MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Rabu, 15 Maret 2017 21:25
Sportivitas Suporter Sepakbola
U.Z. Mikdar

Sepakbola adalah “magnit” dan cabang olahraga yang menjanjikan dan menggiurkan, di negara yang sudah maju baik secara ekonomi maupun sosial, sepakbola sudah menjadi semacam industri olahraga, yang arahnya bukan hanya sekedar senang-senang dan mengisi waktu luang semata, namun sudah mengarah pada profit oriented, dengan manajemen professional yang berdampak terhadap transaksi keuangan yang relatif besar setiap minggunya. Bahkan banyak aspek lain yang terlibat, dengan tidak memandang status sosial, suku, ras, tua-muda termasuk trend wanita untuk menonton kegiatan sepakbola tersebut.

Managemen klub memiliki peran yang strategis dalam upaya membangun “sportivitas suporter sepakbola”. Suporter adalah aset, suporter adalah potensi bagi managemen suatu klub sepakbola. Bila diklasifikasikan, bahwa suporter terdiri dari suporter sejati, suporter militan, suporter “dadakan” dan suporter baru (new comer). Ada sumber yang menyatakan bahwa: (1) Suporter sejati adalah suporter yang tidak saja memiliki kecintaan yang tinggi terhadap klubnya, juga rasa memiliki yang tinggi terhadap klubnya walaupun klubnya telah mengecewakan dengan kekalahan-kekalahan yang beruntun; (2) Suporter “militan” adalah suporter yang memiliki semangat tinggi untuk selalu mendukung klubnya kemanapun klubnya bertanding serta berani mengkritik membangun klub dan managemennya; (3) Suporter “dadakan” adalah suporter yang hanyalah mencintai ketika klub idolanya memenangkan pertandingan, dan akan mencaci maki dan  mengumpat bila klubnya kalah; dan (4) Suporter potensial adalah suporter pendatang baru (new comer) yang belum bisa menentukan sikap tingkat kecintaan terhadap klub yang ditontonnya. Dan berbagai sebutan lain untuk beberapa suporter dengan beberapa karakteristik lainnya.

Keempat klasifikasi suporter tersebut akan memiliki kontribusi yang relatif besar bagi managemen. Oleh karenanya, managemen klub perlu memelihara, memupuk dan memberikan edukasi sehingga menjadi kelompok penonton yang memberikan nilai-nilai tidak saja dukungan terhadap tim juga nilai-nilai ekonomi yang mengarah pada industri sepakbola. Oleh karena itu, perlu membangun penonton “setia” bahkan yang “militan” yang akan selalu datang ke stadion untuk menonton dan menghibur.

---------- SPLIT TEXT ----------

Untuk memelihara suporter dan menjadi penonton setia dan militan adalah dengan mengemas, menyuguhkan permainan yang menyenangkan penonton, semakin pertandingan tersebut menghibur (entertainment) maka semakin banyak dan setia penonton untuk datang ke setiap pertandingan.

Permainan dan pertandingan yang menghibur menjadi tontonan yang menarik adalah datang dari strategi yang didemontrasikan di tengah lapangan permainan - Strategi permainan yang memukau dan menghibur dihasilkan dari pemain-pemain yang bermutu - Pemain yang bermutu adalah pemain yang memiliki keterampilan teknik yang aktraktif, fisik yang prima, dan mental yang ” hebat” - Pemain yang “hebat“ bermutu akan selalu dimainkan dalam setiap pertandingan - Semakin sering pemain dimainkan, maka semakin terbuka terlihat kemampuannya - Semakin kemampuan (performace) tinggi dan terlihat, maka semakin tinggi peluang nilai jual pemain tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2013 14:22

Terdakwa Pembunuhan Berlagak Bego

<div> <div>PALANGKA RAYA-Sidang atas kasus pembunuhan yang menimpa Kokon, dengan terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers