MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 14 Januari 2017 10:34
Polemik Pilgub Kalteng 2016 Berlanjut, Pemalsu Tanda Tangan Ketum PPP Ditangkap
Wakil Ketua Umum DPP PPP, Fernita, ditangkap lantaran diduga kuat memalsukan tanda tangan Ketua Umum DPP PPP Djan Faridz untuk surat dukungan pasangan Cagub/cawagub Kalteng Ujang Iskandar-Jawawi.

PROKAL.CO, JAKARTA–Pemilihan Gubernur Kalteng Januari 2016 lalu benar-benar berbuntut panjang. Meski dinamika politik sempat lenyap, namun polemiknya terus berlanjut.

Polda Metro Jaya melalui Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum menangkap Wakil Ketua Umum Ir Fernita. Dia ditangkap lantaran diduga kuat memalsukan tanda tangan Ketua Umum DPP PPP Djan Faridz untuk surat dukungan calon gubernur Kalteng Ujang Iskandar-Jawawi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. “Betul, yang bersangkutan ditangkap pada tanggal 11 Januari lalu," ujar Argo ketika dikonfirmasi, Jumat (13/1).

Menurut dia, Fernita sebelumnya dilaporkan oleh Andrias Herminanto N selaku kuasa hukum H Djan Faridz. Dalam laporan polisi bernomor LO/II/2016/Ditreskrimum, 15 Februari 2016 lalu. 

Fernita dilaporkan atas dugaan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen yang terjadi di kantor DPP PPP yang ada di Jalan Diponegoro No 60, Jakarta Pusat. "Yang bersangkutan diduga menyuruh melakukan scan tanda tangan Ketum dan Sekjen DPP PPP pada model B.I.KWK. parpol," terang Argo.

Argo juga mengatakan, Fernita menyuruh seorang staf di DPP PPP, Rista Apriyanti untuk men-scan tanda tangan Djan Faridz. “Aksi itu disaksikan oleh saksi Suharjo dan Adri dengan kalimat 'tanda tangan Ketum dan Sekjen discan saja saya yang bertanggungjawab'," sambungnya.

Atas hal ini, DPP PPP dirugikan secara materil dan immateril. "Kerugian berupa transportasi bolak-balik Kalimantan Tengah dan dianggap tidak mengetahui peraturan KPU satu partai atau gabungan partai tidak boleh mencalonkan dua paslon," jelas Argo.

Dari penangkapan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa tanda terima B.I.KWK.Parpol, SK Bawaslu Provinsi Kalteng, SK DKPP, SK PTTUN, SK KPU dan SK MA dalam kasus tersebut. Polisi juga telah memeriksa 10 orang saksi di antaranya Djan Faridz sendiri selaku korban. (elf/JPG)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 16:20

64 SUTT Terdampak Karhutla

Karhutla selain melumpuhkan penerbangan, transportasi darat, transportasi air, juga mulai…

Selasa, 17 September 2019 15:23

Bandara Lumpuh, Jalur Air Rawan

SAMPIT- Pemkab Kotim sudah menetapkan status tanggap darurat. Jarak pandang…

Selasa, 17 September 2019 15:17

Asap Kian Pekat, Layak Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA-Kondisi asap di Kota Palangka Raya dua hari beruturut-turut…

Senin, 16 September 2019 15:10

Kotim Naikkan Status Jadi Berbahaya, Palangka Raya Belum

BERBAHAYA. Begitu kategori kualitas udara di Kota Palangka Raya dan…

Senin, 16 September 2019 13:50

Tak Ada Lagi Ruang Bebas Asap, Jangan Menunggu Kami Mati!

PALANGKA RAYA – Ancaman Presiden RI Joko Widodo terkait pemecatan…

Senin, 16 September 2019 12:13

Warga Kalteng Memburu Udara Segar

BATITA itu duduk di pangkuan ibunya. Didekap hangat. Perawat berusaha…

Senin, 16 September 2019 01:13

Kalimantan Ditutupi Asap, Penerbangan Lumpuh

PALANGKA RAYA - Kabut asap akibatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Senin, 16 September 2019 01:10

Wali Kota Minta Maaf ke Warga, Lapor ke Presiden Lewat Media Sosial

PALANGKA RAYA – Semakin parahnya kondisi kebakaran hutan dan lahan yang…

Senin, 16 September 2019 01:06

Mulai Senin Ini, Jam Masuk Kerja ASN Dimundurkan

PALANGKA RAYA – Setelah meniadakan proses belajar mengajar atau meliburkan sekolah,…

Minggu, 15 September 2019 09:13

Prediksi Pilgub Kalteng, Selain Dari Parpol ada 1 Independen

PALANGKA RAYA-Pengamat Politik Kota Palangka Raya Dr Jhon Retei Alfri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*