MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 12 Juli 2019 01:26
Buka Kebun, Bakar Lahan, Kakek Terancam 12 Tahun Penjara
Petugas dari Satgas Karhutla berusaha memadamkan api di Jalan HM Arsyad, Sampit.

PROKAL.CO, SAMPIT – Polsek Ketapang telah mengamankan seorang kakek karena membakar lahannya di Jalan HM Arsyad Km 2,5, Sampit. Kakek berinisial AN (74) itu adalah warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (9/7/2019).

Penangkapan AN dilakukan ketika Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Ketapang memadamkan kebakaran lahan di Jalan HM Arsyad Km 2,5 Sampit. Tepatnya di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kotim.

Kebakaran itu sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas Jalan HM Arsyad. Karena kabut asap yang cukup tebal akibat dari kebakaran di tepi jalan umum itu. Karena merasa terganggu, ada warga yang lapor. Sehingga Satgas Karhutla Ketapang langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Meski lahan yang terbakar hanya skala kecil. Yakni kurang lebih 1 kapling tanah. Tapi sempat membuat panik pengguna jalan saat melintasi jalan tersebut.

“Kami bersama jajaran Satgas Karhutla Ketapang langsung ke lokasi untuk mengecek dan benar lahan tersebut terbakar. Apalagi merambat pagar yang terbuat dari kayu ulin dan atap seng. Jika tim (pemadam dari Satgas Karhutla)  tidak datang maka kebakaran lahan tentu akan bertambah. Sebab lahan di lokasi itu memang kering dan banyak rumput di belakangnya,” kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Ketapang AKP Wiwin Junianto Supriyadi.

Wiwin memperkirakan, lahan yang terbakar itu kurang lebih ukuran 1 kapling tanah. Yaitu lebar 15 meter dan panjang 20 meter. “Tidak membutuhkan waktu lama dalam melakukan pemadaman. Sekitar 30 menit, api berhasil dipadamkan oleh tim. Dengan adanya kebersamaan seperti ini masalah kebakaran hutan dan lahan akan bisa diatasi. Kebakaran lahan ini akan kami selidiki, dan sudah kami pasang garis polisi. Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran, apakah ada yang melakukan pembakaran atau tidak. Ini masih didalami,” ungkapnya.

Setelah api dipadamkan, tim Satgas Karhutla mendapat informasi, bahwa lahan itu dibakar oleh seorang kakek berinisial AN. Petugas pun berhasil mengamankan kakek 74 tahun itu. Alasan AN membakar lahan itu untuk berkebun.

“AN melakukan pembakaran lahan milik orang lain karena disewa. Diperkirakan ukurannya hanya 1 kapling tanah saja. Akan tetapi, penyidik tidak melakukan penahanan. Sebab yang bersangkutan sebagai kepala keluarga. Di  mana keluarga butuh nafkah dan juga faktor usia. Statusnya kami tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Wiwin.

Pasal yang diterapkan kepada AN adalah 187. Karena AN dengan sengaja melakukan pembakaran untuk kepentingan pribadinya. Sehingga menyebabkan orang lain menjadi terganggu akibat asapnya. Ancaman hukumannya adalah 12 tahun penjara. Tentunya kami melihat pada peraturan bupati terkait penguasaan lahan kurang dari satu hektare,” tegasnya. 

Camat Mentawa Baru Ketapang Sutimin minta masyarakat untuk tidak membakar lahan, baik untuk membuka lahan atau berkebun. “Kita tidak mau daerah kita ini dipenuhi dengan asap. Apalagi ini sudah masuk musim kemarau. Harus hati-hati lagi. Jangan membuang puntung rokok sembarangan. Mari bersama-sama menjaga wilayah kita agar tidak terjadi kebarakan lahan. Jika ada warga yang melihat kebakaran lahan di Ketapang ini segera melaporkan ke pemerintah atau kepolisian agar dilakukan penanganan secepatnya,” pintanya. (rif/ens/ctk/nto)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 12:03

Kapal Bermuatan Karet dari Sampit Tenggelam, Bagaimana Nasib Awaknya..??

SAMPIT – Sebuah kapal layar motor (KLM) bermuatan karet yang berangkat…

Minggu, 21 Juli 2019 10:24

Met..Met..Ngapain Nyebur ke Sumur..?? Mau Ditolong Malah Nolak

PANGKALAN BUN – Slamet (57), membuat geger warga Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan…

Minggu, 21 Juli 2019 10:15

Lahan Sengaja Dibakar, Belasan TKP Disegel Polisi

PALANGKA RAYA–Beberapa pekan terakhir kabut asap sudah menyelimuti Kota Palangka…

Sabtu, 20 Juli 2019 12:06

TENANG..., Karhutla Tak Pengaruhi Pemindahan Ibu Kota

PALANGKA RAYA-Hari pengumuman ibu kota negara pengganti DKI Jakarta semakin…

Sabtu, 20 Juli 2019 00:54

Dua Hal Penting yang Mesti Diperhatikan Jika Ibu Kota Pindah ke Kalteng

PALANGKA RAYA – Persiapan pemindahan ibukota negara (IKN) Republik Indonesia ke…

Sabtu, 20 Juli 2019 00:50

Yakin Jadi Ibu Kota Baru, Sugianto : Kalteng Telah Miliki Semua yang Disyaratkan

PALANGKA RAYA - Provinsi Kalimantan Tengah calon kuat lokasi Ibu…

Jumat, 19 Juli 2019 10:33

Yantenglie Menangis dalam Persidangan, Bukan Air Mata Penyesan

PALANGKA RAYA-Ruang sidang tipikor seketika hening. Bersamaan dengan itu, air…

Jumat, 19 Juli 2019 08:25

Ngaku Dapat Petunjuk Mistis, Anak Sekdes Dicabuli Pak Kades

MUARA TEWEH-Oknum Kepala Desa Narui, Puncak Mandala Putra (49) diadlili…

Jumat, 19 Juli 2019 08:23

Ini Alasan Mengapa Mantan Bupati Menangis saat Persidangan

PALANGKA RAYA – Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan…

Jumat, 19 Juli 2019 08:21

Di Persidangan, Mantan Bupati Ini Menangis

PALANGKA RAYA – Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*