MANAGED BY:
SELASA
29 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 31 Maret 2018 07:10
Sengsaranya Melalui Kubangan Lumpur di Jalan Kolam-Pangkalan Bun
Melewati 10 Meter Serasa 300 Kilometer
Puluhan kendaraan roda empat terjebak antrean panjang, akibat jalan rusak di ruas jalan Pangkalan Bun-Kolam Km 30, tepatnya di tikungan sebelum Jembatan Masyurian, Kecamatan Kolam, Kobar, beberapa hari lalu. (KOKO SULISTYO / KALTENG POS)

PROKAL.CO,

Puluhan kendaraan roda empat tak bergeming dari tempatnya. Hanya mesinnya menyala. Ada juga memilih mematikannya untuk menghemat bahan bakar. Hampir 4 jam menunggu. Bahkan, di antaranya ada lebih dari 5 jam.

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

HUJAN deras mengguyur wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akhir-akhir ini, membuat jalan lintas Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam) semakin sulit dilalui kendaraan roda empat. Titik terparah ada di Km 30, sebelum jembatan pile slab Masyurian, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kobar.

Seperti yang terjadi Kamis (29/3). Puluhan kendaraan baik dari dan akan menuju Kota Pangkalan Bun, terjebak di jalan rusak tersebut. Ban mobil mereka amblas dan menyebabkan puluhan kendaraan terjebak antrean panjang.

Puluhan kendaraan itu terpaksa menunggu berjam-jam. Bahkan ada yang hinga 5 sampai 6 jam, belum juga bisa melanjutkan perjalanan. Padahal, dengan waktu selama itu, jika diambil rata-rata kecepatan 70-80 km/jam saja, semestinya kendaraan-kendaraan itu telah mampu menempuh jarak paling sedikit 250 hingga 300 kilometer.

Warga mengeluhkan kondisi jalan Kolam yang tak kunjung membaik. Padahal, anggaran yang dikucurkan untuk jalan lintas kabupaten dan provinsi itu, baik dari APBD Kobar dan APBD Provinsi Kalteng, sudah tidak terhitung jumlahnya. Bukan hanya materi yang begitu besar sudah dihabiskan, tetapi kualitas jalan yang buruk mengakibatkan banyak korban kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 07 Juli 2020 12:40
Mengenal Lindu Anugraha, YouTuber Kalteng yang Mengusung Kearifan Lokal (2/selesai)

Konsisten Bikin Konten, Warga Dilibatkan sebagai Model

Menjadi salah satu peraih silver play button dari YouTube tentunya…

Selasa, 10 Maret 2020 11:56

Abdullah Gampang, Perintis Usaha Ukiran Kayu Motif Dayak

Hasil kerajinan khas Dayak semakin terkenal dan banyak peminatnya. Mulai…

Senin, 02 Maret 2020 14:33

Madu Borneo Mellifera, Merambah Pasar Nasional dan Internasional

Kemasan begitu menarik. Peta Pulau Kalimantan tampak besar. Berwarna Hitam.…

Senin, 27 Januari 2020 12:28

Mengintip Produksi Makanan Olahan IRT Kalampangan

Kreativitas ibu rumah tangga (IRT) di Kelurahan Kalampangan benar-benar tanpa…

Jumat, 22 November 2019 23:25
Angkie Yudistia, Stafsus Presiden Penyandang Tunarungu dengan Segudang Prestasi

"Sudah Waktunya Disabilitas Bukan Kelompok Minoritas"

SATU di antara tujuh staf khusus presiden Jokowi dari kalangan milenial…

Senin, 23 September 2019 10:51

Cerita Heroik Pemadam Karhutla di Kalteng

Mereka patut mendapat apresiasi lebih. Tak banyak waktu berkumpul dengan…

Rabu, 24 April 2019 12:13

Harus Menginspirasi Bagi Sesama Perempuan

Hari Kartini memang identik sebagai perayaan bagi kaum perempuan. Siapa…

Jumat, 07 Desember 2018 14:30
Mengikuti Sidang Tipikor Mantan Kepala BPN Kotim Jamaludin

Terdakwa dan Saksi Saling Membantah

Kepada para saksi yang dihadirkan, sang hakim bertanya: “Apakah blanko…

Kamis, 06 Desember 2018 14:58
BPOM Turun Tangan, Ratusan Obat dan Kosmetik Disita

Pedagang Mengaku Tak Tahu, Asli Atau Palsu

Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) harus berhati-hati saat membeli atau memakai…

Jumat, 16 November 2018 16:13
Menengok Semangat Anak Panti Asuhan

Ada yang Sarjana, dan Jadi Manajer di Perusahaan

Suasana berbeda saat menengok aktivitas anak-anak di Panti Asuhan Annida…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers