MANAGED BY:
SELASA
04 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Sabtu, 14 November 2015 17:55
Lapak Sketsa Wajah Paling Menonjol

Sisi Lain dari Pameran Seni Rupa se-Kalimantan (1)

Kegiatan pameran seni rupa se-Kalimantan yang digelar di Palangka Raya Mall (Palma) memang sudah berakhir. Tetapi, cerita lainnya masih membekas, terutama bagi perkembangan seni rupa di Bumi Tambun Bungai ini. Seperti dari kehadiran perupa dari luar Kalteng. Salah satunya Bani Hidayat. Siapakah dia?

=====================================================

GILANG RAHMAWATI, Palangka Raya

==============================

DI saat anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) tengah memadupadankan warna, tampak sekumpulan pria dewasa di atas panggung yang juga asik dengan pensil dan kertasnya. Kehadiran mereka ini tak pelak membuat penasaran pengunjung pameran.

Beberapa pengunjung pun tak segan untuk menghampiri. Ada yang sekadar menonton dan adapula yang asyik bertanya. Di atas panggung berkarpet merah ini, ternyata pria dewasa tersebut adalah perupa yang sengaja membuka jasa membuat sketsa wajah.

Bani Hidayat (35) yang paling menonjol di antaranya pria lainnya. Saat sudah tak banyak yang menonton, wartawan koran ini mengajaknya berbicara santai. Pria yang mengenakan topi ini perupa yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Saya dari Pontianak, tidak sendirian tetapi bersama empat teman lain, Jayus Agus Tono, Kristianus Oes dan Rudiansyah,” terangnya membuka kisah, Kamis (12/11) malam.

Ia datang dengan teman-temannya melalui jalur darat, memakan waktu 23 jam perjalanan. Seluruh karya yang hendak dipamerkannya pun dibawa di dalam mobil, katanya. Empat perupa ini membawa masing-masing dua karya lukis.

Kembali mengenai sketsa wajah yang tengah diolahnya. Bani –sapaannya mengatakan aktifitas ini dilakukannya secara spontan, dengan alasan untuk mengisi kekosongan kegiatan selama pameran.

“Ya ini inisiatif sendiri karena hari pertama kami tidak memikirkan ide ini. Kemudian coba-coba, siapa tahu apresiasi masyarakatnya tinggi, ternyata alhmadulilah ramai,” tutur pria yang mengenakan batik biru ini.

Tampak di atas karpet merah itu bertebaran alat sketsa, di antaranya kertas gambar, pensil dan penghapus. Jenis pensilnya pun tampak berbeda-beda. Untuk tarif jasanya ini, Bani menerapkan harga terbilang murah dari Rp 50 Ribu.

“Harga relatif sebenarnya, tergantung kerumitan foto,” ungkapnya sambil memegang handphone yang menampilkan sebuah foto yang hendak disketsanya.

Memang, tidak hanya satu objek saja yang diterimanya untuk dibuatkan sketsa. Bahkan, ada yang memesan dibuatkan foto keluarga yang terdiri dari empat orang untuk digambar dengan pensil. Ia pun menghargai foto tersebut Rp 200 Ribu.

Kegiatannya ini ternyata juga menjadi kegiatan sehari-hari di tempat asalnya. “Sehari-hari saya murni melukis juga, mendekorasi pokoknya berkaitan dengan seni rupa,” tambahnya.

Dengan keahliannya ini, tak hanya di tempat pameran ini saja ia membuka jasa lukisan. Di tempat asalnya, selalu ada yang memesan sebuah karya lukis dari tangannya ini.

Saat disinggung apakah kegemarannya melukis ini turun temurun dari keluarga, Bani menyatakan ini pilihan hatinya sendiri. Tidak ada turunan dari keluarga. (bersambung/tur)

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Oktober 2022 15:48
Cerita Yusna Rismayani, Penyandang Disabilitas yang Menggeluti Usaha Kerajinan Tangan

Dahulu Terpaksa Mengemis, Sekarang Fokus Berbisnis

Yusna Rismayani merupakan penyandang disabilitas sejak lahir. Perempuan berusia 45…

Jumat, 05 Agustus 2022 12:34

Mengenal Romy Firmansyah, Juara Lomba Murottal Dewasa, Berbagi Ilmu lewat Rumah Al-Qur’an dan YouTube

Romy Firmansyah berhasil menjuarai Murottal dewasa kategori laki-laki pada ajang…

Kamis, 21 Juli 2022 11:18

Upacara Ngaben Massal di Desa Batu Nindan, Cermin Kerukunan dan Kebersamaan

KUALA KAPUAS-Semenjak pagi, ratusan umat Hindu Bali di Desa Batu…

Rabu, 08 Juni 2022 13:36

Melihat Geliat UMKM di Palangka Raya Pascapandemi, Resep Bedak Basah Olahan Friska Pernah Ditawar Rp15 Juta

Resep bedak atau pupur basah yang kini dimiliki Friska Natalia…

Selasa, 01 Maret 2022 12:12
Perjalanan Umrah di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Tak Bisa ke Masjid, Salat Jemaah di Selasar Kamar Hotel

Setelah beranjak dari Masjid Quba, rombongan langsung menuju lokasi karantina.…

Selasa, 01 Maret 2022 12:11
Perjalanan Umrah di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Salat Magrib Berjemaah di Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah

Rasa lelah menjalani penerbangan kurang lebih selama 10 jam dari…

Selasa, 01 Maret 2022 12:09
Perjalanan Umrah di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Alhamdulillah Bisa Berangkat setelah Dua Tahun Tertunda

Pemerintah Arab Saudi resmi membuka pintu masuk bagi jemaah umrah…

Rabu, 16 Februari 2022 11:18

Melihat Aktivitas Warga Binaan Rutan Kelas II A Palangka Raya

Meski kehidupan di balik jeruji besi tak mudah menjalani, tapi…

Selasa, 15 Februari 2022 09:12
Melihat Aktivitas Warga Binaan Rutan Kelas II A Palangka Raya (1)

Dibekali Keterampilan, Diwanti-wanti Jangan Melanggar Hukum Lagi

Ruang pojok kreasi warna rupa merupakan wujud kreasi para warga…

Selasa, 09 November 2021 10:34
Karyanya Sudah Laku 25 Item, Dibanderol Rp95 Ribu

Melihat Karya Seni String Art SLBN 2 Pangkalan Bun

Anak-anak disabilitas di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini makin dikenal berkat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers