MANAGED BY:
RABU
29 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

SERBA SERBI

Minggu, 24 Desember 2017 22:53
Kesehatan
Waspadai Virus ISPA
Sering bersin dan sakit tenggorokan bisa jadi awal gejala infeksi saluran pernapasan atas. Segera ke dokter, apalagi jika gejala semakin bertambah dan menurunkan tingkat kesadaran Anda.(FOTO KALTIM PROKAL)

PENINGKATAN suhu bumi dan kelembapan, polusi udara dalam ruangan, serta polusi luar ruangan menjadi faktor yang meningkatkan risiko seseorang terserang infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Menurut dr Yuni Ramadhani, ISPA menyebabkan fungsi pernapasan terganggu. Jika tidak segera ditangani, infeksi tersebut dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Sehingga bisa berakibat fatal, bahkan sampai berujung pada kematian.

“ISPA sangat mudah menular, dan bisa menimpa semua kelompok usia. Tapi, orang yang memiliki kelainan sistem kekebalan tubuh, lanjut usia, serta anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya belum terbentuk sepenuhnya, lebih berisiko dan mudah terserang penyakit tersebut,” ujar dokter dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bantuas Samarinda itu, Senin (18/12).

Perempuan berjilbab tersebut mengatakan, infeksi itu umumnya disebabkan virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernapasan), dan paru-paru. Penyebaran virus bisa terjadi saat Anda menghirup udara yang mengandung virus atau bakteri, yang dikeluarkan pasien ketika bersin dan batuk.

“Virus atau bakteri juga bisa menempel di permukaan benda atau barang di sekitar Anda. Ketika tersentuh tangan, kemudian Anda makan atau mengusap hidung dan mulut, bakteri bisa berpindah. Ini disebut sebagai penularan secara tidak langsung. Untuk menghindari penyebaran virus atau bakteri tersebut, sebaiknya Anda selalu mencuci tangan. Apalagi setelah beraktivitas di tempat umum,” jelas alumnus Universitas Mulawarman (Unmul) tersebut.

ISPA, sambung Yuni, menimbulkan beberapa gejala sebagai respons terhadap racun yang dikeluarkan virus atau bakteri dan menempel di saluran pernapasan. Di antaranya, sering bersin, hidung tersumbat dan berair, batuk, serta tenggorokan sakit. Saat infeksi bertambah parah, gejala yang dirasakan pasien juga akan bertambah berat.

“Anda akan sering pusing, sulit bernapas, demam tinggi dan menggigil, tingkat oksigen dalam darah rendah, kesadaran menurun, bahkan pingsan. Tentunya harus segera diperiksa, bahkan sebelum gejala bertambah berat. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan kematian,” tegas dia.

Diagnosis ISPA, menurut Yuni, umumnya ditegakkan melalui anamnesa atau wawancara seputar riwayat penyakit dan gejala. Kemudian dilanjut pemeriksaan fisik, dengan mendengar suara napas untuk memastikan ada penumpukan cairan atau peradangan di paru-paru. Selain itu, hidung dan tenggorokan juga akan diperiksa.

“Mengambil sampel dahak dan jika diperlukan, ada pemeriksaan laboratorium dan prosedur pulse oxymetry. Pemeriksaan tersebut untuk memeriksa seberapa banyak oksigen yang masuk ke paru-paru. Biasanya dilakukan pada pasien yang mengalami kesulitan bernapas. Selain itu masih ada beberapa pemeriksaan lainnya yang diperlukan, sesuai dengan kondisi pasien,” pungkas ibu dua anak tersebut. (*/ni2/k9)

 


BACA JUGA

Sabtu, 26 Maret 2022 12:49

Alamakkkk...!! Stres Kelamaan Jomblo, Pria Ini Jalan Kaki 3 Km

Stres lama menjomblo, Muhammad Zailan Mohd Zain mencari kesibukan untuk…

Senin, 12 Juli 2021 10:03
Cara Pelaku Usaha Bertahan di Tengah Pandemi

Job Makin Sepi, Buka Bisnis Camilan Berbahan Dasar Ikan

Pandemi Covid-19 menghantam hampir semua sektor usaha. Tak terkecuali pemilik…

Senin, 14 Juni 2021 11:07

Pemenuhan Gizi Atlet Perlu Diperhatikan

Untuk mencapai target meraih medali emas pada PON nanti, maka…

Jumat, 03 April 2020 12:34

Pentagon Pun Panik, 114 Awak Kapal Induk Nuklir Diserang Corona

WASHINGTON – Pentagon sedang goyang. Ini setelah wabah Virus Corona menghantam…

Kamis, 05 Maret 2020 14:37

Sumber Energi Penerangan Terbarukan Temuan SMAN 2 Sampit

JAMIL/KALTENG POS PENELITI CILIK: Para siswi SMAN 2 Sampit didampingi…

Jumat, 21 Februari 2020 10:06

Penembakan Brutal di Jerman, 10 Warga Tewas

HANAU – Kota Hanau mendadak lengang. Wilayah yang terletak 20 kilometer…

Kamis, 20 Februari 2020 16:08

Mabar Sepuasnya dengan Bonus Unlimited? Kenapa Nggak!

KAMU udah tau belum kalau ternyata cabang olahraga itu sekarang…

Rabu, 19 Februari 2020 12:39

Nonton Streaming Seharian dengan Rp1 Ribu? Kenapa Nggak

“Apa yang kamu lakukan ke saya itu… jahat!” – hayooo…

Selasa, 18 Februari 2020 16:31

Jadi Pro Gamers Plus Dapat Traktiran Kuota

WAH, gak kerasa nih tahun 2019 udah berakhir lagi aja.…

Senin, 17 Februari 2020 12:41

Jangan Sampai Me Time Kehabisan Kuota, Begini Caranya

SETELAH lelah menjalani rutinitas dari Senin – Jumat, weekend menjadi…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers