MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Selasa, 30 Mei 2017 13:13
RENUNGAN RAMADAN
Peristiwa Bersejarah Dalam Islam di Bulan Ramadan

Oleh: Prof Dr HM Norsanie Darlan MS PH

Prof Dr HM Norsanie Darlan MS PH

ADA dua belas peristiwa bersejarah dalam agama Islam yang jatuh di bulan suci ramadan, dan satu peristiwa bersejarah dalam rangka kemerdekaan RI. Dalam 12 peristiwa itu, ada empat yang penulis uraikan dalam kesempatan ini.

Ramadan bulan suci bagi umat muslim. Dalam sejarah Islam, sejumlah peristiwa besar yang sangat menentukan dan bermakna bagi umat muslim terjadi di bulan ini. Sedikitnya, ada dua belas peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam, baik klasik ataupun modern, diuraikan sebagai berikut.

Pertama, pembebasan Makkah (Fathul Makkah). Apa itu Fathul Makkah? Peristiwa Fathul Makkah adalah sebuah peristiwa di mana akhirnya Nabi Muhammad SAW dan para sahabat berhasil menguasai Makkah dan menghancurkan berhala-berhala di Mekkah dan sekitarnya. Sehingga Kabah kembali suci.

Peristiwa ini bermula dari perjanjian Hudaibiyah tahun 628 M. Ini adalah perjanjian antara kaum muslimin dan kaum Quraisy. Perjanjian ini terjadi ketika satu rombongan yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW berniat melaksanakan haji ke Baitullah. Namun, pihak Quraisy melihatnya sebagai sebuah ancaman. Jika orang-orang dari Madinah, yang notabene adalah rival dari kafir Quraisy itu, datang ke Makkah, maka apa tanggapan orang-orang nanti? Untuk itulah, pemuka-pemuka Quraisy dengan segala daya upaya menyusun sebuah strategi, yaitu mengikat kaum muslimin dalam suatu perjanjian agar tidak dapat leluasa mengunjungi Makkah. Sehingga terjadilah perjanjian Hudaibiyah.

Ketakutan kaum kafir Quraisy ini wajar muncul, sebab setelah Nabi saw dan beberapa ratus sahabat hijrah dari Makkah menuju Yatsrib (Madinah), antara kaum Muslimin dan kaum Quraisy hampir selalu terjadi peperangan yang tak terelakkan. Dalam pengepungan selama 20 hari oleh 10 ribu pasukan Quraisy terhadap Madinah pada 627 M, Nabi Muhammad saw dan 3.000 umat Islam berhasil mempertahankan Madinah.

Isi perjanjian Hudaibiyah antara lain: pertama, gencatan senjata selama sepuluh tahun. Kedua, orang Islam dibenarkan memasuki Makkah pada tahun berikutnya (tahun ke 2), tinggal di sana selama 3 (tiga) hari saja dengan hanya membawa sebilah senjata. Ketiga, bekerja sama dalam perkara yang membawa kepada kebaikan. Keempat, orang Quraisy yang lari ke pihak Islam harus dikembalikan ke Makkah. Kelima, orang Islam yang lari ke Makkah tidak dikembalikan ke Madinah. Keenam, kedua belah pihak boleh membangun kerja sama dengan kabilah lain tapi tidak boleh membantu dalam hal peperangan.

Akhirnya pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, Nabi Muhammad SAW beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Makkah, dan kemudian menguasai Makkah secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah sedikit pun, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Kabah.

Peristiwa bersejarah kedua adalah ketika berbuka puasa. Waktu berbuka puasa pun merupakan waktu yang penuh keberkahan, karena diwaktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahannya, sebagaimana dalam hadis berikut ini.

“Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim, nomor 1151).

Keberkahan lain di waktu berbuka puasa adalah dikabulkannya doa orang yang telah berpuasa, sebagaimana sabda  RasulullahShallallahualaihi Wasallam: ”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi nomo 2528, Ibnu Majah nomor 1752, Ibnu Hibban nomor 2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi).

Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan baik ini untuk memohon apa saja yang termasuk kebaikan dunia dan kebaikan akhirat. Namun perlu diketahui, terdapat doa yang dianjurkan untuk diucapkan ketika berbuka puasa, yaitu doa berbuka puasa. Sebagaimana hadits berikut ini : “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa. ‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah” (HR. Abu Daud nomor 2357, Ad Daruquthni 2/401, dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232).

Adapun doa yang tersebar di masyarakat dengan lafaz berikut: allahummalakasumtu wabikaamantu waalarizkika aftortu birokhmatika yaarkhamarahimin, tidak terdapat di kitab hadis manapun. Sehingga kita tidak boleh meyakini doa ini sebagai hadis Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.

Oleh karena itu, doa dengan lafaz ini dihukumi sama seperti ucapan orang biasa seperti saya dan anda. Sama kedudukannya seperti kita berdoa dengan kata-kata sendiri. Sehingga doa ini tidak boleh dipopulerkan apalagi dipatenkan sebagai doa berbuka puasa.

Memang ada hadits tentang doa berbuka puasa dengan lafaz yang mirip dengan doa tersebut, semisal: “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka membaca doa: Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu fataqabbal minni, innaka antas samii’ul ‘aliim” Dalam Al Futuhat Ar Rabbaniyyah (4/341), dinukil perkataan Ibnu Hajar Al Asqalani: “Hadis ini gharib, dan sanadnya lemah sekali”.Hadits ini juga di-dhaif-kan oleh Al Albani di Dhaif Al Jami’ (4350). Atau doa-doa yang lafazh-nya semisal hadits ini semuanya berkisar antara hadits dhaif atau munkar.

Peristiwa ketiga adalah ketika malam lailatul qadar. Malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur’an. Malam ini lebih utama dari 1000 bulan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an berikut : “Malam Lailatul Qadr lebih baik dari 1000 bulan” (QS. Al Qadr: 3). Pada malam ini dianjurkan memperbanyak ibadah termasuk memperbanyak doa. Sebagaimana yang diceritakan oleh Ummul Mu’mininAisyah Radhiallahu’anha: “Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: Berdoalah : Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni [‘Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku”]” (HR. Tirmidzi, 3513, Ibnu Majah, 3119, At Tirmidzi berkata: “Hasan Shahih”)

Pada hadis ini Ummul Muminin ‘Aisyah Radhiallahu’anha meminta diajarkan ucapan yang sebaiknya diamalkan ketika malam Lailatul Qadar. Namun ternyata Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan lafadz doa. Ini menunjukkan bahwa pada malam Lailatul Qadar dianjurkan memperbanyak doa, terutama dengan lafadz yang diajarkan tersebut.

Keempat, peristiwa bersejarah ketika Hari Arafah. Hari Arafah adalah hari ketika para jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak doa, baik bagi jemaah haji maupun bagi seluruh kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sebab Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. At Tirmidzi, 3585. Di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi). (*/nto)


BACA JUGA

Rabu, 10 November 2021 16:43
Sidang Dugaan Tipikor Robohnya Tembok Penjara

JPU: Tak Ada Fakta yang Disembunyikan

PALANGKA RAYA-Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Sukamara, Enggar…

Jumat, 30 Juli 2021 13:03

Kurang Barcode, Surat Bebas Covid-19 Dicurigai Palsu

PALANGKA RAYA-Kasus dugaan pemalsuaan surat bebas Covid-19 yang tertangkap di…

Jumat, 16 Juli 2021 11:23
Kisah Anggota DPRD yang Terpapar Covid-19

Sudah Divaksin dan Prokes Superketat, Dinyatakan Positif di Kota Orang

Virus korona penyebab Covid-19 terus menyebar tanpa henti. Semua lapisan…

Kamis, 01 Juli 2021 14:01
Penyesalan Sang Ayah yang Tak Percaya Corona

Bingal, Judul Film Pendek Karya Polres Kobar Raih Juara 2 Nasional

Film pendek berdurasi 7 menit ini berhasil menarik perhatian. Jalan…

Kamis, 01 Juli 2021 10:53
Masuk Kalteng Wajib Kantongi Dokumen PCR Negatif Covid-19

Di Kalteng, Oktober Vaksinasi Ditarget Tuntas

PALANGKA RAYA-Melonjaknya kasus Covid-19 di Kalteng beberapa pekan terakhir membuat…

Kamis, 01 Juli 2021 09:52

Surat Edaran Gubernur Keluar, Perusahaan Pelayaran Stop Sementara

Surat Edaran Gubernur Kalteng terhadap pelaku perjalanan masuk Kalteng yang…

Senin, 21 Juni 2021 11:23
Pelantikan Presiden MADN di Kota Cantik

Mantan Bupati Malinau Terpilih Jadi Ketua Majelis Adat Dayak Nasional

PALANGKA RAYA-Setelah menggelar Musyawarah nasional (Munas) Majelis Adat Dayak Nasional…

Senin, 07 Juni 2021 11:26

Demokrat Melejit, Koyem Minta Kader Tak Jemawa

PALANGKA RAYA-Elektabilitas Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum (Ketum)…

Sabtu, 18 Juli 2020 12:44

Disdukcapil Jamin Tidak Ada Data Ganda

PALANGKA RAYA-Kendati sudah melampaui target nasional perekaman Kartu Tanda Penduduk…

Sabtu, 18 Juli 2020 12:22

HUT Palangka Raya, Drainase dan Jalan Jadi Sorotan

Dalam pembangunan infrastruktur Kota Cantik, hal yang paling diperhatikan Fairid…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers