MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Senin, 05 Juni 2017 21:37
Menjaga Hak Tetangga

Oleh: Ustaz HM Gazali Rahman

HM Gazali Rahman

PROKAL.CO, IMAM Baihaqi meriwayatkan, telah datang seorang laki-laki dari bani salamah.  Ia bertanya: “Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku amalan yang jika aku mengamalkan aku akan masuk surga?” Jawab Raslullah: “Jadilah kamu orang baik.” Kemudian dia bertanya lagi: “Ya Rasulullah, bagaimanakah aku mengetahui bahwa aku orang baik.” Jawab Rasulullah: “Tanyakan kepada tetanggamu. Jika  mereka mengatakan kamu orang baik, maka pastilah kamu orang baik, jika mereka mengatakan kamu orang jahat maka pastilah kamu orang jahat.”

Saudaraku seiman, betapa tetangga adalah menjadi ukuran diri kita, ini menunjukkan bahwa tetangga adalah orang yang paling dekat dengan kita. Ramadan adalah pendidikan bagi kita untuk memperhatikan tetangga. Tradisi menghantarkan makanan adalah tradisi untuk menjadikan hubungan tetangga menjadi harmonis. Karena dianggap tidak beriman, seseorang yang jahat dengan tetangganya. Hadis ini sampai diulang Rasulullah 3x. Tidak beriman di antara kalian, tidak beriman di antara kalian, tidak beriman di antara kalian! Siapa yang tidak bertiman ya Rasullah? Jawab nabi: “Orang yang jahat dengan tetangganya.”

Saudaraku, sessungguhnya setiap kita tidak ada satupun yang bisa hidup tanpa bantuan orang lain dan tetangga. Rasulullah selalu memerintahkan agar baik dengan tetangga. Sampai beliau diingatkan oleh malaikat Jibril. Ya Muhammad berbuat baiklah Engkau dengan tetangga, sampai-sampai aku mengira mereka berhak mendapat Waris (HR Bukhari Muslim). Maka hendaknya orang beriman memperhatikan ini. Janganlah jabatan kita menghalangi hak-hak bertetangga karena rumah dibangun mendindingi tetangga dan hidupnya nafsi-nafsi. Jangan kesibukan kita menjadikan lupa terhadap tetangga.

Rasulullah mengingatkan tidak akan masuk surga bagi orang yang jahat dengan tetangga, dan  berapa banyak di akhirat nanti tetangganya menangkap tangannya kemudian dihadapankan kepada Allah bahwa ini tetangga saya di dunia, tapi ketika saya perlu maka ia menutup pintu, maka Allah jawab  baginya kututup pintu surga. (HR Muslim).

Rasulullah mengingatkan tidak mencium bau surga orang yang membangun rumahnya mendindingi masuknya cahaya dan angin ke rumah tetangganya (HR Turmuzi). Sesungguhnya kita ini adalah bersaudara, dan tetangga adalah saudara terdekat kita, kita juga harus memperhatikan hak dan kewajiban bertetangga.

Ramdan adalah bulan penuh berkah. Maka berbagi berkah yang paling baik adalah berbagi berkah dengan tetangga. Tradisi membagi takjil Ramadan kepada tetangga harus dipertahankan dan dipelihara, agar tidak ada batas hubungan baik dalam tetangga dan akan menghilangkan tirani antara yang berharta dengan yang tidak berpunya.

Adapun hak-hak tetanga itu adalah; berdasarkan pertanyaan Muawiyah bin Jundub bertanya apa saja hak tetangga Ya rasulullah? Jawab Nabi: 1 Menjenguknya jika dia sakit. 2 Menghantarkan jenazahnya jika ia meninggal. 3 Meminjami jika ia memerlukan pinjaman. 4 Menutupi segala kekurangannya. 5 Ikut gembira bila ia mendapatkan nikmat. 6 Ikut berbelasungkawa jika dia dapat musibah. 7 Jangan meninggikan bangunan tanpa izinnya. 8 Jangan mengganggu bau masakan kepadanya.

Saudaraku, tetangga kita adalah orang yang paling dekat dengan rumah kita. Mereka adalah pengontrol keadaan kita. Wallahu A’lam. (*/c3/nto)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2013 14:22

Terdakwa Pembunuhan Berlagak Bego

<div> <div>PALANGKA RAYA-Sidang atas kasus pembunuhan yang menimpa Kokon, dengan terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers