MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 03 Juni 2018 00:44
PARAH..!! Rusuh di PT IMK Sudah Dua Kali, Ini Kerugian yang Dihasilkan
Kabag Ops Polres Mura, Kompol Arifin dan seorang anggota polisi mendapat perawatan di Klinik PT IMK setelah menderita luka akibat lemparan batu dalam bentrokan yang terjadi Sabtu (2/6) malam.

PROKAL.CO, PURUK CAHU-Bentrokan antara warga dan perusahaan serta aparat keamanan di PT Indo Muro Kencana (IMK) Kabupaten Murung Raya, Sabtu (2/6) malam, memakan korban beberapa orang luka akibat terkena lemparan batu dan.gas air mata.

Konflik berujung bentrok terbuka antara warga dan PT IMK ini merupakan yang kedua kalinya terjadi.

Bentrokan berdarah pertama kali terjadi pada bulan yang sama di tahun 2013 lalu, tepatnya 29 Juni. Akibat kejadian, dua orang warga menderita luka tembak dan empat personel Brimob mengalami luka parah akibat terkena senjata tajam.

Selain itu, 9 unit bangunan di perusahaan itu dirusak massa, 20 kendaraan operasional perusahaan dirusak dan dibakar massa.  Total kerugian ditaksir mencapai hingga Rp 10 miliar.

Menurut kepolisian, saat itu warga memaksa masuk ke areal perusahaan untuk melakukan penambangan tradisional dan dihalau petugas Brimob yang sedang bertugas melakukan pengamanan. Bentrokan pun tidak bisa dihindarkan antara massa dan petugas Brimob.

Sementara dalam bentrokan yang terjadi Sabtu (2/6) malam, belum diketahui persis berapa kerugian yang terjadi.

Namun sejumlah orang mengalami luka, di antaranya Kabag Ops Polres Mura, Kompol Arifin dan satu personel polisi yang terkena lemparan batu. Kemudian tiga orang balita yang terkena paparan gas air mata, juga terpaksa diamankan dan dilarikan ke klinik PT IMK.

Bentrokan mulai terjadi sekitar pukul 18.10 WIB, ketika massa memaksa untuk masuk ke areal perusahaan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun kepolisian terkait bentrokan yang terjadi.

PT IMK beroperasi dengan dasar kontrak karya dari pemerintah pusat. Pada tahun 1994 silam memiliki pinjam pakai lahan yang berlaku selama 30 tahun. Dengan luas wilayah sekitar 90 ribuan hektare. (nto)


BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 15:13

GAWAT..!! Karena Pekatnya Asap, Heli Water Bombing Lumpuh

SAMPIT- Helikopter Water Bombing tidak bisa melakukan pemadaman di Kabupaten…

Rabu, 18 September 2019 13:58

Diduga Cemburu, Suami Tuduh Istri Selingkuh hingga Bakar Rumah

SAMPIT - Kebakaran rumah terjadi di Jalan Podang, RT 20/RW…

Rabu, 18 September 2019 13:55

Di Palangka Raya, Satu Meninggal Akibat Asap Pekat

PALANGKA RAYA- Satu warga diduga menjadi korban pekatnya kabut asap…

Selasa, 17 September 2019 16:20

64 SUTT Terdampak Karhutla

Karhutla selain melumpuhkan penerbangan, transportasi darat, transportasi air, juga mulai…

Selasa, 17 September 2019 15:23

Bandara Lumpuh, Jalur Air Rawan

SAMPIT- Pemkab Kotim sudah menetapkan status tanggap darurat. Jarak pandang…

Selasa, 17 September 2019 15:17

Asap Kian Pekat, Layak Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA-Kondisi asap di Kota Palangka Raya dua hari beruturut-turut…

Senin, 16 September 2019 15:10

Kotim Naikkan Status Jadi Berbahaya, Palangka Raya Belum

BERBAHAYA. Begitu kategori kualitas udara di Kota Palangka Raya dan…

Senin, 16 September 2019 13:50

Tak Ada Lagi Ruang Bebas Asap, Jangan Menunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – Ancaman Presiden RI Joko Widodo terkait pemecatan…

Senin, 16 September 2019 12:13

Warga Kalteng Memburu Udara Segar

BATITA itu duduk di pangkuan ibunya. Didekap hangat. Perawat berusaha…

Senin, 16 September 2019 01:13

Kalimantan Ditutupi Asap, Penerbangan Lumpuh

PALANGKA RAYA - Kabut asap akibatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*