan mengungkapkan bahwa Yantenglie sudah berstatus tersangka dan saat ini prosesnya terus berlanjut. "Ya, sudah tersangka. Proses lidik sudah berjalan," ujarnya kepada awak media kemarin (2/7).

Pihaknya masih enggan membeberkan pokok perkara atau hasil pemeriksaan. Tetapi, polisi berjanji membeberkan semuanya kepada publik apabila berkas sudah dianggap lengkap oleh kejaksaan (P-21). "Kalau selesai, akan kami informasikan kembali," kata Hendra.

Uang Pemda yang Disimpan di BTN Raib, Mantan Bupati Katingan Tersangka Ilustrasi: uang pemda yang pernah disimpan di BTN membuat mantan bupati Katingan jadi tersangka. (dok. JawaPos.com)

Hendra menambahkan, penetapan kasus tersangka atas raibnya uang Rp 35 miliar itu baru menyeret satu orang, yakni Yantenglie. Namun, polda akan terus melakukan pengembangan. Bukan tidak mungkin jumlah tersangka bertambah. "Yang lainnya masih diperiksa sebagai saksi saja. Hanya Yantenglie yang statusnya sudah tersangka," tegas perwira yang pernah menjabat Kapolres Palangka Raya itu.

Meski Yantenglie telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi belum menahannya. Alasannya, ada beberapa proses lidik yang harus dilengkapi penyidik. "Pada intinya, pemeriksaan sebagai tersangka sudah selesai. Tinggal menunggu P-21 saja," paparnya.

Jumat pekan lalu Yantenglie memang tampak memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka. Kalteng Pos (Jawa Pos Group) sempat menanyakan perihal hasil pemeriksaan. Namun, mantan bupati Katingan itu menolak untuk diwawancarai. Dalam pemeriksaan itu, Yantenglie didampingi tiga pengacara.

Penetapan Yantenglie sebagai tersangka mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Katingan Ignatius Mantir L. Nussa. Dia menilai hal itu sebagai titik terang untuk mengungkap hilangnya uang kas daerah dengan nilai yang sangat besar.

"Kita berterima kasih kepada penyidik Polda Kalteng yang sudah menetapkan tersangka. Sebab, apabila ini terkatung-katung dan tidak jelas, ada rencana kita untuk membentuk pansus," kata Mantir kepada Kalteng Pos melalui telepon kemarin (2/7).

Dia berharap, dengan adanya status tersangka, proses hukumnya bisa segera berjalan dan dilimpahkan ke kejaksaan hingga pengadilan. Mantir hanya ingin kasus itu terbuka dan diketahui apa yang sebenarnya terjadi dengan uang yang disimpan di BTN tersebut. "Karena ini uang rakyat Katingan," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan, di samping ada yang bertanggung jawab, dia meminta uang Rp 35 miliar harus dikembalikan ke kas daerah Pemerintah Kabupaten Katingan. "Ini sangat kita harapkan. Harus kembali ke kas daerah," tegasnya. 

(ena/eri/uyi/ce/ram/c19/fat)


BACA JUGA

Selasa, 25 Januari 2022 12:26

Terlibat Narkoba, 6 Pegawai Kemenkumhan Kalteng Dipecat

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kalteng Ikmal Idrus menegaskan, pihaknya…

Selasa, 25 Januari 2022 10:36

Dari Raker Kalimantan Universities Consortium, 24 Perguruan Tinggi Bahas Kontribusi untuk IKN

Setelah disahkannnya UU Ibu Kota Negera (IKN), sebanyak 24 pimpinan…

Selasa, 25 Januari 2022 10:34

Dua Nama yang Identitasnya Dicatut Resmi Melapor ke Polda Kalteng

PALANGKA RAYA-Keberatan atas penggunaan data pribadi yang digunakan oknum untuk…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:31

Sengkon Disebut Tak Mau Ikuti Mekanisme

  PALANGKA RAYA-Surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:27

Dari Peninjauan PTM di SMAN-1 Palangka Raya, Satu Kelas Terisi Penuh, Sebulan Sekali Swab Antigen

Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah dilaksanakan sejak awal…

Jumat, 21 Januari 2022 12:32

Kalteng Penyangga IKN, Perkuat Sektor Pangan

PALANGKA RAYA-Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah disahkan…

Jumat, 21 Januari 2022 12:31

Capaian Vaksinasi Provinsi Kalteng Turun

PALANGKA RAYA-Data vaksinasi Covid-19 saat ini telah dilakukan migrasi. Sebelumnya…

Kamis, 20 Januari 2022 08:57

Enam Pekerja Tambang Emas Ditangkap, Bos Tambang Buron

PANGKALAN BUN - Aktivitas tambang ilegal di Arut Utara kembali…

Kamis, 20 Januari 2022 08:56

Serangan Misterius Seleksi Sekda

PALANGKA RAYA – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)…

Senin, 17 Januari 2022 09:03

Jabatan Bupati Barsel-Kobar Sisa 4 Bulan, Usulan Nama Pj ke Mendagri Sebulan sebelum Berakhir

PALANGKA RAYA-Lebih dari separuh kabupaten/kota se-Kalteng bakal diisi oleh penjabat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers