MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Selasa, 07 Februari 2017 07:20
Ruang Publik Dalam Mengatasi Distorsi Sosial Masyarakat
UZ MIKDAR

Perubahan domain sosial, merupakan arah adanya pergerakan masyarakat ke perkotaan dengan membawa sejumlah karakteristik budaya dan perilaku sosial beragam tanpa sekat-sekat primordialisme yang ada, baik dari segi strata, tingkat, status, etika, bahkan norma sosial, suku, ras, agama, bahkan strata sosial dalam konteks kemajemukan masyarakat yang dianut sebelumnya.

Keadaan tersebut, juga akan mempengaruhi terhadap interaksi dengan masyarakat sekitarnya, baik yang dapat tunduk dan mematuhi akan kaidah-kaidah etika sosial yang berlaku pada masyarakat perkotaan tersebut, maupun adanya gesekan-gesekan yang berakhir pada persaingan yang kurang harmonis bahkan pada penyimpangan (deviasi) perilaku sosial masyarakat urban tersebut, hal ini terjadi di perkotaan dalam kondisi masyarakat yang heterogen.

Interaksi sosial pada lingkup perkotaan, tidak serta merta akan membawa suatu kesejahteraan yang diharapkan, disisi lain akan dipengaruhi oleh sejumlah perubahan lainnya termasuk perubahan perilaku. Perbedaan individu, karakter, dan asal daerah yang berpotensi terjadinya gesekan, persaingan, kompetisi, bahkan akan munculnya distorsi perilaku sosial lainnya,  misalnya perkelahian, minuman keras, pembunuhan, pencurian, pemerkosaan, pencabulan,  kecelakaan lalu lintas, narkoba dan penyimpangan lainnya.

---------- SPLIT TEXT ----------

Sehubungan dengan itu, maka keberadaan ruang publik di perkotaan sangatlah memberikan nilai-nilai bagi masyarakat, baik nilai sosial dan bahkan ekonomi termasuk penguatan nilai-nilai budaya lokal dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya ruang publik dengan desain  dan kemasan manajemen dan pengelolaan yang baik, terencana, terpadu dan pengawasan yang baik akan menghasilkan kualitas masyarakat yang bermutu pula termasuk kualitas berfikir, keceriaan, kegembiraan, keharmonisan dan nilai-nilai emosional dengan keluarga, tetangga dan pada tataran interaksi soasial lainnya..

Dengan adanya ruang publik yang refresentatif, secara alami masyarakat akan datang untuk menikmati dan menyegarkan kembali secara fisik dan mental  (rekreasi) dari rutinitas pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya. Bagi anak-anak, ruang gerak dan bermain akan memberikan kesempatan untuk eksplorasi kemampuan fisik dan sosial-emosionalnya yang bermuara pada kebugaran dan kesejahrteraan anak-anak dan masyarakat di sekitarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2013 14:22

Terdakwa Pembunuhan Berlagak Bego

<div> <div>PALANGKA RAYA-Sidang atas kasus pembunuhan yang menimpa Kokon, dengan terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers