MANAGED BY:
JUMAT
06 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Minggu, 11 Februari 2018 07:41
Ketika Sembako Mengalir Sampai Jauh
Arief Rahman Hakim

PROKAL.CO,

Kolom Happy Monday tanggal 6 Pebruari 2018 yang lalu sungguh menarik. Terutama jika kita juga ikut melihat video berdurasi 3,31 menit yang dijadikan bahasan di awal tulisan. Video itu menggambarkan perjuangan membawa sembako (baca : pangan) ke Desa Tumbang Manjul di Seruyan Hulu. Tulisan bang Husrin A. Latif  selanjutnya membahas tentang sarana transportasi darat di Seruyan Hulu.

Video itu sebenarnya bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Bagi saya sendiri, video itu bisa menjadi bahan penting untuk mendiskusikan teori invisible hand-nya Bapak Ilmu Ekonomi, Adam Smith. Tapi di tulisan ini saya akan mengikuti caption si empunya video yaitu “sembako” maka saya akan mencoba melihatnya  dari sisi distribusi pangan di Propinsi Kalimantan Tengah.

Perwujudan fungsi distribusi ini masih perlu terus ditingkatkan mengingat masih adanya defisit bahan pangan di beberapa wilayah di Propinsi Kalimantan Tengah. Pembangunan sistem dan infrastruktur transportasi dan logistik yang mendukung distribusi pangan serta luas wilayah masih menjadi isu penting dalam aspek ini. Masalah pertama dalam distribusi pangan adalah luas wilayah yang cukup besar dan jarak antar tempat yang jauh. Sebagai contoh di Kabupaten Katingan yang relatif dekat dengan ibukota Propinsi Kalimantan Tengah. Jarak ibukota kecamatan terjauh, yakni Tumbang Kajamei (ibukota Kecamatan Bukit Raya) dari Kasongan adalah 291 km, sedangkan jarak antara kecamatan di ujung selatan (Kecamatan Bukit Raya) dengan kecamatan di ujung utara (Kecamatan Katingan Kuala) adalah 545 km.

Kondisi di Kabupaten Seruyan pun mirip. Jarak antara Kota Kuala Pembuang dengan kecamatan Seruyan Hulu juga lebih dari 500 km. Sebagai gambaran, jarak dari Surakarta ke Semarang (ibukota Propinsi Jawa Tengah) hanya sekitar 100 km, jarak dari Surakarta ke Yogyakarta hanya 60 km.

Pengaruh jarak sangat terasa pada wilayah-wilayah yang jauh. Penuturan rekan peneliti dari Forum Dara Arum yang melakukan penelitian di Desa Kuluk Leleng (Kabupaten Katingan) menemukan bahwa di desa itu persediaan sumber protein sangat terbatas. Satu warung yang dikunjungi hanya menjual sekaleng sarden dan 7 butir telor.

Moda transportasi yang digunakan adalah angkutan sungai, angkutan darat dan angkutan laut. Propinsi Kalimantan Tengah mempunyai 6 sungai besar dengan ribuan anak sungai yang menjadi urat nadi angkutan sungai. Namun angkutan sungai akan terganggu jika permukaan air turun pada musim kemarau, sehingga beberapa daerah yang terletak di hulu sungai tidak bisa terjangkau sarana angkutan air. Pada tahun 1998, sebuah harian nasional ibukota meliput terjadinya kelangkaan pangan (beras) di Kelurahan Panjehang di Kota Palangka Raya. Meskipun kelangkaan hanya terjadi dalam hitungan hari sudah cukup menggambarkan kerentanan moda transportasi sungai pada musim kemarau.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 30 Juli 2021 13:03

Kurang Barcode, Surat Bebas Covid-19 Dicurigai Palsu

PALANGKA RAYA-Kasus dugaan pemalsuaan surat bebas Covid-19 yang tertangkap di…

Jumat, 16 Juli 2021 11:23
Kisah Anggota DPRD yang Terpapar Covid-19

Sudah Divaksin dan Prokes Superketat, Dinyatakan Positif di Kota Orang

Virus korona penyebab Covid-19 terus menyebar tanpa henti. Semua lapisan…

Kamis, 01 Juli 2021 14:01
Penyesalan Sang Ayah yang Tak Percaya Corona

Bingal, Judul Film Pendek Karya Polres Kobar Raih Juara 2 Nasional

Film pendek berdurasi 7 menit ini berhasil menarik perhatian. Jalan…

Kamis, 01 Juli 2021 10:53
Masuk Kalteng Wajib Kantongi Dokumen PCR Negatif Covid-19

Di Kalteng, Oktober Vaksinasi Ditarget Tuntas

PALANGKA RAYA-Melonjaknya kasus Covid-19 di Kalteng beberapa pekan terakhir membuat…

Kamis, 01 Juli 2021 09:52

Surat Edaran Gubernur Keluar, Perusahaan Pelayaran Stop Sementara

Surat Edaran Gubernur Kalteng terhadap pelaku perjalanan masuk Kalteng yang…

Senin, 21 Juni 2021 11:23
Pelantikan Presiden MADN di Kota Cantik

Mantan Bupati Malinau Terpilih Jadi Ketua Majelis Adat Dayak Nasional

PALANGKA RAYA-Setelah menggelar Musyawarah nasional (Munas) Majelis Adat Dayak Nasional…

Senin, 07 Juni 2021 11:26

Demokrat Melejit, Koyem Minta Kader Tak Jemawa

PALANGKA RAYA-Elektabilitas Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum (Ketum)…

Sabtu, 18 Juli 2020 12:44

Disdukcapil Jamin Tidak Ada Data Ganda

PALANGKA RAYA-Kendati sudah melampaui target nasional perekaman Kartu Tanda Penduduk…

Sabtu, 18 Juli 2020 12:22

HUT Palangka Raya, Drainase dan Jalan Jadi Sorotan

Dalam pembangunan infrastruktur Kota Cantik, hal yang paling diperhatikan Fairid…

Kamis, 16 Juli 2020 11:53

Soal Penanganan Karhutla, Sinergi Pemangku Kepentingan Belum Optimal

PALANGKA RAYA-Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri memaparkan permasalahan kebakaran hutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers