MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Senin, 31 Oktober 2016 16:15
CATATAN REDAKSI
Non-KH Juga Bayar

Oleh: VINSENSIUS GL

Vinsensius G. L

PROKAL.CO,

BERBICARA soal nilai pajak kendaraan, sebenarnya semua masyarakat pemilik kendaraan bermotor harus sudah mengetahuinya sejak awal.

Caranya, dengan menanyakan langsung ke Satuan atau Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) yang ada pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat. Atau Dispenda melalui Samsat bisa mensosialisasikan website khusus yang mudah diakses masyarakat umum untuk bisa mengetahui tentang nilai pajak kendaraannya, sehingga masyarakat selaku pemilik kendaraan tak harus repot-repot datang ke kantor Samsat atau Dispenda hanya untuk mengetahui nilai pajak kendaraannya yang harus dibayar setiap tahun.

Seperti halnya di Provinsi DKI Jakarta, masyarakat cukup membuka website: Http://samsat-pkb.jakarta.go.id, mereka sudah bisa mengetahui nilai pajak kendaraannya, hanya cukup dengan memasukan nomor kendaraannya. Mereka sudah bisa tahu tentang nilai pajak kendaraannya yang harus dibayar setiap tahun

Nah, khusus untuk kendaraan roda dua pajaknya berkisar antara Rp 123.000 sampai Rp 1 juta lebih. Sementara untuk roda empat atau lebih, pajak setiap tahunnya tidak sama alias berbeda-beda sesuai dengan tahun keluarannya juga.
Contoh seperti Toyota Avanza sendiri, pajak kendaraan di tahun 2015 menurut catatan berada di kisaran Rp 1.200.000 hingga Rp 2.300.000. Semua bergantung pada tipe dari masing-masing Toyota Avanza yang terdiri dari berbagai macam tipe.

Misalnya untuk Toyota Avanza keluaran tahun 2004 bea pajaknya sebesar Rp 1.200.000. Untuk Toyota All New Avanza paling baru keluaran tahun 2015 bea pajaknya mencapai Rp 2.300.000. Faktor yang pertama adalah tahun pembuatan.
Biasanya mobil dengan tahun pembuatan yang baru pajaknya bisa lebih mahal dibandingakan dengan mobil buatan yang lama. Selanjutnya adalah bobot dari kendaraan yang berhubungan langsung dengan jalan yang akan dilalui. Komposisi itulah yang digunakan sebagai penentuan pajak kendaraan bermotor.

Sekadar diketahui, bagi yang memiliki kendaraan bermotor, khusus roda empat atau lebih yang berpelat non-KH, harus melapor ke Subditbingakkum Polda Kalteng setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya sekadar melapor saja, tapi harus membayar juga agar bisa mendapat Surat Tanda Lapor Kendaraan (STLK) yang usianya untuk tiga bulan saja.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2013 14:22

Terdakwa Pembunuhan Berlagak Bego

<div> <div>PALANGKA RAYA-Sidang atas kasus pembunuhan yang menimpa Kokon, dengan terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers