MANAGED BY:
MINGGU
23 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 31 Januari 2018 12:23
Dikira Bunuh Diri, Ternyata Sembunyi di Kapal

Dapat Bisikan Kiamat dan Banjir Besar

Ilustrasi

PROKAL.CO, PURUK CAHU–Dikira bunuh diri ternyata Sandi (35) warga Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya menghilang sejak, Sabtu (27/1) sore. Pada saat itu, Sandi dikira tenggelam, lantaran diketahui telah bercebur ke Sungai Barito hingga langsung menghilang.

Atas informasi warga, keberadaan Sandi belum ditemukan. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura langsung terjun melakukan pencarian terhadap Sandi dengan dibantu oleh warga pada keesokan harinya. Pencarian pun berlangsung hingga hari ke tiga sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Namun, Selasa (30/1), BPBD Mura mendapat kabar bahwa Sandi telah ditemukan, di sebuah kapal Landing Craft Tank (LCT) yang tambat di Desa Muara Tuhup.

“Saudara Sandi yang diduga tenggelam, sudah kembali ke rumah bersama keluarganya. Yang bersangkutan bersembunyi di kapal LCT milik warga Muara Tuhup, informasi kita peroleh karena ada bisikan dunia akan kiamat,” ungkap Kepala BPBD Mura, Markudius Dani, kepada Kalteng Pos, Selasa (30/1).

Dijelaskan Dani, menurut keterangan Sandi dunia akan kiamat dan banjir besar, sehingga harus menyelamatkan dirinya ke dalam kapal LCT milik warga yang diketahui bernama H Barman yang sedang tambat. Sebelumnya juga Sandi mengajak anak istrinya untuk bercebur ke dalam sungai.

“Lalu Sandi berenang ke tengah Sungai Barito, tetapi sampai di tengah sungai yang bersangkutan langsung menghilang. Lalu warga yang melihat menyatakan sandi tenggelam,” sebut Markudius Dani.

Diterangkan Dani, dari informasi yang diperoleh petugasnya dari yang bersangkutan, hanya menyeberang ke seberang Desa Muara Tuhup dan masuk ke dalam hutan. Sementara Sandi masuk ke Kapal LCT H Barman, Selasa (30/1) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

“Ternyata ada yang melihat Sandi masuk ke dalam kapal LCT dan pada pagi harinya anak pemilik Kapal menemukan Sandi bersembunyi di dalam kapal. Melihat kondisi korban ini kakinya ada memar dan bengkak. Saat ini korban sudah berada di rumah dengan keluarganya,” pungkas Markudius Dani. (ren)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 11:40

Tiga Mahasiswa Dinyatakan Negatif Virus Korona dan Sehat

TAMIANG LAYANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur menerbitkan surat…

Rabu, 19 Februari 2020 10:08

Scoopy vs Jupiter, Satu Tewas

KUALA KAPUAS - Kecelakaan lalulintas (lakalantas) menelan korban jiwa kembali…

Selasa, 18 Februari 2020 13:55

Orang Gila Berkeliaran di Jalan Bikin Warga Takut, Ini yang Dilakukan Satpol PP

NANGA BULIK - Warga kota Nanga Bulik belakangan ini seringkali menemukan…

Senin, 17 Februari 2020 11:39

Dibuang Orangtuanya, Banyak yang Antre Mau Pelihara Bayi Ini

PALANGKA RAYA - Menyusul kabar ditemukannya bayi mungil berjenis kelamin…

Senin, 17 Februari 2020 11:33

Empat Remaja Perkosa Gadis 15 Tahun

PURUK CAHU - Peringatan bagi para orang tua, agar selalu…

Minggu, 16 Februari 2020 11:53

Penghuninya Asyik Main HP, Eh Ngga Taunya Rumah Sudah Hangus

PANGKALAN BUN - Tiga rumah milik warga di Jalan Seroja Utama,…

Sabtu, 15 Februari 2020 13:43

Pejudi Tak Tobat Meski Sudah Dibubarkan

PALANGKA RAYA – Upaya pihak kepolisian untuk memberangus penyakit masyarakat…

Sabtu, 15 Februari 2020 13:40

TEGAS..!! Tidak Diberikan Izin Ada Kegiatan Karaoke Dalam Lingkungan Merong

MUARA TEWEH - Lembah durian atau Merong yang berada di…

Jumat, 14 Februari 2020 11:28

Perawat di Barito Selatan Sudah Banyak

BUNTOK- Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel) Satya Titiek Atyani Djoedir…

Kamis, 13 Februari 2020 11:32

Warga Sadar, Serahkan Owa dan Elang Jawa ke BKSDA

PURUK CAHU - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers