MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 31 Januari 2018 12:23
Dikira Bunuh Diri, Ternyata Sembunyi di Kapal

Dapat Bisikan Kiamat dan Banjir Besar

Ilustrasi

PROKAL.CO, PURUK CAHU–Dikira bunuh diri ternyata Sandi (35) warga Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya menghilang sejak, Sabtu (27/1) sore. Pada saat itu, Sandi dikira tenggelam, lantaran diketahui telah bercebur ke Sungai Barito hingga langsung menghilang.

Atas informasi warga, keberadaan Sandi belum ditemukan. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura langsung terjun melakukan pencarian terhadap Sandi dengan dibantu oleh warga pada keesokan harinya. Pencarian pun berlangsung hingga hari ke tiga sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Namun, Selasa (30/1), BPBD Mura mendapat kabar bahwa Sandi telah ditemukan, di sebuah kapal Landing Craft Tank (LCT) yang tambat di Desa Muara Tuhup.

“Saudara Sandi yang diduga tenggelam, sudah kembali ke rumah bersama keluarganya. Yang bersangkutan bersembunyi di kapal LCT milik warga Muara Tuhup, informasi kita peroleh karena ada bisikan dunia akan kiamat,” ungkap Kepala BPBD Mura, Markudius Dani, kepada Kalteng Pos, Selasa (30/1).

Dijelaskan Dani, menurut keterangan Sandi dunia akan kiamat dan banjir besar, sehingga harus menyelamatkan dirinya ke dalam kapal LCT milik warga yang diketahui bernama H Barman yang sedang tambat. Sebelumnya juga Sandi mengajak anak istrinya untuk bercebur ke dalam sungai.

“Lalu Sandi berenang ke tengah Sungai Barito, tetapi sampai di tengah sungai yang bersangkutan langsung menghilang. Lalu warga yang melihat menyatakan sandi tenggelam,” sebut Markudius Dani.

Diterangkan Dani, dari informasi yang diperoleh petugasnya dari yang bersangkutan, hanya menyeberang ke seberang Desa Muara Tuhup dan masuk ke dalam hutan. Sementara Sandi masuk ke Kapal LCT H Barman, Selasa (30/1) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

“Ternyata ada yang melihat Sandi masuk ke dalam kapal LCT dan pada pagi harinya anak pemilik Kapal menemukan Sandi bersembunyi di dalam kapal. Melihat kondisi korban ini kakinya ada memar dan bengkak. Saat ini korban sudah berada di rumah dengan keluarganya,” pungkas Markudius Dani. (ren)

 


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 14:41

Kabut Asap Menebal, KSOP Minta Nakhoda Kapal Waspada

PANGKALAN BUN - Kondisi udara yang terganggu akibat kabut  asap…

Senin, 16 September 2019 14:39

KLHK Segel Lahan PT MJSP

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan…

Senin, 16 September 2019 01:07

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang, 1 Tewas

KUALA KURUN – Kebakaran hebat terjadi di Desa Tehang Kecamatan Manuhing…

Sabtu, 14 September 2019 13:37

Dipenuhi Asap dan Debu, Sampit Menguning

SAMPIT – Cuaca di sekitar Kota Sampit  tampak menguning. Warga setempat…

Sabtu, 14 September 2019 08:39

Kebakaran Lahan Dekati Komplek Perkantoran Bupati

PULANG PISAU-Kekhawatiran Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo terhadap kebakaran…

Sabtu, 14 September 2019 08:37

WADUH..!! Sungai Sudah Asin, Plisss Suplai Air Bersih

SAMPIT – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Kotawaringin Timur tak hanya…

Sabtu, 14 September 2019 08:35

Kekeringan, Sebulan Terakhir Warga Susah Cari Air Bersih

SAMPIT - Kekeringan yang saat ini melanda daerah selatan Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 12 September 2019 10:07

Cekcok dengan Bini, Pria Ini Ngamuk Bawa Parang dan Ancam Bakar Rumah

MUARA TEWEH-Seorang pria berinisial W, warga RT 5, Jalan Langsat,…

Rabu, 11 September 2019 15:44

Empat ASN Praperadilankan Kejari dan Polda

PANGKALAN BUN - Diduga akibat sengketa lahan, membuat empat aparatur…

Selasa, 10 September 2019 23:48

Pergi Tak Pamit, Tak Tahunya Anak Gadis Ini....

NANGA BULIK – Diduga membawa lari perempuan di bawah umur, pria…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*