MANAGED BY:
SELASA
01 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

ARTIKEL

Kamis, 11 Agustus 2016 15:55
Digong yang Bikin Keder
Pahit S. Narottama

PROKAL.CO,

TAK banyak yang tahu Digong. Itu adalah nama kecil Presiden Filipina Rodrigo “Rody” Roa Duterte yang baru dilantik tanggal 30 Juni 2016 lalu. Lahir 28 Maret 1945, Digong mendadak terkenal ke seluruh dunia. Namanya menjadi pembicaraan hangat. Sikapnya yang tegas untuk memberantas kejahatan dinilai sangat kontroversial. Bunuh!

Para pegiat dan pembela hak asasi manusia (HAM) pun meradang. Tindakan Digong melawan kejahatan dinilai tak manusiawi dan melanggar HAM. Apalagi jika tidak melalui proses hukum. Siapa yang terbukti melakukan kejahatan, tinggal menunggu detik-detik kematian.

Begitu dilantik, setidaknya sudah 400-500 pelaku kejahatan tewas diterjang peluru para penembak jitu. Tentu atas perintah Digong. “Saya tahu bahwa ada orang yang tidak setuju dengan cara saya melawan kejahatan, narkoba, dan korupsi,” katanya.

Dalam pidato pelantikan sederhana tanpa pesta sebagai Presiden Filipina, Duterte berjanji akan memberantas korupsi dan narkoba. Bahkan, dengan menggunakan kata-kata tajam yang khas, Digong juga menanggapi berbagai kecurigaan luas bahwa dia mengerahkan satuan-satuan pembunuh untuk menegakkan ketertiban di Davao, kota di mana Digong menjabat wali kota selama 22 tahun.

Yang menarik pula, Digong telah mengeluarkan daftar lebih dari 150 hakim, wali kota, anggota parlemen, dan personel militer yang dia katakan terkait dengan perdagangan dan peredaran gelap narkoba di negaranya.

---------- SPLIT TEXT ----------

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2013 14:22

Terdakwa Pembunuhan Berlagak Bego

<div> <div>PALANGKA RAYA-Sidang atas kasus pembunuhan yang menimpa Kokon, dengan terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers