MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Sabtu, 25 Februari 2017 08:45
AHY dalam Konstelasi Politik
UZ MIKDAR

Beberapa alasan yang dapat disampaikan dari peluang tersebut adalah,  Pertama, Ketokohan SBY. SBY dengan pengalaman dan ketokohannya masih memiliki kontribusi yang besar untuk mendorong AHY menjadi kader nasional, ketimbang menunggu karir dan kepangkatan AHY di militer yang memerlukan waktu dan enam tingkat untuk bisa menjadi perwira dengan kepangkatan tertinggi di militer . SBY selain memiliki kemampuan yang matang dalam berpolitik juga memiliki struktur politik, relasi politik, dan juga jaringan sosio-emosional ke lapisan bawah bahkan dengan berbagai segmen-segmen sosial politik lainnya.

Kedua, Investasi politik. Kegagalan AHY dalam merebut Jakarta Satu “JKT 1”, bagi AHY adalah sebagai investasi politik. AHY sudah menujukkan kemampuan, kompetensi, kepribadian dengan segala kekurangannya tidak saja terhadap Jakarta, tapi secara nasional dengan berbagai tayangan televisi dan media sosial lainnya. Dengan terjun ke panggung politik, dalam masyarakat, berkampanye dan sosialisasi adalah bagian dari investasi, merasakan arti sebuah politik bagi AHY. Merasakan kondisi masyarakat mulai dari lapisan paling bawah, termasuk tantangan dan tekanan dari berbagai lapisan masyarakat lainnya,lawan politik, internal partai dan berbagai tekanan lainnya termasuk kost yang harus dikeluarkan dan berbagai aspek sosial lainnya. Kompetisi dari perebutan “JKT 1” menjadi investasi politik bagi AHY, yang akan menjadi bekal dalam menghadapi proses kepemimpinan menuju pemahaman dan pengabdian dalam konteks ke-bhineka-an dan  ke-nusantara-an untuk masyarakat Indonesia kedepan.

Ketiga “AHY Efek”. Tingginya tayangan di berbagai media sosial  dalam konteks pilgub DKI, tentunya menjadi tingginya “branding” bagi AHY itu sendiri, termasuk bagi peserta pilgub lainnya. Kontribusi media sosial dalam pilgub DKI yang “bombastis”, secara nasional membuat masyarakat Indonesia tertuju ke ibu kota di Jakarta dan  “AHY efek” tersaji secara nasional. Walaupun diberbagai daerah menyelenggarakan pilkada yang sama. Namun, pamor event “JKT 1” lebih menyita perhatian masyarakat Indonesia, termasuk profil AHY yang dapat mencerminkan performa anak muda berwibawa pada usia 39 tahun tersebut.

---------- SPLIT TEXT ----------

Bila AHY disejajarkan dengan kader-kader politik muda lain dalam konteks kepemimpinan Indonesia kedepan, seperti Puan Maharani, AhmadHanafi Rais, Prananda Surya Paloh, termasuk adiknya Edhie Baskoro Yudhoyono “Ibas” dan yang lainnya tentu sangat berbeda, baik pengalaman maupun lainnya. Karena manajemen dan kepemimpinan dalam militer  yang dialami AHY dengan kepemimpinan dan mengelola manajemen politik relatif berbeda dengan sejumlah karakteristik yang beragam pula termasuk kemampuan dalam diplomasi dan negosiasi dan perilaku sosial lainnya dalam berpolitik.

AHY memiliki pengalaman kuat dalam kepemimpinan militer, namun masih belum piawi dalam berpolitik, termasuk pengalaman dalam jenjang dan karir  pada partai politik. Sedangkan Puan, memiliki pengalaman yang kuat dalam elite politik Indonesia baik dalam mendampingi Megawati sebagai ibunya dalam memimpin partai politik dan berbagai pengalamann politik lainnya termasuk di DPR RI. Ahmad Hanafi Rais sebagai putra sulung dari Amien Rais tokoh nasional sekaligus tokoh reformasi, juga berpengalaman dalam berorganisasi termasuk sebagai legislator dan anggota DPR RI. Hal yang sama dengan Prananda Surya Paloh, walaupun masih muda juga sarat dan berkecimpung di berbagai organisasi, baik organisasi di partai maupun organisasi lainnya. Ibas, juga memiliki pengalaman tidak saja dalam organisasi juga menjadi bagian dari elit politik dan legislator di Senayan.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2013 14:22

Terdakwa Pembunuhan Berlagak Bego

<div> <div>PALANGKA RAYA-Sidang atas kasus pembunuhan yang menimpa Kokon, dengan terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers