MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 19 Juni 2019 12:47
PT LAK Dinilai Tak Kooperatif

Korwil SBSI Kalteng Sebut Perusahaan Tak Mau Berunding

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS-Pengupahan PT Lifere Agro Kapuas (LAK) di Kabupaten Kapuas menuai permasalahan. Perusahaan diduga melanggar sistem pengupahan, atau buruh menerima upah tak sesuai ketentuan. Menyikapi adanya persoalan ini, Korwil Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Kalteng diberikan kuasa untuk perjuangkan hak buruh.

Menurut Ketua Korwil SBSI Kalteng, Jasa Tarigan, pengurus Korwil SBSI Kalteng datang sebagai penerima kuasa dari para buruh yang bekerja di PT LAK, untuk beruding dan memberi pendampingan terhadap perselisihan industrial ini.

"Anehnya pertemuan justru dilaksanakan di PT LAK, padahal yang mengundang Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kapuas. Jelas ini tidak netral," ungkap Jasa Tarigan, Selasa (18/6).

Awalnya, lanjut Jasa, direncanakan akan ada perundingan. Namun, pertemuan tidak dilaksanakan karena perusahaan menolak kehadiran Korwil SBSI Kalteng. Padahal pihaknya sudah mendapat kuasa. Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2000, maka tugas SBSI adalah mendampingi, membela kepentingan buruh, dan memerhatikan kesejahteraan buruh.

"Jadi tidak ada hasil, karena perusahaan tidak mau berunding. Buruh PT LAK berencana akan lakukan mogok kerja pada Rabu (19/6), karena perusahaan tak mau berunding," tegasnya.

Jasa menegaskan, pihaknya menilai bahwa PT LAK bertindak semena-mena dengan perampasan hak. Kesepakatan kerja tidak boleh dicabut secara sepihak melainkan kesepakatan kedua belah pihak. Persoalan ini muncul pada awal Mei 2019. Perusahaan mengeluarkan aturan soal upah baru. Kepurtusan itu dinilai tidak sesuai (tidak melalui proses musyarawah) dan dipaksakan untuk diterapkan.

"Menurunnya pengupahan karena adanya perubahan tersebut. Itu yang ditolak oleh para buruh," ucapnya.

Kehadiran Korwil SBSI Kalteng dalam mediasi ini sangatlah positif. SBSI tak ingin karyawan mogok dan hubungan kerja antara perusahaan dan buruh tetap baik. Untuk maksud itu, dibutuhkan musyarawah mufakat terkait pengupahan demi mendapatkan solusi terbaik. Perusahaan juga dianggap melanggar aturannya sendiri. Berdasarkan peraturan perusahaan, maka jam kerja para buruh adalah tujuh jam. Apabila lebih dari tujuh jam, maka akan dihitung sebagai lembur.

"Kita juga merunut Pasal 55 UU Nomor 13 Tahun 2013. Karena itu, perusahaan seharusnya mematuhi undang-undang ketenagakerjaan. Janganlah rampas hak buruh," pungkasnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, perwakilan dari PT LAK belum memberikan penyataan terkait tuntuan dari Korwil SBSI Kalteng selaku kuasa dari buruh perusahaan. (alh/ce/ala)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 08:27

Gara-Gara Ini, Pria Buntung Ini Ditangkap

SAMPIT – Sinal alias Zainal tidak berkutik saat ditangkap anggota Satuan…

Kamis, 18 Juli 2019 08:26

Anaknya Ketangkap Ngelem, Orangtuanya Terkaget-kaget Campur Malu

PANGKALAN BUN – Orang tua YS (13), ST (14), AO (13),…

Kamis, 18 Juli 2019 08:19

Sakit Hati Tak Dipinjami Uang, Imbran Tusuk Rahmah Sampai Tewas

KUALA KAPUAS-Polres Kapuas berhasil menangkap Johan B Imbran (42) yang…

Kamis, 18 Juli 2019 08:18

Dipanggil Tak Nyahut, Ternyata Koko Lim Tergeletak di Kamar Mandi

PANGKALAN BUN-Diduga mengalami sakit salah seorang warga bernama Lim We…

Rabu, 17 Juli 2019 12:20

Niat Menolong Teman yang Terseret Arus, Ehh...Dia Sendiri yang Jadi Korban dan Meninggal

MUARA TEWEH-Tangis histeris Serwati tak terbendung tatkala menyambut kedatangan jenazah…

Rabu, 17 Juli 2019 11:33

Duda Dua Anak Tewas Tergantung di Pohon Karet

SAMPIT – Diduga stres dan mengalami gangguan kejiwaan, Samsu ditemukan…

Senin, 15 Juli 2019 08:21

Alasan Pinjam, Pria Ini Bawa Lari Motor Pendeta

TAMIANG LAYANG-Ayub Manalo (21) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib…

Senin, 15 Juli 2019 08:19

Ditipu Lewat Medsos, Berharap Jadi Duit Malah Cuma Dapat Sobekan Kertas

SAMPIT – Nasib malang menghampiri S. Sudah senang bisa mendapatkan uang…

Minggu, 14 Juli 2019 10:27

Nyamar Jadi Tukang Bangunan, Ternyata Pria Ini Ada Niat Lain...

SUKAMARA – Kinerja aparat Kepolisian Polsek Sukamara patut diacungi jempol. Mereka…

Kamis, 11 Juli 2019 12:41

Jalan Trans Kalimantan Telan Korban

PULANG PISAU-Ruas jalan trans Kalimantan kembali menelan korban jiwa. Ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*