MANAGED BY:
KAMIS
30 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 29 Desember 2016 08:24
Gubernur dan DPRD Setujui Pemekaran Kotara
Peta Kalteng

PALANGKA RAYA – Salah satu faktor yang dapat menghambat percepatan dan pemerataan pembangunan adalah luas wilayah dan kondisi geografis. Kondisi itu terutama dirasakan di daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Seperti Provinsi Kalteng yang memiliki luas wilayah 1,5 kali Pulau Jawa hanya memiliki 13 kabupaten dan satu kota. Kondisi ini dinilai tidak ideal dengan luasnya wilayah. Karena itu, dengan mendekat pusat pemerintahan ke daerah-daerah tertentu atau melakukan pemekaran, akan bisa menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

“Pemekaran itu kan tujuan utamanya adalah untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pembentukan Kabupaten Kotawaringin Utara (Kotara) ini kita dukung,” kata Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, usai penandatanganan persetujuan pembentukan Kabupaten Kotara sebagai pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), di DPRD Kalteng, Rabu (28/12).

Menurut gubernur, selama ini pembangunan ekonomi di Kabupaten Kotim memang telah berjalan dengan sangat baik. Bahkan Kotim merupakan salah satu indikator kemajuan ekonomi Kalteng. Namun demikian, kemajuan itu akan lebih dirasakan apabila jangkauan pembangunan lebih dekat. “Karena semuanya bisa lebih cepat dan terjangkau,” ujarnya.

Meskipun saat ini, lanjut gubernur, Pemerintah masih menerapkan moratorium (penghentian sementara) pembentukan daerah otonomi baru (DOB) atau pemekaran provinsi maupun kabupaten, namun pihaknya berharap agar DOB Kotara tetap dapat bisa terealisasi.

Untuk itu, kata gubernur, diharapkan agar pihak-pihak terkait dapat melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri  agar usulan pembentukan Kotara dapat terakomodasi.

"Memang saat ini masih moratorium, tapi setidaknya kita akan mencoba 'mendobrak' agar pemekarannya bisa cepat. Pemprov dan Pemkab Kotim harus terus berkoordinasi untuk tahapan-tahapan selanjutnya. Kita harapkan agar bisa terealisasi lebih cepat," kata Sugianto.

---------- SPLIT TEXT ----------

Lebih lanjut dijelaskan, disetujuinya pemekaran Kotara karena berdasarkan penilaian dan evaluasi serta studi kelayakan yang dilakukan, telah memenuhi persyaratan. khususnya segi wilayah yakni terdiri dari enam kecamatan yakni Parenggean, Antang Kalang, Telaga Antang, Mentaya Hulu, Tualan Hulu, dan Bukit Santuai.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli mengatakan, semua persyaratan pembentukan Kotara sesuai dengan undang-undang sudah terpenuhi.

“Kalau dari jumlah kecamatan, jumlah penduduk, bahkan dari kemampuan keuangan dan perekonomian, wilayah Kotara ini kita yakin bisa melebihi kabupaten induk, Kotawaringin Timur,” kata Jhon.

Seperti diketahui, berdasarkan kajian akademik yang dilakukan tim akademisi Universitas Palangka Raya (UPR) selama tahun 2015 lalu terhadap kelayakan pembentukan Kabupaten Kotara, memastikan, wilayah itu sangat layak menjadi daerah otonom baru.

“Apabila diberikan nilai, maka wilayah tersebut mendapatkan penilaian 400 lebih dan hampir sama dengan kabupaten yang sudah ada,” kata Ketua Tim Akademisi Kajian Kelayakan Pemekaran Kotara Prof Dr Danes Jayanegara, saat menyampaikan data hasil kajian akademik pembentukan Kotara beberapa waktu lalu.

Danes mengungkapkan, berdasarkan data dari tim akademis memastikan 80 persen wilayah utara Kotim layak menjadi kabupaten pemekaran. Hal itu didukung dengan sejumlah data yang sesuai dengan poin dan persyaratan, untuk sebuah daerah dinyatakan otonom baru. (nto/ans/c2)


BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 19:20

Mantan Kabid di Disdik Kalteng Divonis 4 Tahun Penjara

PALANGKA RAYA -  Majelis Hakim Pengadilan Tindak pidana korupsi Palangka…

Senin, 27 Juni 2022 10:33

3 Hakim PN Pulang Pisau Dilaporkan ke Komisi Yudisial

Tiga Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau (Pulpis), dilaporkan ke…

Minggu, 26 Juni 2022 19:09

Erick Thohir Dominasi Usulan DPD PAN se Kalteng sebagai Capres 2024

PALANGKA RAYA - Mayoritas pengurus DPD PAN di 14 kabupaten/kota…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:09

Suplai Sapi Digantung Birokrasi

PALANGKA RAYA-Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:08

Kalteng Surplus Hewan Ternak Kurban

Menjelang hari raya Iduladha Juli mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:07
Vaksin Ternak Telah Tiba, Sapi Jokowi Disuntik Perdana

Vaksin Datang, Sapi Langsung Disuntik

Guna mencegah makin meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)…

Jumat, 24 Juni 2022 12:37

Waduh! Palangka Raya Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi…

Jumat, 24 Juni 2022 12:36

Hanya Tercemar Ringan, Air Sungai Kahayan Dinilai Masih Aman

Air Sungai Kahayan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau tercemar. Namun…

Kamis, 23 Juni 2022 12:23

Merasa Dilecehkan di Atas Panggung, Penyanyi Dangdut Lapor Polisi

Merasa harga dirinya direndahkan saat menyanyi di atas panggung, biduan…

Rabu, 22 Juni 2022 13:22

BISA BERBAHAYA! Sungai Lamandau Diduga Tercemar Limbah

Ribuan ikan di Sungai Lamandau, tepatnya di Desa Kujan ditemukan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers